100 Questions & Answers: Asam Urat

100 Questions & Answers: Asam Urat

Sunday

Plantar Fasciitis atau Nyeri Tumit

  • Pendahuluan
    Apakah anda pernah mengalami nyeri di tumit pada saat baru bangun tidur di pagi hari? Atau apakah tumit anda terasa sakit setelah lari-lari atau bermain tenis?
    Pada umumnya, nyeri tumit disebabkan oleh peradangan dari plantar fascia – suatu jaringan disepanjang bagian bawah kaki yang menghubungkan tulang tumit dengan ibu jari kaki kita. Keadaan ini disebut plantar fasciitis.
    Plantar fasciitis menyebabkan nyeri seperti ditusuk atau rasa terbakar yang biasanya bertambah buruk pada pagi hari karena fascia mengencang (berkontraksi) sepanjang malam. Segera setelah kita berjalan-jalan beberapa saat, nyeri yang disebabkan oleh plantar fasciitis ini biasanya berkurang, tetapi mungkin akan terasa nyeri kembali setelah berdiri beberapa lama atau setelah bangun dari posisi duduk.
    Pada kebanyakan kasus, nyeri dari plantar fasciitis ini akan menghilang dengan sendirinya tanpa pembedahan atau pengobatan invasif lainnya. Dan anda dapat mengambil beberapa langkah untuk mencegah terjadinya lagi plantar fasciitis.

    Gejala
    Plantar fasciitis biasanya timbul secara bertahap, tetapi dapat juga datang dengan tiba-tiba dan langsung nyeri hebat. Dan meskipun dapat mengenai kedua kaki, akan tetapi lebih sering hanya pada satu kaki saja. Perhatikan adanya:
    · Nyeri tajam di bagian dalam telapak kaki di daerah tumit, yang dapat terasa seperti ditusuk pisau pada telapak kaki.
    · Nyeri tumit yang cenderung bertambah buruk pada beberapa langkah pertama setelah bangun tidur, pada saat naik tangga atau pada saat jinjit (berdiri pada ujung-ujung jari).
    · Nyeri tumit yang timbul setelah berdiri lama atau setelah duduk lama kemudian bangkit dan berjalan maka timbul nyeri tumit.
    · Nyeri tumit yang timbul setelah berolahraga, tetapi tidak timbul pada saat sedang berolahraga.
    · Pembengkakan ringan di tumit.

    Penyebab
    Dalam keadaan normal, plantar fascia kita bekerja seperti sebuah serabut-serabut penyerap kejutan (shock-absorbing bowstring), menyangga lengkung dalam kaki kita. Tetapi, jika tegangan pada serabut-serabut tersebut terlalu besar, maka dapat terjadi beberapa robekan kecil di serabut-serabut tersebut. Bila ini terjadi berulang-ulang maka fascia akan menjadi teriritasi atau meradang. Penyebab plantar fasciitis dapat diakibatkan:
    · Aktivitas fisik yang berlebihan. Plantar fasciitis umum dijumpai pada pelari-pelari jarak jauh. Jogging, berjalan atau naik tangga juga dapat menyebabkan stress yang terlalu banyak pada tulang tumit kita dan jaringan lunak yang terikat di sana.
    · Arthritis. Beberapa tipe arthritis dapat menyebabkan peradangan pada tendon dari telapak kaki, yang dapat menyebabkan plantar fasciitis.
    · Diabetes. Meskipun tidak diketahui mekanismenya, akan tetapi plantar fasciitis terjadi lebih sering pada orang dengan diabetes.
    · Mekanik kaki yang abnormal. Lengkung telapak kaki yang datar atau terlalu melengkung atau pola berjalan yang abnormal dapat mengakibatkan distribusi berat badan kita tidak seimbang diterima oleh kedua kaki, dan menyebabkan stress tambahan paa plantar fascia.
    · Sepatu yang tidak cocok. Sepatu yang solnya tipis, longgal atau tidak ada dukungan untuk lengkung kaki atau tidak ada kemampuan untuk menyerap hentakan tidak melindungi kaki kita. Jika anda secara teratur memakai sepatu dengan tumit tinggi maka tendon Achilles – yakni tendon yang melekat pada tumit kita – dapat berkontraksi/tegang dan memendek, menyebabkan strain pada jaringan di sekitar tumit.
    Faktor-faktor Risiko
    Risiko anda mendapatkan plantar fasciitis meningkat jika anda:
    § Aktif dalam olahraga. Aktifitas yang menempatkan sejumlah stress pada tulang tumit anda dan jaringan yang melekat di sekitar tumit adalah yang paling sering menyebabkan plantar fasciitis. Ini antara lain berlari, dansa balet, dan aerobik.
    § Kaki datar atau mempunyai lengkung tinggi. Orang-orang dengan kaki datar mempunyai penyerapan kejutan yang kurang, yang mana hal ini meningkatkan peregangan dan tegangan pada plantar fascia. Orang-orang dengan lengkung kaki yang tinggi mempunyai jaringan plantar yang lebih ketat, yang juga menyebabkan penyerapan kejutan yang kurang.
    § Usia paro baya atau lebih tua. Nyeri tumit cenderung lebih umum dijumpai oleh karena penuaan menyebabkan lengkung kaki mulai mendatar, menimbulkan stress pada plantar fascia.
    § Berat badan berlebih. Berjalan-jalan dengan berat badan yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan jaringan lemak di bawah tulang tumit dan menyebabkan nyeri tumit. Orang-orang yang naik berat badannya dengan cepat dapat menderita plantar fasciitis, tetapi tidak selalu.
    § Kehamilan. Berat badan yang bertambah dan pembengkakan yang dialami pada saat hamil dapat menyebabkan ligamen (jaringan pengikat) pada tubuh termasuk di kaki – untuk mengendur. Ini dapat menyebabkan permasalahan mekanikal dan peradangan.
    § Pekerjaan. Orang-orang dengan pekerjaan-pekerjaan yang memerlukan banyak berjalan atau berdiri pada permukaan yang keras, termasuk pekerja pabrik, guru, dan pelayan restoran, dapat merusak plantar fascia mereka.
    § Mengenakan sepatu dengan support lengkung kaki yang kurang atau alas sepatu yang kaku.

