100 Questions & Answers: Asam Urat

100 Questions & Answers: Asam Urat

Thursday

Batuk

Definisi
Batuk adalah salah satu keluhan yang sering diungkapkan pasien kepada dokter. Batuk sebenarnya adalah suatu cara yang penting bagi tubuh kita untuk membersihkan tenggorokan dan saluran pernafasan kita. Tetapi batuk yang berlebihan dapat berarti bahwa kita mempunyai suatu gangguan atau penyakit.

Batuk ada yang kering, ada pula yang produktif. Batuk produktif adalah batuk yang berdahak. Dahak disebut juga sputum atau reak.

Batuk dapat akut atau kronik.
Ø Batuk akut biasanya timbul mendadak. Seringkali disebabkan oleh masuk angin, influenza, atau infeksi sinus (sinusitis). Batuk akut biasanya hilang setelah 2 sampai 3 minggu.
Ø Batuk kronik biasanya berlangsung lebih dari 2 sampai 3 minggu.

Penyebab Umum
Disamping infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) seperti influenza, penyebab batuk yang paling sering adalah:
Ø Alergi dan asthma
Ø Infeksi paru-paru seperti pneumonia atau bronkitis akut.
Ø Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) atau bronkitis kronik, ephysema
Ø Sinusitis yang menyebabkan postnasal drip.
Ø Penyakit paru seperti bronkiektasis, tumor paru.
Ø Gastroesophageal reflux disease (GERD) ini artinya cairan lambung balik ke tenggorokan, orangnya suka bertahak asam atau pahit.
Ø Merokok
Ø Terpapar asap rokok (perokok pasif)
Ø Terpapar polutan udara
Ø Obat darah tinggi golongan ACE Inhibitor.

Perawatan Rumah
Beberapa tips untuk mengurangi batuk:
Ø Permen obat batuk atau permen pedas dapat menolong pada batuk yang kering dan menggelitik. Tidak boleh diberikan pada anak-anak berusia dibawah 3 tahun karena dapat tersedak menyumbat jalan nafas.
Ø Menghirup uap hangat dapat menolong batuk kering dengan cara meningkatkan kelembaban di udara.
Ø Minum lebih banyak cairan dapat mengencerkan dahak di tenggorokan sehingga mudah dibatukkan keluar.


Beberapa obat batuk yang dapat dibeli tanpa resep dokter antara lain yang mengandung:
Ø Guaifenesin (Cohistan Expectorant, Probat, Bisolvon Extra, Actifed Expectorant, dll). Yang harus diingat adalah jika minum obat-obatan yang mengandung Guaifenesin adalah harus minum banyak air.
Ø Dekongestan seperti pseudoephedrine (Actifed, Actifed Expectorant, Disudrin, Clarinase, Rhinos SR, Triaminic, dll). Obat-obatan yang mengandung pseudoephedrine ini dapat digunakan untuk menghentikan pilek encer (meler) dan postnasal drip. Tidak boleh digunakan jika ada penyakit darah tinggi atau untuk anak-anak di bawah usia 6 tahun kecuali atas resep dokter anda.

Meskipun batuk dapat menjadi gejala yang mengganggu, tetapi batuk adalah cara tubuh kita untuk menyembuhkan dirinya. Beberapa pakar akhir-akhir ini menganjurkan tidak menggunakan penahan batuk pada beberapa situasi. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter anda sebelum mencoba penahan batuk yang dijual bebas yang mengandung dextromethorphan (Vicks 44, dll).

Jangan mengharapkan atau meminta dokter untuk meresepkan antibiotika untuk infeksi virus seperti influenza atau masuk angin. Antibiotik tidak bekerja terhadap virus. Antibiotik juga tidak mempercepat penyembuhan batuk yang disebabkan alergi.

Hubungi Dokter Anda Jika
Segera ke gawat darurat jika:
Ø Nafas pendek atau sulit bernafas
Ø Pembengkakan di muka dan kerongkongan disertai kesulitan menelan

Segera ke dokter anda jika:
Ø Batuk sangat hebat yang timbul mendadak.
Ø Batuk disertai bunyi nada tinggi pada saat menarik nafas.
Ø Batuk berdarah.
Ø Demam (yang dapat dapat mengindikasikan adanya suatu infeksi bakteri yang memerlukan antibiotika).
Ø Dahak yang kental, berbau busuk, bewarna kuning kehijauan (mengindikasikan adanya suatu infeksi bakteri).
Ø Terpapar dengan seorang penderita TBC.
Ø Penurunan berat badan yang tidak diharapkan atau keringat malam (mengindikasikan terkena TBC).
Ø Batuk lebih dari 10 – 14 hari.
Ø Batuk pada bayi berusia kurang dari 3 bulan.

Apa yang akan dilakukan dokter anda?
Pada keadaan darurat pasien akan diobati pertama-tama untuk menstabilkan kondisinya. Setelah kondisi stabil, maka dokter anda akan menanyakan hal-hal mengenai batuk anda. Pertanyaan-pertanyaan yang mungkin diajukan oleh dokter anda:
Ø Apakah batuk berdarah (berapa banyak, berapa sering, sudah berapa lama).
Ø Apakah batuk berdahak? Bagaimana dahaknya, apakah kental dan sulit dibatukkan?
Ø Apakah batuknya parah? Apakah batuknya kering?
Ø Apakah suara batuknya seperti gonggongan?
Ø Bagaimana pola batuk? Apakah timbulnya tiba-tiba? Apakah makin tambah parah akhir-akhir ini? Apakah batuk memburuk di malam hari? Apakah batuk mulai pada saat bangun pagi?
Ø Sudah berapa lama batuk?
Ø Apakah batuk memburuk jika berbaring pada satu sisi?
Ø Apakah batuk periodik disertai muntah?
Ø Gejala-gejala lain apa yang menyertai batuk? Adakah sesak nafas, demam?

Kemudian dokter anda akan melakukan pemeriksaan fisik termasuk memeriksa telinga, hidung, tenggorokan dan dada anda.

Mungkin dokter anda akan meminta pemeriksaan tambahan seperti:
Ø Foto rontgen dada.
Ø Analisa dahak (jika batuk berdahak).
Ø Test fungsi paru
Ø Scan paru
Ø Bronkoskopi.

Pencegahan
Ø Jangan merokok dan jangan berada dekat-dekat perokok.
Ø Jika anda memiliki alergi musiman usahakan tetap di dalam ruangan selama alergen udara sedang banyak-banyaknya. Jika memungkinkan, tutuplah jendela dan gunakan AC. Hindari kipas angin yang menarik udara dari luar ruangan. Mandilah dan gantilah baju sesudah berada di luar ruangan.
Ø Jika anda memiliki alergi sepanjang tahun, jangan gunakan bantal dan kasur kapuk, gunakan pembersih udara (air purifier) dan jangan piara hewan peliharaan, dan hindari pencetus lainnya.

635 comments:

1 – 200 of 635   Newer›   Newest»
nur said...

salam kenal dokter...saya fajar, melihat artikel ttg batuk, saya jadi ingin bertanya. ibu saya sudah 1 bulan ini batu tak kunjung sembuh. sudah minum macam-macam obat,dari yang tradisional sampai obat dari dokter. batuknya berdahak. terakhir ketika ke dokter diberikan antibiotik, katanya untuk membunuh virusnya.gmn menurut dokter?
trmksh atas jawabanya

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Fajar,

Bagaimana sifat dan warna dahak ibu anda? Apakah encer atau kental? Apakah berwarna putih, kuning, hijau? Apakah ada disertai darah? Apakah batuk sepanjang hari ataukah terutama batuk pada malam hari dan pagi menjelang subuh?

Antibiotika itu untuk membunuh kuman/bakteri. Sedangkan untuk membunuh virus biasanya digunakan antiviral.

Batuk yang sudah lebih dari 1 bulan harus ditangani dengan serius. Bila ibu anda tinggal di Jakarta, coba datang ke tempat praktek saya.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

Heri said...

Halo, Dok. Saya Heri. Saya mau bertanya, setiap pagi atau setiap bangun tidur, tenggorokan saya terasa penuh oleh dahak. Lalu jika minum terasa sakit. Tp, setelah minum air hangat, dahak akan keluar dan akan kembali normal. Dahak yang dikeluarkan berwarna putih dan tidak terlalu banyak. Tidak ada batuk-batuk. Hanya setiap pagi tenggorokan terasa penuh.

Kenapa ya, Dok?

Terima kasih atas jawabannya.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Heri,

Banyak kemungkinan untuk hal tersebut. Untuk dapat menjawab dengan tepat maka saya membutuhkan beberapa informasi tambahan, misalnya sudah berapa lama keluhan seperti itu berlangsung, berapa usia, tinggi dan berat badan anda, apakah anda tidur dengan mulut terbuka dan apakah anda mendengkur (untuk menjawab dua pertanyaan terakhir ini tentu saja anda harus bertanya kepada teman tidur anda).

Sementara ini demikian dulu jawaban saya.

Salam

Heri said...