    Kapan harus ke dokter
    § Jika anda mengalami nyeri lutut, anda dapat mencoba beberapa cara pengobatan sendiri, seperti melakukan peregangan dan mengubah aktivitas anda. Jika tidak ada banyak kemajuan setelah beberapa minggu, kunjungi dokter keluarga anda.
    § Carilah pertolongan lebih cepat jika nyeri yang anda alami memburuk meskipun sudah melakukan peregangan dan mengubah aktivitas anda. Jika anda juga mempunyai diabetes atau keadaan lain yang mnyebabkan peredaran darah yang buruk, anda harus ke dokter untuk dilakukan penilaian dini perubahan-perubahan yang terjadi di kaki anda.


    Tes dan diagnosis
    · Dokter akan menanyakan mengenai keluhan yang anda derita dan mencari titik-titik nyeri/kaku di kaki anda. Ini dapat membantu untuk menyingkirkan penyebab-penyebab lain nyeri lutut, seperti tendinitis, arthritis, iritasi saraf atau adanya suatu kista. Dokter mungkin juga menyuruh anda melakukan pemeriksaan Rontgen atau MRI untuk menyakinkan bahwa anda tidak mengalami fraktur tekanan.
    · Kadang-kadang, hasil rontgen menunjukkan adanya tonjolan tulang baru (spur) dari tulang tumit. Pada masa lampau, tonjolan tulang sering kali dituding sebagai penyebab nyeri lutut dan dibuang dengan pembedahan, tetapi sekarang diketahui bahwa tonjolan tulang tidak menyebabkan nyeri. Pembedahan untuk membuang spur sangat jarang dilakukan.

    Komplikasi
    · Mengabaikan plantar fasciitis dapat menyebabkan keadaan menahun yang mengganggu aktivitas rutin anda. Anda juga dapat mengalami masalah-masalah di kaki, lutut, paha atau punggung oleh karena plantar fasciitis akan mengubah cara anda berjalan.
    Pencegahan
    Anda dapat melakukan beberapa langkah sederhana untuk mencegah nyeri yang lebih lanjut:
    § Menjaga berat badan sehat ideal. Ini akan meminimalkan stress pada plantar fascia anda.
    § Memilih sepatu yang ergonomis. Hindari sepatu dengan tumit yang terlalu rendah. Belilah sepatu dengan tumit rendah sampai sedang, mempunyai dukungan lengkung kaki yang baik dan dapat menyerap kejutan/hentakan dengan baik. Jangan bertelanjang kaki, terutama pada permukaan yang keras.
    § Jangan menggunakan sepatu atletik yang sudah rusak. Gantilah sepatu atletik lama anda bila sudah tidak pas lagi dengan kaki anda. Jika anda seorang pelari, belilah sepatu baru stelah digunakan kurang lebih 400 miles.
    § Mulailah aktivitas olahraga secara perlahan. Pemanasan ssebelum memulai aktivitas atletik atau olahraga apapun, dan mulailah suatu program latihan baru secara perlahan-lahan.
    § Lakukan peregangan pada saat bangun tidur. Sebelum anda turun dari tempat tidur di pagi hari, regangkan otot-otot betis, lengkung kaki dan tendon Achilles dengan cara menyentuh ujung kaki anda dan secara perlahan-lahan melipat kaki anda. Ini dapat menolong untuk membalikkan kekencangan dari plantar fascia yang terjadi sepanjang malam.

    Gaya hidup dan pertolongan di rumah

    Dengan mengikuti tip di bawah ini, anda mungkin dapat melenyapkan nyeri tumit tanpa pengobatan lebih lanjut.
    § Kompres es/dingin. Kompres es batu yang dibungkus dengan kain di daerah nyeri selama 15 sampai 20 menit, tiga atau 4 kali sehari atau setelah aktivitas. Atau anda bisa coba urut es. Bekukan sebotol air dan urutkan di atas daerah yang nyeri sekitar 5 sampai tujuh menit. Urut es teratur dapat menolong untuk mengurangi nyeri dan peradangan.
    § Istirahatkan kaki anda. Istirahatkan kaki anda untuk beberapa hari pada saat nyeri parah.
    § Kurangi jarak lari anda.
    § Lakukan olah raga yang tanpa atau rendah hentakan. Gantilah dengan berenang atau bersepeda bila selama ini anda melakukan olahraga berjalan, lari atau jogging. Anda dapat kembali ke aktivitas rutin anda bila nyeri tumit secara perlahan-lahan membaik atau lenyap.
    § Gunakan sepatu yang ergonomis.
    § Lakukan peregangan lengkung kaki anda.

66 komentar:

Anonymous said...

Salam kenal dok,
Nama saya Yadi, umur 30th, berat badan 70kg, tinggi 163cm. Saya tidak pernah bermasalah dengan tekanan darah. Terakhir cek darah, kolesterol saja yang tinggi, dan kalo tidak salah ingat SGPT lewat sedikit dari batas normal (saya lupa tepatnya).

Jika habis lari atau bermain tenis meja tumit saya sakit. Biasanya setelah 1 minggu sakitnya hilang. Ini saya alami sejak sekitar 3-4tahun lalu setelah waktu itu bermain tenis meja sampai kelelahan. Sejak itulah tumit saya suka sakit kalo sehabis dipake lari (walaupun cm 1 putaran lap. bola)/ sehabis main tenis meja.

Jika benar penyakit saya ini adalah seperti yang dokter tulis disini (Plantar Fasciitis). Apakah penyakit ini bisa sembuh? Bagaimana caranya? Terimakasih...