Dear Dokter,

Keluhan ini udah sekitar dua minggu. Usia saya 26 tahun, tinggi badan 173 cm dan berat badan 68 kg. Menurut rekan saya, saya tidur dengan mulut tertutup dan tidak mendengkur.

Terima kasih.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Heri,

Secara normal saluran pernafasan kita dilapisi oleh selaput lendir yang berfungsi antara lain sebagai mekanisme pertahanan dengan memerangkap debu yang ikut terhirup bersama udara pada saat kita bernafas. Biasanya lendir ini akan tertelan secara otomatis tanpa kita sadari.

Akan tetapi pada keadaan-keadaan tertentu produksi lendir ini bertambah banyak, misalnya pada saat flu, sinusitis. Alergi juga dapat menyebabkan hal ini.

Untuk lebih pastinya tentu perlu pemeriksaan oleh dokter. Coba kunjungi dokter keluarga anda untuk dilakukan pemeriksaan.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

Aji said...

Pagi Dokter .. Kunto anak saya 5,5 th, pada umur 3 th divonis flek sama seorang dokter sampai menelan obat selama 1 th tanpa henti .. sekarang kok dia batuk2 kalau malam, kata dokter yang lain karena alergi .. kira2 alergi apa yaa .. makanan?debu? dingin .. berhubung sebelumnya kami tinggal di kota Jambi yang panas dan sekarang tinggal di Kebumen Jateng yang dingin angin .. makasih

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Aji,

Waduh tuh dokter kayak hakim saja yah, menjatuhkan vonis, hehehe.

Dalam dunia kedokteran tidak ada diagnosis penyakit "flek". Mungkin yang dimaksud dengan flek adalah bayangan atau noda pada foto rontgen paru. Flek ini bisa karena penyakit TBC bisa juga karena radang paru yang disebabkan oleh kuman lainnya.

Batuk-batuk pada malam hari? Berarti pada pagi dan siang hari tidak batuk? Batuk yang demikian dapat disebabkan oleh alergi bisa pula disebabkan oleh asma. Gejala asma pada anak biasanya berupa batuk-batuk.

Kalau karena alergi, maka harus dicari apa yang menyebabkan alergi. Banyak sekali penyebab alergi. Bisa berupa debu, serpihan kulit hewan, dingin. Untuk mengetahui bisa dengan pemeriksaan laboratorium, hanya saja biayanya mahal.

Untuk penanganannya di rumah, maka bila timbul batuk-batuk pada malam hari, bangunkan si Kunto, beri dia minum air hangat. Biasanya batuknya akan mereda. Atau sediakan baskom yang berisi air panas, lalu suruh si Kunto menghirup uap air panas tadi. (Hati-hati terkena tumpahan air panas! Bisa jadi luka bakar).

Semoga membantu. Jika ada yang ingin ditanyakan lagi, silahkan.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

Prasetyo said...

Salam kenal dok, perkenalkan nama saya Prasetyo.
bulan kemarin saya ke dokter untuk memeriksakan batuk saya yang bandel ini, yang kuran lebih satu bulan saya derita. gejalanya sebagai berikut :
- biasanya terjadi pada pagi hari biasanya bangun tidur, pada siang, sampe malam seperti saat ini saya tidak batuk, batuk jika ada asap rokok dan debu hebat saja.
- ada sedikit dahak tidak berwarna warnanya seperti ludah biasa.
- tidak ada suara 'ngik' waktu bernafas, dan tidak sakit di dada (sesak)

saya khawatir flek saya pada waktu kecil , saya minta untuk di rontgent. dan hasilnya ada sedikit infiltrat di paru sebelah kanan dan suspect bronkitis dan kekuatiran saya akan tbc tidak ada, dokter memberikan obat erdosteine (atau endosteine ya ?) untuk mengeluarkan dahak pada paru tersebut, dan obat falergi karena dokter mendiagnosis batuk saya karena alergi debu.
Dok apakah bronkitis ini adalah penyakit berbahaya seperti halnya flek/tbc itu ?
bagaimana penanggulangannya dok,
untuk penjelasannya saya ucapkan banyak terimakasih

best regard Prasetyo

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Prasetyo,

Bronkitis (bronchitis) adalah suatu peradangan pada bronkus. Bronkus adalah bagian dari saluran pernafasan kita. Bronkitis dibagi menjadi: bronkitis akut dan bronkitis kronik.

Definisi bronkitis kronik banyak, tetapi yang saya pakai adalah: batuk produktif dua bulan berturutan atau lebih dalam setahun selama dua tahun berturut-turut.

Salah satu cara penanggulangannya adalah dengan menghindari polusi udara dan berhenti merokok.

Sekian dulu.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

ayu said...

halo dokter suryo..saya punya penyakit asma, tapi biasanya jarang sekali kambuh.

akhir-akhir ini karena bandung jadi dingin lagi, saya sering batuk pilek, terutama dimalam hari. Kadang bisa sampe sesek napas khas gejala asma. Biasanya kalo kena matahari, asmanya hilang, tapi batuk pilek ini yang susah ilang. Kalo parah, ingus&dahaknya berwarna kekuningan.


Yang saya tanyakan, adakah metode untuk meredakan batuk berdahak dan pilek yang tanpa obat? soalnya saya sering sakit, sering minum obat terutama antibiotik, jadi kasian ginjal saya nanti.

dulu waktu saya kedokter, ditanya warna dahak, saya bilang warnanya kekuningan, langsung diberi antibiotik. apakah kalau warnanya sudah kuning harus diberi antibiotik? apa tidak bisa sembuh tanpa antibiotik?

kalo bisa sih, kalau kambuh penyakit saya, saya ga perlu minum obat.

terimakasih banyak dok.

dr. Suryo Wibowo said...

Halo juga Ayu,

Batuk pilek yang dialami terutama di malam hari memang awalnya karena alergi, dan kemudian memberat menjadi asma. Untuk itu cepat atasi dengan mengonsumsi obat anti alergi dan obat asma yang diberikan oleh dokter anda. Bila tidak maka akan terjadi infeksi yang ditandai dengan dahak berwarna hijau atau kuning, yang mana hal ini memerlukan antibiotika.

Olahraga yang teratur, makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup biasanya akan memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga asmanya jarang kambuh, dengan demikian jarang minum antibiotika.

Sekian dulu, semoga bermanfaat.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

ika said...

Dear Dr,

Saya sedang batuk kurang lebih 2 minggu, oleh dokter saya diberi clarytromycin kombinasi obat2an lain.
Memang jadi agak membaik tapi setelah obat habis jadi batuk2 lagi plus sesak napas dan muntah2 malahan.
setelah saya periksa kembali, saya masih tetap diberi antibiotik itu hanya ditambah gol ppi saja untuk muntahnya.
krn tidak puas oleh dokter tsb maka saya putuskan untuk mencari tahu sendiri tentang obat batuk untu saya. obat apa yangharus saya konsumsi ya dok?
batuk saya berdahak, kadang ada warna hijaunya, memburuk dimalam hari, sesak napas, dan disertai muntah. usia saya 25 th, 155cm/43kg.

mohon jawabannya, dan terimakasih.

salam,

ika

Anonymous said...

dok...numpang nanya sayan kalo malam pasti batuk2...bahaya ngga??

ema said...

salam kenal dok, saya senang sekali jika dokter berkenan memberi jawaban dan solusi atas penyakit saya.. sudah dua hari ini saya batuk berdarah, darah yang keluar cukup banyak dan kental (kadang ada yang bergumpal agak kehitaman). batuk terjadi dalam interval beberapa jam. saya dan keluarga saya tidak punya riwayat penyakit TBC, dan saat ini saya tidak sedang menderita pilek. jika saya cermati, batuk yang saya alami seolah-olah hanya untuk mengeluarkan darah yang telah terkumpul di jalan nafas saya.. memang beberapa hari belakang saya merasakan sakit di daerah tengah dada tapi saya abaikan meski agak mengganggu.. dan sebelumnya saya pernah secara tidak sengaja dan tiba2 menelan biji jeruk, tapi saya tidak tersedak atau pun batuk setelahnya.. yang ingin saya tanyakan, jika mungkin biji jeruk yang saya telan itu masuk ke jalan nafas saya apakah hal itu dapat menyebabkan luka pada jalan nafas saya atau bahkan paru2 saya, dan ke dokter spesialis apa saya harus memeriksakan diri.. terimakasih banyak dok.. saya mohon jika memungkinkan untuk dijawab secepatnya.. terimakasih..

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Ema,

Salam kenal juga. Biji jeruk yang tertelan masuknya ke saluran pencernaan. Sedangkan anda batuk berdarah, berarti ada masalah di saluran pernafasan anda.

Anjuran saya secepatnya memeriksakan diri ke dokter umum/keluarga anda dan bila perlu minta rujukan ke dokter spesialis paru.

Demikian jawaban saya.

Salam

Dr. Suryo Wibowo

Topaz Aditia said...