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Yadi,

Penyakit ini bisa sembuh sendiri, caranya dengan mengistirahatkan kaki anda dan memakai sepatu yang sesuai.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

keluargawasisso said...

dear dokter,

saya mengalami nyeri ini sejak kehamilan anak kedua sampai denan skrg sdh sekitar 5 blnan, padahal anak sy sdh lahir dan berat sdh turun normal.
ketika hamil anak pertama saya mengalami nyeri serupa tapi hilang setelah melahirkan.
Yang saya tanyakan apakah yang saya alami adalah plantar fascitis, kalau ya apakah memang bisa dialami sampai berbulan2, bagaimanakan penanganannya.

Many thanks
indah

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Indah,

Untuk memastikannya anda harus diperiksa dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

dear dr. Suryo Wibowo,
salam kenal dok,
Saya Najmi, 36th, BB69kg, TB164, tinggal di Semarang. Dari foto MRI saya didiagnosa menderita HNP/ Ischialgia akibat Trauma jatuh dari pohon waktu usia 12th dan sekarang sakitnya sudah menyebar sampai Tumit bawah, Oleh dr.Sp.S saya disuruh operasi pengeprasan bantalan tulang belakang.

Yang ingin saya tanyakan:

- Adakah metode pengobatan lain selain melalui operasi.
- Jika saya melakukan operasi apakah keluhan saya bisa sembuh?
- Kalo saya tidak segera melakukan operasi, apakah akibatnya selain sakit tumit bawah?

terimakasih,
- Najmi -

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Najmi,

Anda mengalami nyeri di daerah punggung yang rasa nyerinya menjalar sampai ke tumit bawah. Sudah berapa lama nyeri ini anda alami? Sedari usia 12 tahun kah? Atau baru beberapa minggu terakhir ini saja?

HNP adalah singkatan dari Hernia Nukleus Pulposus, maksudnya begini, tulang belakang kita terdiri dari ruas-ruas tulang. Di antara ruas-ruas tulang terdapat bantalan yang disebut nukleus pulposus. Nah oleh karena sesuatu hal, jika nukleus pulposus ini keluar dari tempatnya, maka disebut hernia nukleus pulposus.

Metode pengobatan lain selain operasi ada.

Mengenai apakah setelah melakukan operasi keluhan anda bisa sembuh, itu harus ditanyakan pada dokter bedah yang merawat anda.

Mengenai perlu segera atau tidaknya dioperasi tergantung pada penilaian dokter ahli bedah. Biasanya tidak perlu dilakukan operasi secara mendadak. Anda dapat mencoba dulu dengan minum obat-obatan penghilang nyeri, ditraksi (oleh bagian fisioterapi), tidur di alas yang keras.

Sekian dulu, semoga bermanfaat.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

Nenny purwanti said...

Salam kenal Dok, Saya Nenny purwanti, umur 37 tahun, berat badan 49 kg, tinggi badan 155 cm. Pekerjaan saya sebagai guru mengharuskan saya untuk berdiri cukup lama. Selain mengajar, saya juga melatih PMR dan membina Pramuka yang mengharuskan saya untuk mengikuti siswa dalam berbagai kegiatan. 6 tahun yang lalu saya pernah tidak bisa jalan & sempat terjatuh ketika turun dari gunung Penanggungan karena ditengah jalan, saya bersila cukup lama. Sejak itu kaki kiri saya selalu bermasalah.
3 bulan yang lalu, saya merasa tumit sebelah kiri saya sakit kalau dibuat bediri atau menggantung. Kaki kiri terasa kaku terutama setelah bangun tidur. Kalau dipijat rasa sakit sedikit berkurang. Saya sudah ke dokter dan di beri obat anti nyeri + tablet yang ada glucosamine. Terakhir cek laburat (8 Juni 2009)Trygliseride 116, Cholesterol tot 147,4, as. urat 2,44.
Apakah saya kena Plantar Fasciitis?
Bagaimana cara penyembuhannya? Bolehkan dipijat?
Terima kasih ya Dok ....

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Nenny,

Saya pikir anda tidak terkena plantar fasciitis, tetapi mungkin permasalahan lain. Untuk itu sebaiknya anda konsultasi langsung dengan dokter. Sedangkan mengenai cara penyembuhannya yah tergantung diagnosisnya. Pijat tidak boleh dengan tekanan yang terlalu keras.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK

edo said...

Dok,

tumit kaki kanan saya mempunya gejala seperti Plantar Fasciitis seperti dalam uraian artikel dokter. Saya sudah merasakannya selama beberapa tahun ini dan sangat mengganggu, apalagi sehabis bangun tidur.

Hasil lab terakhir saya minggu lalu asam urat 8.8

Untuk Plantar Fascitiis, apakah ada obat yang bisa dikonsumsi bebas atau harus dilakukan pemeriksaan khusus oleh dokter dulu untuk dilihat tingkat sakitnya.

Untuk Asam urat sudah 3 hari ini saya konsumsi obat Allopurinol.

mohon masukannya

edo said...

tambahan pertanyaan lagi dok,

kalo untuk sakit tumit saya itu sebaiknya konsul ke dokter spesialis apa yaa ?

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Edo,

Apakah benar anda menderita plantar fasciitis harus diperiksa lebih dahulu oleh dokter.

Asam urat 8,8 termasuk tinggi, ada baiknya setelah minum obat selama 1 bulan diulang lagi pemeriksaannya.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

Anonymous said...

Dok,saya 3 minggu yg lalu sakit pada pinggang saya sampai tidak bisa jalan atau begerak,namun setelah MRI ternyata hanya cedera otot.dan saya sudah terapi selama seminggu.sekarang sakit pinggangnya sudah lebih baik hanya saja sekarang telapak kaki sebelah kanan bengkak dan terasa sakit kalau berjalan.kaki sebelah kiri ada pembengkakan di belakang tumit.apakah ini karena pengaruh sakit pinggang dok?atau karena hal yang lain.terima kasih

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Friend,

Berapa usia anda? Berapa tinggi dan berat badan anda? Apa pekerjaan anda. Hal-hal ini akan berpengaruh terhadap terjadinya nyeri punggung bawah karena cedera otot.

Bengkak pada telapak kaki tidak berhubungan dengan cedera otot di punggung. Akan tetapi obat-obatan apakah yang anda konsumsi? Ini mungkin dapat menimbulkan efek samping.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

Anonymous said...

halo dok,saya putri,26th,BB 60kg,tinggi 157,sedang hamil 4 bln。tumit kaki kiri saya sudah 2hari ini sakit,bahkan saat disentuh permukaan kulit tumitnya pun sudah nyeri。pekerjaan saya marketing,dan saya memang sering naik turun tangga untuk bertemu klien ataupun dkantor。saya sudah kompres es tapi belum berkurang juga。kenapa ya?terimakasih dok。。

dr. Suryo Wibowo said...

Dear friend,

Sakit pinggang ada banyak macamnya. Tetapi jika memang sakit pinggang yang anda alami itu hanya disebabkan oleh masalah cedera otot maka itu adalah simple low back pain (atau nyeri punggung bawah yang sederhana). Biasanya simple LBP tidak menyebabkan masalah pada bagian tungkai dan kaki.

Saya pikir ada masalah lain pada permasalahan yang anda alami. Sebaiknya anda segera ke dokter lagi.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Putri,

Selamat ya atas kehamilannya. Pada wanita hamil terjadi perubahan hormonal, dan juga tentu saja penambahan berat badan. Penambahan berat badan akan lebih membebani tungkai dan kaki, apalagi pekerjaan anda mengharuskan anda banyak berjalan dan naik turun tangga.

Saran saya, anda coba menggunakan sepatu yang lebih longgar dengan alas sepatu yang empuk sekali. Dan untuk membantu mengatasi nyerinya selain dengan kompres dingin, dapat anda coba dengan cream penghilang nyeri yang dijual bebas di apotek.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

Anonymous said...

salam kenal dok...
saya wiwin umur 34th sejak SLTP saya selalu merasakan nyeri ditelapak kaki dan terkdang rasa panas, apalagi dipagi hari apakah saya terkena plantara fasciitis saya sudah bebrapa kali priksa kedokter dan juga tes lab tapi tidak pernah dapat hasil yang jelas, apa penyakit saya dari hasil lab semua normal.
bagaimana mengatasi rasa nyeri dan terbakar pada saat kambuh ya dok? karena benar2 sangat menganggu.
trimakasih

Anonymous said...

salam kenal dok, ....
nama saya Dhani, 25 tahun, berat badan 65 th. sehari-hari saya bekerja di jasa pengetikan sehingga hampir hampir seharian saya duduk di depan komputer.

satu minggu yang lalu, badan saya terasa panas dan menggigil, kepala agak pusing, tulang kaki terasa ngilu, telapak kaki nyeri dan otot tulang kaki klo di tekan terasa sakit terus saya periksakan ke dokter dan kata pak dokter saya hanya terkena flu biasa dan di beri obat seperti vibramox, renadine, brochifar, danasone.

alhamdulillah setelah itu badan saya sudah terasa enak, tapi nyeri di telapak kaki saya masih terasa dan saat ini rasanya sangat nyeri di sertai jari2 kaki agak bengkak.

sebenarnya saya ini sakit apa dok, dan apa yang harus saya lakukan...?
terima kasih...

Anonymous said...

aslm,slm kenal dok,
saya tria,umur 22 thn,BB 60 kg dan tinggi 157 cm,sdh hmpir 2 mggu kedua jempol kaki saya terasa kebas(mati rasa/kesemutan)tidak hilang2, awalnya sy pikir dkrnakan saya tdk biasa memakai sepatu high heel,akhrnya saya cek kdar asam urat saya hasilnya 13,6 mg/dl dan sdh saya cek 2 kali. saya kaget skali karena keluhan yg saya rasakan hnya rasa kesemutan dikedua jempol kaki,soalnya org tua saya kdar asam uratx hnya 9mg/dl sja sdh merasa nyeri luar biasa klw dibawa berjalan, mhon pnjelasan dan sarannya,,trims

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Wiwin,

Rasa nyeri dan terbakar pada telapak kaki biasanya disebabkan oleh masalah pada persarafan.

Coba anda konsultasikan dengan dokter saraf.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Dhani,

Jari-jari kaki agak bengkak disertai nyeri? Hmm anda harus mengunjungi dokter, saya tidak mempunyai gambaran penyakit apa yang anda derita kalau tidak memeriksa langsung.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Tria,

Kadar asam urat tinggi tidak mesti harus langsung disertai nyeri. Sebaliknya pula, nyeri pada jempol kaki belum tentu disebabkan oleh asam urat yang tinggi.

Tingginya kadar asam urat anda agaknya disebabkan oleh faktor genetik, mengingat kedua orang tua anda menderita peninggian kadar asam urat pula yang disertai gout.

Sebaiknya anda segera menurunkan kadar asam urat anda sesegera mungkin agar tidak timbul komplikasi di kemudian hari.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

MMS said...

Salam Kenal dok, Nama Saya Merlin Sinaga, Umur 28 Th, Berat Badan 76 Kg, tinggi 167, saya tidak bermasalah dengan asam urat. Sudah lebih 4 bln ini saya sering merasakah nyeri telapak kaki yang makin lama makin terasa nyeri..memang saya melakukan aktivitas latihan futsal 2 x seminggu..nyeri yang saya rasakan akan terasa saat bangun tidur atau dari duduk yang lama mau berdiri..jadi saya mohon dok tolong solusinya dan resep obat yang dapat saya konsumsi untuk mengurangi atau menyembuhkan nyeri ini tanpa harus meninggalkan latihan futsal..