Dokter yang terhormat,
Ibu saya menderita batuk berdahak berkepanjangan. Menurut catatan saya, beliau mulai terserang batuk sejak tanggal 26 Mei 2008 sampai hari ini, 16 Juni 2008, belum menunjukkan perubahan.
Adapun gejalanya bisa datang kapanpun. Dari pagi sampai malam. Menurut beliau, batuknya semakin menyerang apabila posisi badan rebah(tidur). Selama kurun waktu tersebut, keluhan ibu saya hanya sebatas batuk. Tidak ada demam ataupun pusing yang menyertai.
Hanya saja, hari ini beliau mulai mengeluh badannya terasa meriang dan otot2 sekujur badannya nyeri. Sudah beberapa jenis obat batuk yang dikonsumsi, tapi tidak ada kemajuan berarti.
Sebagai catatan, ibu saya berusia 71 tahun dan seorang perokok aktif. Selama ini tidak mempunyai sejarah penyakit jantung, lambung, ginjal, gula, paru2, dan penyakit2 berat lainnya.

Mohon pencerahannya dokter. Saya kasihan melihat ibu saya dengan kondisinya sekarang ini. Terimakasih

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Topaz,

Dari riwayat perokok aktif sampai usia 71 tahun (mungkin lebih dari separuh usianya dihabiskan dengan merokok?) dan batuk-batuk, maka kemungkinan ibu anda menderita penyakit bronchitis. Tetapi untuk pastinya harus dilakukan pemeriksaan oleh dokter.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

LBPP LIA SOLO said...

Dok, saya mau tanya. Kalo batuk udah lama, seringnya pagi hari, ato kalo pas udara dingin, kenapa ya? Obatnya apa?
Makasi

dr. Suryo Wibowo said...

Mungkin alergi, coba minum air hangat.

Anonymous said...

aku menderita batuk sudah 3 hari,trus pagi dan sore hari itu yang sering batuk,klo boleh tau penyebabnya apa dan obatnya apa?
thx.

dr. Suryo Wibowo said...

Penyebabnya macam-macam. Obatnya tergantung penyebabnya. Sebaiknya konsultasi langsung dengan dokter terdekat.

lucky said...

dear dokter,

Dok anak saya kalo sehabis lari atau olah raga selalu batuk , dan kadang kadang batuk tiba tiba tanpa sebab..meskipun batuknya sembuh dengan sendirinya tanpa obat apapun..yang menjadi pertanyaan
jenis batuk apa yang di derita anak saya..?? terapi atau obat apakah yang bisa menyembuhkan?? ini sudah berlangsung semenjak 3 bulan terakhir ini saja mohon penjelasannya dokter..terimakasih

asti said...

Halo, Dok, saya asti , mau tanya2 tentang batuk. Saya batuk-batuk berdahak sudah lebih kurang 8 hari, sudah saya coba beberapa macam obat mulai dari OBH utk batuk berdahak, dextral, actifed, tapi rasanya tidak ada pengaruh. Tenggorokan gatal sekali, dan terasa bertambah setiap cuaca di sekitar saya mendingin. Dahaknya sih tidak kental, seperti air ludah biasa saja...dan sudah 3 hari terakhir ini otot perut saya di sebelah kanan jadi sakit setiap saya batuk. Saya adalah juga memakai alat KB Nova T, apakah batuk yang lama ini berpengaruh terhadap alat KB?

Mohon informasinya.
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

tava said...

salam kenal dokter...anak saya batuk2 sudah seminggu dan batuknya beruntun dan kadang2 bisa muntah.
Batuknya juga ada dahak/lendirnya sehingga ia sangat terganggu..
anak saya berumur 4 tahun dan saya memberikan obat batuk toplexyl...
kira2 apa jenis batuk tersebut..
apakah perlu saya ke dokter?? anak saya tidak demam hanya menjadi kurang nafsu makan.
terima kasih atas jawabannya.

WIBOWO said...

Dear Pak Suryo,
Nama saya Wibowo, umur 32 thn. Saya tidak tahu apakah saya memiliki penyakit asma, yang jelas saya pernah periksa ke dokter THT dan saya disampaikan memiliki alergi debu sehingga sering bersin-bersin. Jika bersin ini datang, maka banyak lendir yang keluar dari hidung maupun terasa mengalir ke mulut. Sakit yang sering saya derita adalah pilek jika musim pancaroba(pergantian musim kering-hujan dan sebaliknya), biasanya jika pilek datang maka dilanjutkan denan batuk berdahak, jika batuk rasanya nafas sesak. Nah satu minggu kemarin saya tidak mengalami pileh, namun pada pagi hari sekitar jam 2 saya merasa udara dingin dan saya mengalami batuk-batuk, namun siang harinya jika udara panas, batuk hilang. Udara yg saya hisap terasa seperti ada debu yg sangat halus shg batuk tidak dapat ditahan. Saat ini saya mengkonsumsi ester c setiap hari 1 tablet, mnt informasi bisa meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan batuk.
Mohon diagnosa dokter, batuk saya pagi hari saat udara dingin ini kemungkinan gejala apa ya?

Anonymous said...

dear dok..
saya perempuan umur 22 th dan mengalami batuk berdahak hampir lebih dari 2 bulan, sudah dibawa k dokter, agak sembuh tapi kembali kambuh lagi batuknya, 2 minggu lalu dahaknya mengental dan berwarna putih, tapi akhir2 ini sudah agak berkurang baik batuk maupun dahaknya hanya berwarna putih saja tidak sampai kuning, apakah saya bs terserang tbc?

dr. Suryo Wibowo said...

Batuk kronik sebaiknya dilakukan foto rontgen dan pemeriksaan darah untuk mengetahui apakah terkena TBC atau tidak.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

diding hartono said...

salam bahagia dokter yang baik hati... saya diding hartono umur 38 thn dan punya sakit tht juga batuk kalau malam dingin batukku bertubi-tubi nggak berhenti gara2 tenggorokan gatal sekali udah gatal berhenti batuk juga batuk udah berjalan sekitar 1 minggu lebih tolong pak dokter beri arahan dan solusi obat dan antibiotik agar batuk berhenti sama sekali tentang tht hidung juga pilek mengeluarkan lendir banyak sekali juga pipi dekat hidung kiri sakit akibat tulang hidung pernah operasi sebanyak 2x akibat tulangnya remuk, untuk itu tolong pak dokter beritahukan kpd saya gimana solusinya dan untuk itu saya ucapkan terimakasih banyak.

shofiyyah said...

dear dokter
saya shofiyyah, saya mau bertanya dok.saya terkena batuk sekitar 1 bulan yang lalu dan saya juga sudah mengunjungi dokter spesialis penyakit dalam. saya disuruh rontgen dan hasilnya alhamdulillah bukan tbc.saya kemudian diberi obat memang sudah banyak perubahan karena saya sudah sangat jarang batuk dan tidak ada lagi dahak yang keluar namun yang saya ingin tanyakan mengapa setiap tengah malam saya sering terbangun karena batuk saya itu dan apa yang mesti saya lakukan dok?
makasih banyak atas jabawan dokter.

yasir said...

Salam kenal pa dokter, saya iksan, saya ingin sekali bertanya kepada pak dokter mengenai batuk saya. sebelumnya saya fikir hanya batuk biasa, apabila kedinginan saya batuk... namun lama kelamaan batuk saya semakin sering dan berdahak, dan sudah beberapa hari batuk berdahak saya itu disertai dengan darah yang berwarna merah tua...
apakah batuk saya ini sangat berbahaya pak dokter dan apa yang harus saya lakukan?

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Soffiyah,

Coba tanyakan pada dokter anda itu, apakah ada kemungkinan anda menderita asma?

Salam
Dr. Suryo Wibowo

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Iksan,

Sebaiknya anda segera ke dokter, karena batuk disertai darah adalah sesuatu yang serius.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

Ria said...

Salam kenal dok..
Sy bersyukur menemukan artikel dokter ttg batuk, krn saya sedang terkena batuk sudah seminggu ini. Gejala awalnya seperti masuk angin kemudian saya minum obat batuk OBH menthol, tp yang terjadi malah setiap batuk dada terasa sangat sakit dan sesak, kemudian suara saya pun serak dan nyaris habis (suaranya) 2 hari kmdn. Kemudian saya disarankan minum obat batuk Ibu dan Anak, kondisi suara saya perlahan mulai kembali, dan dahak dapat keluar, namun batuknya tidak berhenti dan dada juga masih sering terasa sakit setiap kali batuk. Dahak yg keluar pada awalnya kental dan agak kekuningan, lalu stlh 2 hari berubah menjadi putih dan spt busa.
Skr, saya tdk minum obat batuk lg, krn takut merasa nyeri di dada, tp batuknya tdk juga berhenti, baik malam, siang , maupun pagi.
Mohon dokter dapat memberi informasi sakit batuk yang saya derita dan kira2 apa yg harus sy lakukan.
Terima kasih atas jawaban dokter.

Anonymous said...

dear dokter yang baik..
saya Cintia,..
sudah beberpa hari ini saya batuk dan mengeluarkan dahak yang berwarna putih. kira-kira itu karna apa ya dok??

zuma said...

dear dok,.menyambung pertanyaan mas kunto,.anak saya berumur 3 tahun,sudah seminggu ini menderita batuk berdahak,.dan sudah diberi obat mucopect lalu ventolin,.tapi sampai sekarang blm sembuh jg,.gmn yua dok apa perlu diberi antibiotik lg,kalo bangun tidur pagi yg paling parah batuknya,sebagai tambahan istri saya mengidap asma,.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Zuma,

Perlu tidaknya diberi antibiotika, tergantung dari penyebab batuknya. Bila ada infeksi bakteri, biasanya perlu diberikan antibiotika.