Anonymous said...

malam dok,nama saya endah,usia saya 47th,sdh lama bgt saya menderita nyeri tumit sampai tertatih tatih kalau berjalan,saya sdh berobat kemana-mana dari dr bedah tulang sam pai bedah syaraf saya datangi tapi nihil hasilnya. mohon petunjuknya utk kesembuhan saya. oh ya saya juga sdh sering mengompres juga minuim pereda nyeri tapi gak ilang2 juga sakitnya. tolong dok saya mesti berobat kemana lagi. makasih

Anonymous said...

salam kenal dok,
nama saya retno, ini bukan saya yang ingin konsultasi melainkan ibunda saya, beliau menderita plantar fascitis, yang ingin saya tanyakan apakah selain dengan mengatur aktivitas dan melakukan peregangan, adakah obat untuk mengurangi rasa nyerinya atau mungkin terapi yang digunakan yang mungkin dapat menyembuhkan nyeri tersebut ?
makasih dok....

Anonymous said...

Salam kenal dok,
Nama saya Arif Wibawa, umur 32th, berat 60kg tinggi 159cm,saya seorang pengajar.
Dalam 3 minggu terakhir ini tumit kaki kanan saya terasa seperti tertusuk atau seperti habis menginjak batu lancip, terlebih lagi ketika bangun dari tidur atau habis duduk dalam waktu yang cukup lama dan kemudian menapakkan kaki, ketika agak lama rasa sakit tersebut sedikit mereda dan tidak hilang sepenuhnya. Dalam waktu 2 hari terakhir ini tumit kaki kiri juga mulai menunjukkan gejala yang sama.
Apakah saya sedang mengalami Plantar Fasciitis?
Apabila demikian, apa yang dapat saya lakukan?
Jika harus dipastikan dahulu ke dokter, saya harus ke dokter spesialis apa ya Dok? bagaimana dengan dokter umum?
Apakah bisa/boleh diterapi dengan pengobatan akupresure?
Terima kasih Dok...

tri said...

salam kenal Dok,
saya juga mengalami nyeri tumit kaki kiri. sudah saya periksakan ke dokter spesialis syaraf. kata dokter saya menderita fasiitis plantaris. tumit kiri yg sakit diberi suntikan dan hasilnya nyeri bisa hilang. tapi 2 bulan kemudian nyeri tersebut datang lagi. apakah dengan memberikan suntikan bisa menyembuhkan ataukah hanya menghilangkan rasa sakit? apakah ada efek sampingnya? untuk kompres dingin sebaiknya dilakukan berapa kali dan kapan waktu yang paling baik (mengingat saya adalah karyawan).
terimakasih Dok..

gao said...

salam dok,
nama saya edith, mau menanyakan apakah nyeri tumit bisa disembuhkan dengan akupuntur atau tidah?
Terima kasih

dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk said...

Dear Merlin Sinaga,

Dengan berat badan 76 kg dan tinggi 167 cm, maka anda termasuk gemuk. Dengan beban tubuh gemuk dan latihan futsal maka akan semakin membebani persendian pada kaki, lutut dan paha. Sebaiknya anda mengurangi berat badan anda dulu dengan melakukan olahraga yang tidak membebani sendi, misalnya bersepeda atau berenang. Setelah berat badan anda turun sekitar 10 kg, maka anda dapat mencoba berlatih futsal lagi. Pilih sepatu untuk futsal yang empuk.

Sekian dulu.
Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk said...

Dear Endah,

Wah sulit saya menjawab pertanyaan Ibu, saya harus memeriksa dulu Bu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk said...

Dear Retno,

Obat untuk menghilangkan nyeri tentu saja ada, tetapi harus dengan resep dokter.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk said...

Dear Arif Wibawa,

Untuk dapat mengetahui apakah anda menderita plantar fasciitis tentu harus dilakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu pak Arif, oleh karena itu saya tidak dapat menjawab pertanyaan Bapak. Kalau benar plantar fasciitis maka sebaiknya tidak diterapi dengan akupressure.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk said...

Dear Tri,

Agaknya suntikan yang diberikan hanya menghilangkan rasa sakit. Mengenai efek samping saya tidak dapat menjawab karena tidak tahu obat apa yang disuntikkan oleh dokter anda. Untuk kompres dingin dapat dilakukan beberapa kali dalam sehari, dan setiap kalinya sekitar 20 atau 30 menit.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk said...

Dear Edith,

Tergantung nyeri tumitnya. Akupunktur dapat membantu mengurangi nyeri.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

rahma said...

salam kenal dok, nama saya rahma, umur 31 tahun, sekarang saya kuliah lagi.. saya sering mengalami nyeri kaki dan kram kaki tiba2, apalagi kalo lama duduk, kadang terasa kesemutan juga.
kira-kira penyebabnya apa ya dok? dan bagaimana mengobatinya?
terima kasih

said bashay said...

Salam kenal dok,
Saya john, umur 56 tahun, berat badan 79 kg, tinggi badan 178 cm..

dok kenapa yaw,, setiap q duduk lama-lama di kursi kaki kananku bengkak, kalau buat jalan terasa nyeri,, gimana solusinya..

makasih

Anonymous said...

Salam kenal dok....

Nama saya Hasan, 45 tahun dari Aceh.
Saya sudah baca artikel ini dan tanya jawab diatas, dan itu sudah menjawab semua pertanyaan saya ttg nyeri tumit ini. Makasih banyak atas artikel nya dok.... Semoga dengan membantu org lain dengan cara spt ini (saya doakan ) dokter makin sukses...
Terima kasih.....

jodi said...

salam kenal dok,
saya jodi,saya merasa nyeri/sakit pada bahu sebelah kiri saya,awalnya saya pernah jatu dari motor kira enam bulan yang lalu,rasa sakitnya itu terasa apabila saya menggaruk ke punggung dengan tangan kiri atau tidur dalam posisi miring ke kiri ,yang mau saya tanyakan apa yang saya alami ini yang di sebut saraf ke jepit,sebap pada bagian bahu kiri saya ini sama sekali tidak terkena benturan pada saat saya jatuh dan di rongen tidak menunjukkan adanya tulang yg retak dan sebagainya...mintak tolong solusinya dok

APRESIASIKU said...

salam kenal dok, sy mau tanya nih dok, sy udah lama kena radang sendi bahkan sudah masuk pada tahap topus pada jari dan kaki, umur sy 41th, berat 85kg, kerja sebagai IT, obat yg sy minum licovel dan licodexon sudah hampir 3 thn, sy merasa sakit sy sudah semakin parah, mau berobat tp dana tidak mencukupi, sy mohon dokter menolong sy, trimakasih ya dok.
salam hangat,
josian

Anonymous said...

Dokter yg baik,
Saya Ny. Ndari, wanita umur 42 tahun, TB 159, BB 60 kg, pengajar, mengalami keluhan persis spt yg dokter tulis. Bentuk tubuh saya: tulang belakang bagian pinggang melengkung ke depan dan pantat menonjol. Apakah kondisi ini sebagai penyebab keluhan tsb, selain BB berlebih dan hobi saya melakukan aerobik dan berjalan? Apakah keluhan saya bisa disembuhkan? Saya sudah ke dokter, tetapi obat yg diberikan dokter membuat perut saya perih, kembung dan susah BAB sehingga saya tidak meneruskan minum obat. Apa yang harus saya lakukan? saya sangat terganggu dengan keluhan ini. Terimakasih atas sarannya.

thika said...

Salam kenal dok.
Saya tika 29tn.asam urat 4.2 diabet 140.tumit saya terasa panas dan bengkak seperti ditusuk jarum setelah berdiri seharian...dan langsung meriang ga bisa jalan apakah ini karena asam urat atau planta faciitis?
Kalu konsultasi ke dokter apa dok..obat apa untuk meringankan rasa sakitnya? Terima kasih dok.

Anonymous said...

Salam Kenal Dok
nama saya Tony berumur 57th berat badan 85kg, kegiatan saya sudah 2th ini mengikuti HHH ( Hash House Herrir) yaitu olah raga jalan/lari nik turun gungng, pd ahir2 ini Tumit Kiri saya terasa sakit terutama kalau bangun tidur pagi.
Mohon saran penyembuhannya dok.
Terima kasih.

Anonymous said...

Selamat Malam Dokter,
Salam kenal

Nama saya prima(wanita) umur 25th,berat badan 59kg,tinggi 160cm. Tumit saya terasa sakit sudah 3bulan ini dok. Rasa sakit itu saya rasakan 1bulan setelah menggunakan sepatu baru, karena saya pikir karena sepatunya maka saya mengganti sepatu saya. Tetapi tumit saya tetap sakit. dankalau untuk berjalan lama rasanya sakit sekali. Akhirnya Saya cek darah asam urat saya 3,8, tekanan darah sedang, kolestroh masih dibawah batasnya.

Apa saya terkena sakit plantar fasciitis dokter? bagaimana caranya ya dokter supaya bisa sembuh?

Terimakasih Dok,..

Anonymous said...

halo dokter nama saya deny, umur 16th, saya punya keluhan yang sama dengan yang dokter terangkan, tumit saya terasa nyeri setelah berlari, mungkin itu terjadi karena saya tdk melakukan pemanasan terlebih dahulu, tapi saat itu malah saya paksakan untuk berlari walau terasa sakit, saran dokter apa yang harus saya lakukan agar nyeri cepat sembuh?, terima kasih.

Anonymous said...

Selamat pagi dok.
Nama Saya Ricky, umur 27 thn, berat badan 80 kg. kondisi kesehatan saya semua normal (tidak ada keluhan kesehatan samasekali), kecuali tumit kiri saya, sakit ini mulai saya alami sekitar 2 bulan yang lalu sampai sekarang, saya yakin sakit ini adalah plantar faciitis karena berat badan saya naik drastis bbrp bulan ini dari 70kg-80kg. sepatu saya yang sempit saat berolahraga, dan memaksakan tetap berolah raga walau sakit. nyeri saya rasakan sama spt yang dokter sampaikan diatas, spt bangun tidur, dll. pertanyaan saya:
1. apakah glucosamine dapat mengobati sakitnya?
2. apakah glucosamine dapat memicu diabetes?
Atas perhatian dokter saya ucapkan terima kasih.

jessy said...

Salam kenal Dok,

saya mau tanyak dokk sayapunya masalah pada saat bangun tidur dan setelah duduk lama dan mau berdiri tumit kaki saya kanan sakit , kenapa yach dok tapi dengan sendirinya sakitnya akan hilang sendiri, apa yang harus saya lakukan dan kalau periksa ke sspesialis apa? terima kasihhhh

jessy said...

Siang dokk, salam kenal yachhh dok saya jessy umur 36 thn mengalami setiap bangun tidur tumit saya sakit tetapi dengan sendirinya hilang penyakit apa ini dan obat apa yang akan saya komsumsi

alexander felix taufan parera said...

makasih, pak Dok.. akhirnya saya mengerti sakit yang saya derita hampir sebulan ini. Hmm, Thanks So Much, Pak dok..saya jadi tahu kalo memang sakit ini merupakan sebuah Penyakit, bukan Sembarang sakit biasa, sehingga saya bisa lebih Peduli dgn konmdisi tubuh say. terus terang, saya orang yang maniak Olahraga, sehari, bisa Jogging pagi, Futsal siang, Basket sore, dan Renang di malam hari.ckckc..