Asma pada anak gejala utamanya biasanya bukan sesak napas, akan tetapi batuk. Batuk-batuk pada asma biasanya membaik dengan diberikan ventolin. (Sebaiknya ventolin syrup saja, bukan ventolin expectorant). Batuk pada asma terkadang disertai infeksi bakteri, dan bila memang demikian perlu diberikan antibiotika.

Jadi perlu tidaknya diberikan antibiotika tergantung dari hasil pemeriksaan dokter, oleh karena itu sebaiknya anak dibawa ke dokter, agar diperiksa dengan cermat.

Demikian, semoga membantu.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

Salam kenal Dok...
saya Adi, beberapa minggu ini bahkan hampir sebulan saya batuk disertai dahak berwarna putih kental. saya sudah rongsen, cek darah, cek dahak, bahkan cek asma, tapi hasilnya tidak ada yg mengkhawatirkan menurut dokternya, katanya hanya batuk alergi dan saya hanya diberi obat. tapi masalahnya kok batuk saya tidak sembuh2. hal inipun dialami oleh putri saya yg berusia 3,5 th. Menurut dokter saya harus gmana?
terimakasih.

mivanjaelani said...

salam kenal doktek...

saya achmad, umur 24 thn 6 bln. tinggi 175 cm. saya mau bertanya. setiap pagi perut saya mual dan pengen muntah di sertai dengan dengan batuk darak berwarna merah kehitaman tapi sedikit dok. seperti lendir. itu kenapa ya dok? karena saya takut kalau penyakit flek paru2 saya yang sudah sembuh takut kambuh lagi.
terima kasih ya dok.

mivanjaelani said...

salam kenal dokter,

saya achmad, umur saya 24 thn enam bulan. tinggi 175 cm. saya ingin bertanya, setiap pagi perut saya mual dan pengen muntah yang disertai dengan batuk darah berwarna merah hitam sedikit seperti lendir. saya ingin bertanya kenapa ya dok. soalnya saya takut kalau penyakit flek paru2 saya yang sudah empat tahun sembuh kambuh lagi.
terima kasih.

dr. Suryo Wibowo said...

Untuk Adi,

Batuk alergi? Berarti anda harus mencari tahu, anda alergi terhadap apa. Lalu usahakan menghindari alergen tersebut. Dijamin anda akan segera sembuh. Masalahnya rumit jika anda tidak tahu apa yang menyebabkan anda alergi. Untuk itu anda perlu konsultasi dengan dokter dan menjalani pemeriksaan laboratorium untuk mencari penyebab alerginya. Terkadang penyebab alergi bukan di rumah kita tetapi ada di tempat kerja kita, bisa berasal dari bahan-bahan kimia yang digunakan/dihasilkan di tempat kerja, dan sebagainya.

Semoga bermanfaat.
Salam
Dr. Suryo Wibowo

dr. Suryo Wibowo said...

Untuk Achmad,

Sayang anda tidak mencantumkan berapa berat badan anda, sehingga saya tidak mempunyai gambaran apakah anda gemuk atau kurus atau normal saja.
Yang keluar dari rongga mulut dan bewarna merah bisa berasal dari saluran pernafasan, bisa pula berasal dari saluran pencernaan. Bila berasal dari saluran pencernaan biasanya bewarna merah kehitaman. Mengapa kehitaman karena darah bercampur dengan asam lambung sehingga berubah warna menjadi bewarna kehitaman dan lengket seperti aspal/ter.

Masalah yang anda alami sangat serius, saya sarankan sebaiknya anda segera berobat ke dokter.

Sekian dulu, semoga bermanfaat.

Salam.
Dr. Suryo Wibowo

mivanjaelani said...

dok kemarin tanya berat badan saya. saya udah timbang berat badan saya 59 kg. terima kasih....

zikri said...

saya zikri(23th).. saya mengalami batuk berdarah, tapi batuk saya tidak setiap hari, hanya saat ada rangsangan di teggorokan, sampai sekarang 6 hari saya mengalami batuk pada hari ke-1, ke-2, ke-4, hasil pemeriksaan darah LED 5(normal), PAP TB negatif, sebenarnya sakit apa saya, keadaan saya sama seperti biasanya, dan gejala penyakitnya apa? apa karena adanya kanker pada saluran pernapasan saya? bagaimana keadaan paru-paru saya?

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Zikri,

Batuk ada darahnya bukan monopoli TBC. Bila anda batuk terlalu keras, maka terjadi gesekan di selaput lendir tenggorokan, gesekan tersebut dapat menyebabkan luka, dan luka akan mengeluarkan darah. Mungkin itu yang anda alami. Mengenai kanker pada saluran pernafasan, saya rasa tidak lazim dijumpai pada orang yang berusia muda seperti anda. Apakah anda perokok kelas berat? Mengenai keadaan paru-paru anda, saya tidak dapat menjawabnya, karena perlu pemeriksaan langsung, bila anda tinggal di Jakarta sebaiknya datang ke tempat praktek saya.

Sekian dulu, semoga bermanfaat.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

Violin_kyen said...

Salam Kenal dok... saya Rahmat
Umur 19 tahun,,, berat badan 44,,,

Kada dokter tempat saya periksa seeee "Paru-Paru kamu kena",, !!!
Kaget saya,,,
Ngerokok nggak',,??!!

Kejadian nya bermula karna batuk" ga berdahak kira" dah 2 mingguan,,,
Tpe saya cuek aza,,,
terus hari senin 21 September saya batuk tpe ngeluarin dahaknya itu campur ma darah,,, trus ada gumpalan hitam sedikit,,bentuknya kaya urat gitu,, !!!!

Ini sudah hari ke 4,,,
Alhamdulillah Batuk nya berkurang,,
Tpi Klo saya sampai batuk lage,,, dahaknya itu tetep aza bercampur ma darah dok,,,, !!!
Kadang ada gumpalan hitam kadang ga ada',,, !!!

Trus Saya di suruh sama keluarga makan kunyit putih,,, ??!!!!

Saya Minta keterangan jenis penyakit saya,,,
Hal-hal apa saja yang tidak boleh saya lakukan,,, !!!
Dan Makanan dan Minuman apa saja yang boleh saya makan,,, ??!!!
Oh yaaah ,,,,
Kapan ya dok,,, !!
Penyakit saya ini bisa sembuh,,, !!

ika said...

Salam kenal dok...
Dada kiri saya selalu nyeri beberapa hari ini (kalo gak salah 4 hari ) kemudian nyerinya hilang tapi kemudian saya batuk berdahak kental yang agak berbau, terkadang mau muntah bila dahak akan keluar.
Saya konsultasi ke dokter praktek dan diberi antibiotik dan beberapa obat kombinasi. Kata dokter ada infeksi tapi tidak memberitahu tepatnya infeksi apa, karena apa...
saya kadang berspekulasi adanya infeksi oleh bakteri staphilococcus karena dada kiri saya nyeri kadang sampai kepunggung, rasanya seperti ditusuk2.

Infeksi disaluran nafas yach dok, penyebabnya apa yach ?

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Ika,

Berdasarkan cerita anda, kemungkinan anda menderita radang paru-paru. Dan mengenai kuman penyebab, kalau anda mau tahu, anda bisa memeriksakan dahak anda di laboratorium untuk dilakukan kultur. Pemeriksaan kultur ini memakan waktu kurang lebih 5 hari.

Infeksi di saluran nafas penyebabnya bisa virus, bakteri, dan jamur.

Untuk bakteri bisa bakteri biasa, bisa pula bakteri tahan asam (TBC).

Demikian dulu Ika, semoga menjawab pertanyaan anda.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

Violin_kyen said...

maaf neh dokter Rahmat kebanyakan nnya,, ??!!!

Saya sekarang batuk ga kluar darah lage...
Tpe kadang klo saya memancing" batuk keluar sperti,,, "ehm echemm",, !!
kadang dahak nya itu ada sedikit darah(2% dari dahak) kadang ga ada cuman putih polos,,, !!!!
Saya masih bingung dengan penyakit saya,,, !!!
Kasus saya kaya'nya sama dengan zikri ya dok,,, !!!
Klo batuk keras,,,, akan keluar darah,,,,
Klo batuk kecil,,,, ga kluar darah,, !!!

Tpi pada hari ke 5 ini,,, !!!
Saya tidak ada batuk keras,,,
Cuman batuk kecil...
dan dahaknya pun tidak mengeluarkan darah,,,

Nah saya juga pengen nnya niih,,, !!!
Pada saat saya ngambil nafas panjang,,,
Rasa gatal di tenggorokan ituh bertambah,,, !!!
Ada rasa sakitnya tpi cuman sedikit,,, !!!
Trus dibagian dada juga ada rasa sakit tpi cuman sedikit,,,

Rieanto said...