Anonymous said...

salam kenal dok.
saya berlin, 22th, berat 70kg, tinggi 170cm. saya bermasalah dengan jempol kaki kanan saya, belakangan ini separuh jempol saya bagian luar bila disentuh dan di elus serasa seperti menyentuh kaki yang kesemutan. padahal kondisi kaki sedang tidak kesemutan.saya bekerja di restoran yg berdiri terus selama 9jam dan memakai sepatu pantofel agak runcing.. kira2 apa penyebabnya dan cara menyembuhkannya dok?? mohon bantuannya . trima kasih banyak dok.. shalom

David said...

dear dr. Suryo,

sebetulnya saya tidak pernah mengeluhkan nyeri pada tumit. baru ketika saya ngobrol dng seorang sahabat, jk nyeri tersebut mungkin saja bahaya. akhirnya saya coba cari tahu. saya pribadi nyeri ketika berdiri terlalu lama/berjalan2 dlm durasi yg cukup lama. hal tst membuat sy utk berjalan agak jinjit. bahkan terkadang ketika sy berjalan, jari kelingking kaki sy seperti "tertarik". kira2 kenapa ya dok? bagaimana pencegahannya? terimakasih

Emping Melinjo said...

harus banyak minum air putih..

Anonymous said...

nana saya nana, umur 28 tahun berat badan 50 Kg, tgl 1 November saya tes asam urat dengan alat digital hasilnya 13.5 dan kolestrol 200. apakah saya ini dah terkena asam urat parah dok, memang kaki kiri saya sering pegal-pegal dan linu-linu. Dan sekarang lagi diet makanan tinggi purin tapi kok masih sering pegal di kaki kari. Kaki kanan ga do?
kira-kira solusinya gimana ya do? terima kasih.

vivi widija said...

Dear : dr. Suryo wibowo

Saya menderita plantar fasciitis sudah 4 thn
Awal pertama sakit tumit saya ada beberapa kali disuntik, tapi lama kelamaan suntikan tersebut
Sudah tidak ada reaksinya, menurut dr. Ortopedi saya, suntikan tidak boleh terlalu berlebihan, karena bisa merusak jaringan saraf,

Belum lama ini di ke 2 tumit dan pinggiran telapak
Kaki saya mengalami nyeri hebat.
Dan oleh dr.ot saya kembali disuntik tapi kali
Ini di pinggir telapak kaki.

Adapun suntikan tersebut mengandung :
Trilac
Lidocain hcl
Needle no. 23 g.
Apakah suntikan tersebut sifatnya sementara?
Dan rasa nyeri tersebut akan terus berulang dr.?
Apakah plantar fasciitis bisa sembuh dr.?
Usia saya 40 thn, brt bdn 70kg.
Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih dr.

Salam: vivi ( tangerang )

Jafar said...

Salam bahagia dok,
Nama saya Jafar umur 38 th tb 165 cm bb 80 km pada th 2000 waktu saya bekerja di Jeddah Arab Saudi saya pernah sakit di tumit dan sekitar telapak kaki sakitnya luar biasa sampai sampai gak bisa jalan kalau bangun tidur baru reda setelah di pijat pijat secara lembut waktu itu saya periksa ke doktor dan doktor minta di test kolestrol dan asam urat dan hasilnya volume keduanya diatas normal dan kemudian di beri resep obat setelah beberapa bulan saya cek lagi dan sudah agak normal namun nyerinya tetap saja gak ada kemajuan setelah saya agak putus asa saya pulang ke Indonesia sesampainya di kampung ada orang yang menyarankan coba periksa ke doktor orthopedi di Tasikmalaya setelah di periksa dan di rongsen doktor di sana gak ngasih tau apa penyakitnya cuman dia menyuntik saya di tempat yang paling sakit dan memberi obat 4 tablet yang seperti karet harga satunya 75,000 dan obat penghilang rasa sakit tradosik alhamdulillah sakitku langsung sembuh total sekarang setelah 11 tahun dari itu sakitku kambuh lagi saya kembali ke apotek tempat doktor yang dulu eh doktornya sudah gak ada pertanyaan saya jenis apakah penyakit saya ini ? saya sering dengar tentang pengapuran, apakah saya kena pengapuran ? dan apa obat atau cara yang paling cocok untuk penyakit saya ? terima kasih.. wassalam Jafar dari pesisir Ciamis selatan.

Anonymous said...

dear dokter
saya Diman,laki-laki,umur saya 35 tahun,tinggi 175 cm,berat badan 56 kg,sudah beberapa hari ini saya mulai sadar merasakan sakit tumit kiri saya,terasa jika bangun pagi,dan jika berdiri lama,apakah itu namanya yang seperti dijelaskan dokter tentang Fasciitis ? kalau memang benar apakah ini berbahaya ? bagai mana cara mengatasinya ? ..sebagai info tambahan..beberapa minggu ini saya sering pake sepatu beralas tipis dan sering berolahraga pagi menggunakan sendal jepit.
terima kasih sebelumnya dok ..

SOHDI DALAM BAHASA DAN SASTRA said...

Dear to Dr.
Kenalkan nama saya sohdi umur 29 th, TA 163 cm, BB 70 kg.
Maaf pak, setiap olahraga voly . Setiap lompat untuk smash bola tumit kaki kiri sy langsung nyeri, kaki sy melengkung agak tingi. Yang saya tanyakan, apakah saya mengidap gejala diabetes atau hanya stres karena olahraga.

SOHDI DALAM BAHASA DAN SASTRA said...

Dear to Dr.
Kenalkan nama saya sohdi umur 29 th, TA 163 cm, BB 70 kg.
Maaf pak, setiap olahraga voly . Setiap lompat untuk smash bola tumit kaki kiri sy langsung nyeri, kaki sy melengkung agak tingi. Yang saya tanyakan, apakah saya mengidap gejala diabetes atau hanya stres karena olahraga.

SOHDI DALAM BAHASA DAN SASTRA said...

Dear to Dr.
Kenalkan nama saya sohdi umur 29 th, TA 163 cm, BB 70 kg.
Maaf pak, setiap olahraga voly . Setiap lompat untuk smash bola tumit kaki kiri sy langsung nyeri, kaki sy melengkung agak tingi. Yang saya tanyakan, apakah saya mengidap gejala diabetes atau hanya stres karena olahraga.

Han said...

Selamat Siang Dokter,
Saya Handoko, 38 th, TB/BB: 170 cm / 64 kg.
Saya rutin olah raga basket & bulutangkis setiap hari senin.
Sudah kurang lebih 3 minggu ini, saya merasakan nyeri di telapak kaki kiri (sekitar tengah telapak ke arah tumit) terutama pd saat bangun tidur di pagi hari. Setelah itu tidak terasa nyeri begitu juga pd saat saya olah raga.
Hal-hal yang saya lakukan:
1. Sementara berhenti basket & bulutangkis, diganti dengan berenang.
2. Saya coba oles dengan voltaren (sudah 4 hari), akan tetapi sekarang justru lebih terasa nyerinya.
3. Pada malam hari saya juga coba kompres dengan es (sudah 2 hari).
Pertanyaan:
1. Apakah ini yang disebut Plantar Fasciitis?
2. Apakah bisa sembuh sendiri? butuh berapa lama?
3. Apakah perlu tindakan operasi? atau cukup melalui obat-obatan?

Terima kasih atas jawabannya.

sagala said...

Kalau ibu jari tangan kanan terasa di sayat kenapa ya dok

Anonymous said...

Dear Dr.Suryo Wibowo,
Saya rita berusia 46 tahun, dengan tinggi 158 cm dan berat 65 kg, saya merasakan sakit di telapak kaki saya, apabila berjalan ataupun sdg tdk melakukan aktifitas, apa yang sebenrnya sedang terjadi itu ya Dokter Suryo? Saya merasa khawatir karena nya. Tks

senja.kp said...

selamat siang dok,
saya senja, umur 27 tahun tinggi 170 berat 75
saya senang dengan futsal, jadi kejadiannya sekitar 1 bulan lebih 2 minggu,rasa sakit ini dimulai pada saat saya main futsal dan sampe sekrang memang sudah aga berkurang rasa sakitnya..

yang mau saya tanyakan dok..:
1. sepatu yg sesuai itu seperti apa ? (krna sepatu yg saya gunakan saat ini memang sepatu futsal)
2. kalau saya masih merasakan sakit padahal sudah melakukan tips yg dokter berikan, saya harus pergi kedokter spesialis apa?

jujur saja dok. saya jadi sedikit takut klo kambuh lagi...

terimakasih sudah membaca keluhan saya, mohon balasannya..


hormat saya
-senja

Juwita said...

siang dok. mohon infonya ...
umur saya 20thn... akhir-akhir ne saya sering mengalami kesemutan pada begian kaki kiri saya.. dan sering nyeri(nyut nyut)dtelapak kaki saya dsekitar jari manis kaki saya yg seprti ad ganjal dtlapak kaki kiri saya .. . dan juga bagian lutut kiri saya. .. qra2 gejala ap yg saya alami saya tkut dgn ketidak tahuan saya jadi semakin parah... mohon saran dan pengobatannya ya dok . ..terima kasih

Juwita said...
This comment has been removed by the author.
Anonymous said...

Salam kenal dokter, nama saya bani syah. Umur 30thn. Tinggi badan 172 berat badan 62. Gol darah ab.
Pemeriksaan tggl 9-1-2012
Gd puasa : 79
Gd 2 jam pp:105
Urea :19
Kreatinin :1.22* (lbh 0.2 dari nilai normal
Hasil pengujian urine lainnya normal kecuali protein : positif (pada waktu cek pertama positif 1, cek kedua tdk dilampirkan positif berapa)
Pemeriksaan 20-02-2012
Kolestrol : 164
Tg : 88
Asam urat : 6.1
(Cek stlh puasa dr mlm sampe pagi)
Yang saya keluhkan saya sering buang air kecil, sering dlm jmlh yg banyak dan mdh kesemutan.
Usg 1 : kata dokter umum terdapat kristal di ginjal.
Usg 2 : dr. Urologi menyatakan ada batu di ureter . Setelah 2 mggu di beri obat. Saya pindah ke dokter bedah kmdian di ronsen hasilnya ada batu di kandung kemih. Kmdian di kasi obat anti biotik dan nephrolit dan di sinar 5x. Stlh satu bulan di ronsen ulang ternyata msh ada batunya di kandung kemih.
Yg saya mau tanyakan dokter :
1. Apakah kandungan protein dlm urine saya menandakan penurunan fungsi ginjal?
2. Apa protein dan kreatinin 1.22 di sebabkan krn ada batu dlm ureter ato kandung kemih saya, dan ketika batu itu hilang apa bisa mnjd negatif dan normal kmbli?
3. Kadar asam urat saya apa bs di bilang normal dan apa yg hrs saya lakukan dok?
Terimakasih.

muslimin said...

DOK,IBU SAYA MENGALAMI SAKIT DI BAGIAN TUMIT SUDAH 1 TAHUN LEBIH,TIAP HARI IBU SAYA SELALU KESULUTAN BERJALAN. PADAHAL DAH DI OBATI TAPI LUM ADA HASIL. CIRI-CIRINYA SAMA PERSIS DENGAN GEJALA Plantar Fasciitis YANG DOKTER UTARAKAN DI ATAS. BAGAIMANA CARA MENYEMBUHKAN PENYAKIT IBI SAYA DOK? APA SAYA HARUS KE DOKTER SPESIALIS ATAU APA?

About Me

My Photo
Konsultan masalah kesehatan, keselamatan dan lingkunga kerja.