Dok,sebelumnya perkenalkan nama saya feri.bolehkan saya bertanya.ibu sya sudah lama bangat menghidap penyakit asma yang sangat akut,begitu juga maag.kenapa jika sudah masuk musim dingin seperti ini selalu batuk dan kadang-kadang berdarah.sudah sering banget saya bawa ke rumah sakit katanya ada luka ditenggorokan jika batuk mengeluarkan darah.terakhir saya bawa ke rs paru-paru di cisarua bogor, karena dari rumah sakit umum divonis tbc.setelah menjalani perawatan selama 10 hari ternyata tidak terinfeksi tbc, bahkan sampai 4 bulan dahaknya dikulturkan tapi tidak terinfeksi.saat ini ibu saya berumur 55 tahun.terima kasih banyak sebelumnya.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Feri,

Gejala sakit asthma selain sesak napas adalah batuk. Jadi kalau sudah mulai batuk-batuk berarti asthmanya mulai kumat. Oleh sebab itu yang perlu segera diberikan adalah obat asthma, bukannya obat batuk.

Untuk dapat mengendalikan asthma dengan baik maka ibu anda harus berobat dengan teratur. Obat-obatan asthma ada yang diberikan dengan cara diminum dan ada yang diberikan dengan cara disemprotkan/dihirup. Bila secara ekonomi memungkinkan, sebaiknya minta pada dokter yang merawat ibu anda untuk diresepkan obat asthma yang dihirup.
Untuk obat asthma yang dihirup ada 2 jenis. Yang dipakai setiap hari baik ada serangan ataupun tidak ada serangan, dan yang dipakai hanya pada saat serangan saja. Ibu anda harus memiliki kedua-duanya. Dengan pemakaian obat asthma hirup yang benar maka asthma ibu anda akan jarang kumat. Dengan demikian batuknya juga akan jarang datang.

Batuk yang terlalu keras memang dapat membuat luka pada tenggorokan sehingga mengeluarkan darah.

Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

sammy said...

salam kenal dok saya sammy, 2 hari ini saya kena flu dan batuk serta demam, tetapi sekarang flu saya sudah agak sembuh dan batuk saya sekarang jadi berdahak campur sedikit darah dan kerongkongan saya agak sedikit perih. pertanyaan saya apa saya kena bronkhitis? memang akhir-akhir ini saya menjadi perokok berat dan saya sedang berusaha berhenti. trimakasih.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Sammy,

Kalau baru batuk 2 hari, rasanya belum dapat dikatakan bronkitis. Mungkin ada luka pada selaput lendir tenggorokan anda dikarenakan batuk yang terlalu keras.

Saya mendukung anda untuk berhenti merokok. Apabila diperlukan ada obat-obatan yang dapat membantu program berhenti merokok anda.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

adek said...

selamat malam dok...
dok,saya ingin berkonsultasi..
ayah saya umur 55 tahun,batuk setiap pagi-pagi setelah mandi,sudah bertahun-tahun.batuk dengan dahak,berwarna putih kental biasa(tidak hijau). beliau mengeluh nyeri dada. namun EKG normal dan tidak ada kelainan jantung.kira-kira kenapa ya dok??
terus apa yang harus kami lakukan.
kami telah pergi ke dokter,namun obat dokter hanya simtomatik. menghilangkan nyeri dan batuknya namun setelah diobati,kambuh lagi...

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Adek,

Nyeri dada yang dirasakan di sebelah mana, apakah sebelah kiri atau sebelah kanan? Apakah nyeri dirasakan terus-menerus ataukah hilang timbul? Kapan dirasakan nyeri, apakah pada saat melakukan aktivitas fisik atau pada saat beristirahat juga dirasakan nyeri? Apakah dengan beristirahat nyeri berkurang?

Bila EKG normal, dan curiga ke arah penyakit jantung karena ada faktor-faktor risiko maka pemeriksaan berikutnya yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan treadmill test. Pemeriksaan ini mirip dengan pemeriksaan EKG, tetapi pasien direkam aktivitas listrik jantungnya pada saat sedang berlari, kalau EKG kan pasien tiduran.

Demikian dulu.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

halo dok, saya boim..21 tahun. baru2 ini saya mendapat gejala batuk2 yang kadang disertai dengan darah (warna darahnya merah cenderung hitam-kental)..umumnya ketika malam atau cuaca dingin batuk tersebut kembali kambuh. sempat saya periksakan ke RS tapi hasil test darah dan dahak ny negatif (bukan TBC).. menurut dokter, kira2 saya mengidap penyakit ap? skedar informasi, saya juga bukan perokok. terima kasi atas jawaban yg diberikan...

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Boim,

Untuk menegakkan diagnosis TBC perlu:
1. Anamnesis (wawancara) riwayat penyakit.
2. Pemeriksaan fisik.
3. Pemeriksaan penunjang:
a. Laboratorium: darah
b. Rontgen
c. Mantoux test

Dahak dan darah negatif tidak menyingkirkan kemungkinan TBC (artinya masih mungkin TBC).

Saya tidak dapat mengira-ngira penyakit anda, harus diperiksa langsung baru dapat diterangkan.

Sekian dulu.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

Salam kenal dok,
Saya susan, sudah sudah menjalani minum obat rutin selama 6 bulan, dan hasil TB sudah negatif, dan 1 bulan ini saya sudah normal kata dokter tsb. Namun akhir-akhir ini terutama pada saat pagi hari sepertinya ada sesuatu yang menyumbat dikerongkongan (bukan batuk berulang-ulang) sehingga saat dikeluarkan bentuknya dahak agak kental dan sudah biasa saat siang (tetapi hal tersebut saya alami pasca pengobatan rutin saya selesai) Saya sangat khawatir apakah penyakit TB saya kambuh lagi. Sedikit tambahan informasi, saya selalu pilek kalau dingin. Saya sangat menunggu jawaban dari dokter dan terimaksaih untuk jawaban tersebut,

andilia96@yahoo.com said...

Salam kenal dok...
nama saya Abi, bulan kira2 6 bln yg lalu saya batuk selama 1 mg, saya coba beberapa obat batuk namun tidak sembuh jg, setelah berobat ke dokter saya diberikan resep obat batuk dgn merk codipron, dan saya langsung sembuh, saat ini saya kembali menderita batuk, dan saya coba cari obat tsb ternyata susah sekali, apakah obat tsb harus ditebus dengan Resep dokter? Apakah obat tsb berbahaya? Bgmn menurut dokter dgn obat tsb?
terimakasih Dok
Salam Abhipraya

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Susan,

Bagaimana dengan warna dahaknya? Kalau curiga TBC, coba dahaknya diperiksa apakah BTAnya positip atau tidak. Selain itu ada pemeriksaan PCR untuk mycobacterium tuberculosis.

Bisa saja anda cuma menderita batuk alergi, jadi jangan terlalu khawatir dulu, coba kunjungi dokter anda.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Abi,

Benar sekali obat batuk codipront itu harus dengan resep dokter. Obat tersebut termasuk obat batuk golongan narkotik.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

salam kenal dok,
nama saya dento, saya bingung sekali sudah 3 minggu ini saya batuk berdahak (berwarna kuning ke putih-putihan.tetapi frekuensi batuk saya jarang - tidak batuk berulang ulang (sekali batuk langsung keluar dahaknya) tapi untuk saat ini dahaknya sudah encer.
Saya sangat takut sekali kalau TB saya kambuh lahi, mengingat baru 1 bulan lalu BTA saya negatif?
Apakah mungkin dok saya terkena Tb lagi? saya jadi takut, kalau harus minum obat rutin lagi.
Terimakasih atas perhatian dokter

Deasy said...

Dear Dokter,
Saya salut dgn dokter yang baik hati seperti ini, mau menjawab dgn tulus pertanyaan2 walau hanya melalui internet.
Saya seorang ibu 51 thn, dan mempunyai 2 org anak.
2 thn terakhir saya suka batuk walaupun tidak sering, tp tiap hari selalu batuk.Waktu balita saya pernah kena ASMA,ttp tidak pernah mengulang, hanya batuk saja dan ada lendir sedikit.
Tapi menggangu sekali, apalagi kalau kebetulan sedang meeting, suasana tenang tergannggu juga oleh batuk saya,jadi saya suka malu.Penampilan sudah OK tp batuk2.
Saya tidak tahan udara dingin, apalagi kalau meeting sering di Hotel yang ACnya dingin sekali.Ditempat kerja juga selalu dingin.
Bagaimana caranya Dokter spy saya tidak sering2 batuk? Saya harus banyak mengkonsumsi makanan apa utk mengurangi batuk tsb?Padahal pakaian saya sudah berlapis. Tapi udara kan masuk melalui hidung.
Terima kasih banyak atas jawaban Dokter. Semoga Tuhan membalas dengan berkat yang berkelimpahan.

Salam,
Deasy

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Dento,

Email anda membuat saya bingung. Ada beberapa hal yang perlu saya tanyakan untuk memperjelas:
Apakah anda sedang dalam pengobatan TB atau sudah selesai pengobataan TB? Berapa lama pengobatan TB yang anda jalani. Kalau baru 1 bulan lalu BTA menjadi negatif (berarti sebelumnya positif) maka seharusnya anda masih menjalani pengobatan TB. Tapi pada kalimat berikutnya anda mengatakan jadi takut kalau harus minum obat rutin lagi, ini kan berarti anda sudah selesai menjalani pengobatan TB.

Batuk bukan monopoli TBC, artinya bukan setiap batuk pasti TBC, banyak penyebab lainnya. Jadi jangan takut. Konsultasi segera ke dokter terdekat agar diperiksa dan diobati.

Sekian dulu, semoga dapat mengurangi ketakutan anda.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Ibu Deasy,

Terima kasih atas pujiannya.

Apakah baru 2 tahun terakhir ini saja anda menjadi tidak tahan udara dingin sehingga sering batuk-batuk?

Saya rasa mungkin batuk yang diderita oleh ibu Deasy adalah batuk alergi atau mungkin pula merupakan gejala asthma (gejala asthma tidak melulu sesak). Udara yang terlalu kering seperti udara AC memang dapat merangsang timbulnya batuk-batuk pada penderita asthma. Kualitas udara ruangan yang buruk (poor indoor air quality) juga dapat menyebabkan batuk alergi yang ibu alami. Jadi bukan melulu disebabkan oleh faktor dingin.

Saran saya pada saat meeting mungkin ibu meminta disediakan air putih hangat/panas, dan diminum seteguk-seteguk bila batuk mulai akan timbul.

Sementara itu dulu jawaban yang dapat saya berikan, semoga dapat membantu.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

YuDiStA_iS_182 said...

dok,lg stress nih aq.tau2 td pagi sengaja penasaran dahak ku keluarkan,ternyata berdarah.langsung lemes saya.batuk udah jln 3 minggu.sedihnya,sebenarnya dari hari ke3 saya sakit,saya sudah berobat,tapi tidak sembuh2 juga,sudah 3 kali saya berobat hingga sekarang.kenapa ya?

dr. Suryo Wibowo said...

Dear YuDiStA,

Sebaiknya anda segera ke dokter dan ceritakan pada dokter bahwa anda sudah menderita batuk selama 3 minggu dan kemudian batuk ada darahnya. Anda minta kepada dokter untuk diberikan rujukan pemeriksaan laboratorium dan rontgen dada, dan pemeriksaan dahak/sputum.

Jangan terlalu stress, yang penting segera berobat agar cepat diketahui penyakitnya yang sebenarnya sehingga dapat diberikan obat yang tepat.

Semoga membantu.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

Deasy said...

Dear Dokter,

Terima kasih atas sarannya Dok.
Sebenarnya saya batuk sudah dari dulu, cuma tidak sesering akhir2 ini, jadi saya tidak khawatir.
Saya baru sadar kalau tdk tahan dingin, waktu thn 1994 saya ke Sydney pada musim semi. Malam hari waktu mau tidur saya tdk bisa tidur krn batuk terus menerus, padahal sudah pake baju tebal ber-lapis2. Akhirnya selimut saya tutup sampai ke atas kepala, beberapa saat kemudian baru bisa tidur, krn batuknya reda.
Saya termasuk kurus ( krn dalam keluarga memang tdk ada yg gemuk.
Berat : 46-47 kg, tinggi 157cm.
Yang mau saya tanya :
1. Apakah batuk yang lama seperti ini bisa berbahaya atau menyebabkan ASMA yang parah sampai sesak napas ( selama ini blm pernah sesak napas)?
2. Bagaimana caranya supaya batuk saya bisa sembuh (katanya alergi tidak bisa sembuh), karena saya single parent sudah 11th yll sejak suami saya meninggal krn jantung, jadi saya hrs tetap sehat supaya bisa mencari nafkah utk kedua anak saya.
Atas jawaban Dokter saya ucapkan banyak terima kasih. GBU.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Deasy,

Batuk yang anda derita kemungkinan disebabkan oleh Asthma. Gejala asthma selain sesak nafas bisa berupa batuk.

Untuk itu sebaiknya anda segera mengunjungi dokter untuk berobat.

Semoga anda lekas sembuh.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

anny said...

dok,, saya mw tanya.. klo batuk itu dipengaruhi sama stress atau ngga..? ayah saya akhir-akhir ini batuk,, truss kmaren2 udah agak mendingan,, tapi gara-gara ada masalah keluarga dia jadi batuk lagi..
gmn mnurut dokter? trss langkah apa yang hrs dilakukan?
trims..

Anonymous said...

salam dokter, saya batuk 1 bln tapi sudah agak sembuh tapi pernah 2 kali sdg tidur tidak bs nafas dan batuk sakit dari perut sambil keluar darah segar. baru setelah hidung diolesi obat gosok atau inhaler maka nafas jadi bisa bernafas lagi. sekarang badan sy tidak fit dan bernafas seolah sangat ringan seperti ada angin dingin dari dalam, setipa pagi hidung kiri saya tersumbat, 20 th yang lalu hidung kiri dioperasi polip. beberapa tahun yang lalu sering mimisan banyak dari hidung kiri tsb sampai 1 minggu baru berhenti. tiap pagi leher dan punggung pegal seperti pegal karena infeksi. mohon bantuan dan saran apa yang sebaiknya saya lakukan.dahak seperti ludah kental putih.dada sering sakit. sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Bagio Bandung

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Amy dan Bagio,

Batuk adalah usaha tubuh untuk mengeluarkan benda asing dari dalam tubuh. Stress dapat mencetuskan batuk (gangguan psikosomatik, adanya permasalahan di psikis mempengaruhi fisik).

Untuk Bagio sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter, karena batuk disertai nyeri dada merupakan indikasi untuk segera diperiksa dokter.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

lusye said...

dok,saya ingin bertanya jika pada mulut bibir ada timbul seperti sariawan tpi bukan sariawan dya seperti didalam ada air warna kuning!apa yg hrus dilakukan dan penyakit apa itu??
saya sudah mmriksakan pada dokter tetapi di tindak dengan di sedot airnya sudah 3x apa kah tdk apa2?

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Lusye,

Maaf, saya tidak tahu, karena saya tidak melihat bentuknya seperti apa. Kalau menurut dokter yang memeriksa anda, apa nama penyakit yang anda derita?

Salam
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

salam kenal dok, saya fandi, saya mau nanya, saya selalu di serang batuk setiap kali tubuh saya merasa kedinginan (klau suhu panas batuknya hilang), biasanya terjadi malam dan pagi hari, batuk tsb di sertai lendir dok, batuk ini pertama muncul bulan november 2008 s/d skrang jd batuk sy ini sudah berumur hampir 4 bulan dok, tolong sarannya dok, trims

Anonymous said...

Salam kenal dok, nama saya ika... akh2 ini setiap malam saya selalu sesak nafas disertai batuk disertai lendir, pernah berobat dan diberi racikan, memang sesak nafasnya jadi berkurang.. tapi saya jadi ketergantungan obat tersebut.
Apakah ada cara lain selain minum obat? karena sebelumnya saya tidak ada riwayat asma.

Terima ksih atas jawabannya

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Ika,

Bila anda memang didiagnosis asthma maka sebaiknya anda minta obat hirup, jangan obat minum. Mengapa demikian? Obat minum dosisnya lebih tinggi, sedangkan obat tersebut diperlukan hanya pada paru-paru, akibatnya efek samping obat lebih banyak. Sedangkan obat hirup langsung bekerja di saluran pernafasan, dosisnya lebih kecil, sehingga efek sampingnya lebih sedikit.

Untuk pengobatan asthma ada obat yang diberikan hanya pada saat serangan saja, dan ada obat yang diberikan baik ada serangan maupun tidak ada serangan. Pengobatan asthma termasuk pengobatan jangka panjang, oleh karena itu penting bagi anda untuk meminta dokter meresepkan obat hirup.

Asthma dapat juga disebabkan oleh pekerjaan, yang disebut sebagai occupational asthma atau asthma akibat kerja. Bahan-bahan kimia di tempat kerja dapat menyebabkan asthma akibat kerja.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

miftahul khoiri said...

salam dokter, saya miftahul, saya punya teman yg mengalami batuk berdarah, dia sudah lumayan lama menderita batuk berdarah, tp hanya terkadang ia batuk berdarah. saya minta tlong untuk dokter memberikan cara untuk mencegak batuk berdarah nya tidak keluar lg.

terima kasih atas jawabannya.

miftahul khoiri said...

saya mau tanya dok, saya berumur 13 tahun tapi sudah terkena darah rendah. setiap bangun tidur, penglihatan saya hilang, bagaimana ya dok agar saya bsa sembuh?

terima kasih atas jawabannya.

Anonymous said...

Hallow dok...., saya yanti, saya mempunyai anak perempuan umur 50bln, keluhan anak saya...., sehabis makan, makanan yg berjenis coklat, snak pst mengalami batuk, padahal sehabis makan spt itu saya selalu kasi minum air hangat. dan batuknya kluar selalu pd pagi hari, trus malam harinya tidurnya nyenyak, batuknyapu sekali, dua kali aja...

jenis batuknya kering, batuknya keras bgt, nafanya cepat truss ada suara ngik2,...saya sempat bawa ke Dr anak, Dr bilang itu gejala asma.

bukannya asma itu penyakit keturunan ya?, sama Dr sempat di kasi penguapan, katanya agar dahaknya cpt encer. yg saya heran dok, setiap makan, makanan spt itu pst batuk, apakah ada alergi makanan ya dok...?

menurut dokter, kalau anak saya batuk, isi suara ingik2, dan napasnya cepat baiknya gmn ya dok?

trmksh atas jawabannya.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Yanti,

Anaknya umur 50 bulan berarti umur 4 tahun lebih 2 bulan ya?

Tampaknya anak anda itu alergi terhadap coklat/kacang yang terkandung dalam coklat. Reaksi alergi dapat berupa penyempitan pipa pernafasan (bronkus) sehingga sewaktu udara dihembuskan keluar melalui pipa pernafasan yang menyempit itu maka timbul bunyi ngik-ngik. Coba anda bersiul dengan mulut lebar tentu tidak bisa keluar bunyi kan? Bersiul bisa keluar bunyi jika lubang mulut disempitkan. Itulah mengapa anak anda mengeluarkan suara ngik-ngik.

Selain mengeluarkan suara ngik-ngik, maka pipa pernafasan yang sempit itu berarti arus udara yang keluar dan masuk ke paru-paru juga berkurang, akibatnya anak anda akan sesak nafas, dan laju pernafasannya menjadi cepat.

Batuk alergi ini bila didiamkan maka lama-kelamaan akan menjadi asthma bronchiale.

Menurut saya, kalau memang anda sayang dengan anak anda, jangan beri dia makan makanan yang mengandung coklat. Gampang bukan?

Sekian dulu, semoga menjawab pertanyaan yang anda tanyakan.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

Dear Miftahul Khoiri,

Batuk berdarah apalagi sudah lama harus segera berobat ke dokter, jangan ditunda-tunda lagi. Segera ke dokter keluarga anda, atau ke dokter spesialis penyakit paru-paru terdekat!

Mengenai tekanan darah renda, berapa tekanan darah anda? Berapa kadar Hb dalam darah anda? Apakah yang anda maksudkan dengan penglihatan hilang itu adalah pandangan menjadi gelap sesaat? Bila ya maka ada kemungkinan anda menderita anemia (kurang darah atau lebih tepatnya lagi kadar Hb dalam darah anda rendah). Anemia berbeda dengan tekanan darah rendah. Untuk mengetahui tekanan darah seseorang biasanya dokter memeriksa dengan alat yang disebut tensimeter, sedangkan untuk mengetahui kadar Hb seseorang biasanya dokter menyuruh orang tersebut pergi ke laboratorium untuk diperiksakan kadar Hb, jumlah eritrosit, dan pewarnaan sel darah tepi.

Anemia dapat disebabkan oleh kekurangan zat besi, vitamin B12 dan asam folat. Mengapa bisa kekurangan zat besi? Mungkin karena makanan yang anda makan tidak/kurang mengandung zat besi, atau anda mengalami perdarahan. Cobalah periksakan diri anda ke dokter terdekat.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

andre said...

alow dok
umur saya 25 tahun tunggi 163 berat 52 kg, saya lg menjalani pengobatan tbc ini udah bulan 5 , tapi dalam 1 minggu ini setiap kali aku bangun pagi dahak saya pasti ada darahnya terus terasa nyeri di dada , sebelum sebelumnya ndak pernah begini ..
obat yg di kasih Isonizaid ama rifamtibi

terima kasih dok

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Andre,

Untuk pengobatan TBC pada umumnya digunakan 3 macam obat atau 4 macam obat. Mengapa anda cuma diberikan 2 macam obat? Apakah anda pernah mengalami alergi terhadap salah satu macam obat TBC yang lain (ethambutol, pyrazinamid, atau injeksi streptomisin/kanamycin)? Pengobatan TBC dengan 2 macam obat, biasanya memerlukan waktu yang lebih lama, bisa lebih dari 6 bulan.

Sebaiknya anda segera kontrol ulang ke dokter yang merawat anda, dan ceritakan apa yang anda alami. Dokter akan memberikan obat-obatan untuk menghentikan perdarahan. Sekali lagi saya katakan, SEGERA.

Salam.
Dr. Suryo Wibowo

andre said...

ethambutol udah distop sejak bulan 2-3 gw lupa, kurang 1 dok obat td gw sebut proxydine , jadi masih 3 obat yg saya minum, apakah orang yg masih dalama pengobatan masih bisa batuk darah dok?, ok dok aku segera ke dokter

Anonymous said...

selama ini kerongkongan saya gatal(rasanya seperti ada pasir) yang ahirnya membuat saya sering batuk. batuknya tidak berdahak, tetapi perasaan saya seperti ada dahaknya. obat apa yang baik saya minum. karena saya kesulitan berbicara, setia berbicara kerongkongan gatal dan saya batuk lagi, bagaimana itu dok?

dr. Suryo Wibowo said...

Dear friend,

Kemungkinan ada permasalahan pada daerah faring anda (faringitis kronik). Sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter umum terdekat atau ke dokter spesialis THT.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

christina said...

halo,dok.. saya ingin bertanya,anak saya umur 4.5 thn sudah 1 bulan ini batuk.tapi suara yang dikeluarkan hanya berupa ehm..ehm... seperti gatal di tenggorokan..saya telah sudah cek darah yg hasilnya tb negatif,alergi juga tidak ada.rontgen bagian atas,menurut dr.THT anak saya sinus,setelah minum abbotic dan celestamine selama 2mg, suara ehm.. masih terdengar.. apa pendapat dokter?
terimakasih,dok.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Christina,

Sebelum saya dapat menjawab pertanyaan anda, terlebih dahulu saya meminta informasi yang lebih jelas urutan kronologisnya. Maksud saya:
1. anak anda kan batuk sudah 1 bulan, nah pertama kali anak anda batuk apakah suara batuk yang dikeluarkannya sama dengan suara batuk yang sekarang (ehm..ehm...), lalu,
2. apa yang anda lakukan? Membawanya berobat ke dokter, atau langsung memberinya obat, atau langsung anda cek darah, alergi, dan rontgen?
3. sudah ke dokter apa saja? apakah langsung ke dokter THT atau ke dokter umum/dokter spesialis anak dulu?
4. Suara batuk (ehm..ehm...) nya ini sepanjang harikah? Atau ada waktu-waktu tertentu, misalnya pagi saja, malam lebih sering, atau bagaimana?
5. Apakah suara batuk itu ada kaitannya dengan aktivitas yang dilakukan anak anda, misalnya timbul setelah berlari, setelah bangun tidur pagi ataupun setelah bangun tidur siang, setelah menangis?
6. Apakah ada demam? (Suhu di atas 37,5 derajat celcius)
7. Saya sudah tahu anak anda berusia 4,5 tahun, tetapi berapa kg berat badannya? Apakah anak anda mempunyai KMS (Kartu Menuju Sehat), bila ya maka letak berat badan anak anda di mana (di wilayah merah atau hijau?). Apakah berat badannya tetap saja, tiap bulan selalu naik, atau malah mengalami penurunan berat badan?
Bagaimana nafsu makan anak anda?
8. Apakah anak anda sering bersin-bersin di pagi hari?
9. Apakah di rumah anda ada yang merokok?

Mohon maaf saya belum dapat memberikan pendapat sebelum saya mendapatkan beberapa informasi seperti yang saya tanyakan di atas. Segera setelah saya memperoleh jawaban anda, saya akan coba menyampaikan pendapat saya.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

wie_annahl said...

Salam kenal dok
saya dwi, dok, saya batuk sudah sekitar 10 hari, pada batuk 1 minggu pertama saya batuk dengan dahak yang encer disertai darah yang berwarna cerah, darahnya juga encer.karena takut terinfeksi TBC lalu saya periksa ke dokter, lengkap dengan foto rongten, cek darah untuk antisipasi dan menurut dokter saya baik - baik saja (berdasarkan hasil pemeriksaan), tidak ada penyakit yang membahayakan seperti TBC, darah yang keluar mungkin karena peradangan pada tenggorokan saya karena tenggorokan saya terlihat merah sekali.lalu saya diberi obat oleh dokter dan batuknya mereda.akan tetapi setelah bebrapa hari obat habis dan tidak ada keluhan lagi, kemudian saya batuk lagi dengan ciri - ciri serupa diatas.menurut analisa dokter saya mengalami batuk yang seperti apa ya dok??berat saya 57, Tb 160 cm dan usia saya 24 tahun.terima kasih dok, mohon jawabannya.

Anonymous said...

selamat siang dok,
saya wara, punya anak berumur 3,9 bln, bb 11-12kg,susah makan,Riwayat kes:umur 6 bln pernah divonis gejala flek, pengobatan rutin 3 kali selama sebulan,oleh dokter yg sama pada umur krg lebih 1 thn pernah juga divonis pneumonia oleh dokter yang sama dan disuruh opnam di RS rujukannya pdahal tidak ada tes apapun. tapi setelah sya cari second opinion ternyata hanya batuk biasa. umur 3,5 thn divonis flek dgn sebelumnya rotgen lbh dulu.stlh 4 bln saya hentikan krn anak selalu memuntahkan obat.o ya ketika pertengahan pengobatan dokter sedang cuti dan diganti dokter lain tetapi kok obatnya ada yg berkurang tp stl periksa lagi dikasih seperti semula,gmn dok bingung?skrg anak batuk lagi 3 hr sembuh tapi seminggu kmd batuk berdahak lagi. apa itu pengaruh pengobatan yg tidak selesai?
terima kasih

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Dwi,

Coba dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan dan dikultur untuk diketahui antibiotika apa yang cocok untuk penyakit anda.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Wara,

Anak anda sekarang umur berapa 3,9 bln? Umur 3,9 bln dengan bb 11 - 12 kg berarti gemuk.

Divonis gejala flek? Itulah yang saya sayangkan dari teman-teman dokter, suka memvonis flek. Padahal dalam ilmu kedokteran tidak ada diagnosis flek. Yang ada misalnya TBC paru, pneumonia (radang paru), bronkopneumonia, dll.
Seringkali divonis flek berarti didiagnosis TBC paru. Pengobatan TBC paru adalah selama 6 bulan, yang terbagi menjadi 2 fase. Fase pertama selama 2 bulan, dan fase kedua selama 4 bulan. Jenis obat yang digunakan pada fase pertama biasanya lebih banyak, sedangkan pada fase kedua jenis obat yang diberikan biasanya lebih sedikit.
Jadi saya tidak tahu 'pengobatan rutin 3 kali selama sebulan' itu diberikan obat apa?

Pneumonia biasanya disertai gejala sesak napas, dan pada pemeriksaan dengan stetoskop biasanya dapat didengar suara napas yang khas, dan untuk memastikannya dapat dilakukan pemeriksaan rontgen paru.

Kalau anda bingung, terus terang saya juga bingung bagaimana menjawab pertanyaan anda. Anak anda harus diperiksa dulu baru saya dapat memberikan jawaban yang lebih tepat.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

danysleniency said...

Malam Dok,mohon sarannya....Saya sudah batuk hampir 6-7 bulan,sudah ke dokter dapat resep dan obat saya minum dan balik lagi kesana stlh obat habis tp belum sembuh juga.Sudah saya periksakan ke RS untuk deteksi gejala TB dengan periksa dahak,hasilnya negatif TB.kok saya jd bingung ya Dok...Bagaimana harus mendapat kesembuhan...terimakasih atas perhatiannya...

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Danysleniency,

Pemeriksaan dahak untuk menentukan diagnosis TBC ada aturan interpretasi hasil:
1. Kalau hasil positip => 100% TBC.
2. Kalau hasil negatip:
a. Ada kemungkinan bukan TBC, tapi
b. Ada kemungkinan TBC.

Menegakkan diagnosis TBC diawali dengan anamnesis (wawancara/tanya jawab), pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang.
Pemeriksaan penunjang untuk TBC:
1. Dahak (BTA 3 kali)
2. Rontgen dada
3. Mantoux test
4. PCR

Batuk bukan semata-mata disebabkan oleh TBC, banyak hal lain menyebabkan batuk, sebaiknya anda datang langsung untuk konsultasi bila memungkinkan.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

weqz said...

salam kenal dok, saya mau tanya, baru baru ini saya batuk , batuk berdahak n ada darah gitu
apa itu TB, padahal saya tidak pernah begini, sewaktu cek ke klinik sama dokter umum, beliau mengatakan saya terkena TBC, gmn menurut dokter?

adjie said...

Selamat pagi dok,
Maaf saya mau tanya dok, nama saya adjie, anak saya berumur 3,5 thn. sudah 1 bulan hampir setiap hari batuk, tapi batuknya tidak teratur, biasanya siang 2 jam dan malam 2 jam, setiap kali batuk tidak berhenti, dan ada dahaknya. susu yang sebelumnya rasa strawbery sudah diganti menjadi susu ultra tawar, tp batuknya tidak berhenti, apakah hal itu disebabkan alergi (sedang musim hujan, tapi binatang tidak ada, rumah bersih, kasur springbed) ataukah karena penyakit, dan dokter yang cocok untuk konsultasi apakah dokter spesialis anak, penyakit dalam atau tht. sebagai catatan anak saya pernah mengidap braonchitis dan sudah dilakukan pengobatan selama 6 bulan. Terima Kasih sebelumnya dok.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Adjie,

Batuk siang 2 jam, dan malam 2 jam? Kayaknya berhubungan dengan tidur siang dan tidur malam? Ada masalah apa di kamar tidur anak?

Bronchitis dan pengobatan selama 6 bulan? Apakah mendapat obat yang menyebabkan air kencing anak bewarna merah? Bila ya, berarti anak anda pernah mengidap TBC.

Dokter yang cocok untuk konsultasi adalah dokter keluarga/dokter umum terdekat dengan tempat tinggal anda agar mereka dapat melakukan kunjungan rumah bila diperlukan. Untuk dokter spesialis bisa dengan dokter spesialis anak.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

adjie said...

Betul sekali dok, anak saya sampai sekarang bermasalah dengan waktu tidur, minimal tidur jam 11 malam, bahkan kadang baru bisa tidur jam 3 pagi. yang saya perhatikan dia ngantuk tp gak mau tidur, pernah dikasih obat tidur oleh dokter, tp tidak mempan. Untuk yang bronchitis memang benar dok, pipisnya merah selama 6 bulan.

Anonymous said...

Seneng sekali bisa ketemu blog dokter. Salut untuk dokter. Dok, boleh tanya. Adik perempuan saya didiagnosa oleh dokter di RS swasta di Tangerang, bukan RS OMNI lo dok, terkena paru-paru kering. Saya kurang yakin dia terkena penyakit itu. Saya ingin dia mendapat diagnosa yang agak menyeluruh. Apakah dokter bisa bantu untuk diagnosa penyakitnya? atau mungkin memberikan informasi dokter spesialis paru-paru di Tangerang yang bisa membantu. Mengingat dokter di RS itu tidak bisa memberikan keterangan yang memuaskan. Terima kasih sebelumnya untuk dokter.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear friend,

Terima kasih bila anda seneng dengan blog saya ini.

Mohon maaf saya baru dengar istilah paru-paru kering. Kalau istilah paru-paru basah saya sudah sering dengar, meskipun istilah tersebut juga tidak begitu jelas apa maknanya.

Kalau anda kurang yakin adik perempuan anda terkena penyakit itu, maka saya bukannya kurang yakin tetapi ....

Untuk dapat membantu diagnosis penyakit adik anda, maka ada langkah-langkah menuju diagnosis, yakni:
1. Anamnesis (wawancara mengenai hal-ihwal gejala dan keluhan yang diderita/dialami, faktor-faktor risiko yang ada, riwayat penyakit keluarga, riwayat penyakit dahulu, dsbnya).
2. Pemeriksaan fisik.
3. Pemeriksaan penunjang (bila diperlukan).

Jadi untuk sementara saya tidak dapat membantu adik anda.

Saya kurang tahu informasi mengenai dokter spesialis paru-paru di daerah Tangerang.

Sekian dulu.
Salam,
Dr. Suryo Wibowo

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Adjie,

Mohon maaf, email anda terlewat dijawab.

Rasanya kalau mendapat obat yang bila diminum terus pipisnya jadi merah dan diminumnya selama 6 bulan, berarti anak Bapak mendapat obat TBC. Bukannya bronchitis.

Anak umur 3,5 tahun dikasih obat tidur oleh dokter??? No comment.

Harus ditelusuri mengapa anak tidak bisa tidur. Ngantuk tetapi tidak mau tidur pasti ada sebabnya. Mungkin sesak?

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

tuty endrawati said...

Anak pertama saya sudah menderita batuk selama lebih kurang 1 bulan terakhir ini. usianya sekarang 26 bulan (2 tahun 2 bulan). kadang2 juga demam panas sampai 40 C. tapi tidak sampai setep, sudah di obati berulang kali ke dokter spesialis anak tapi belum sembuh. Sebelumnya pada usia 1 tahun juga mengalami batuk dan oleh dokter yang merawatnya di berikan obat rutin selama 6 bulan, karena di dalam kandungan darahnya diketahui kadar limfosit melebihi batas normal, dan di paru2 dinyatakan ada vlek,setelah 6 bulan dilakukan kembali general check up, dan dinyatak bersih dan sehat. tapi sekarang batuk lagi dan belum sembuh sampai sekarang. bagaimana sebaiknya menurut dokter, apa yang harus kami lakukan. makasih

Anonymous said...

alow dokter,,,
saya ayip,,saya mau tanya,,
saya sering batuk2,,kadang keluar dahak,,klo batuk perut terasa sakit,,
semalam sebelum batuk itu saya maen di tempat yang penuh dengan asap rokok,,,
batuk saya itu kenapa y dok????
terimakasih atas jawabanya...

Anonymous said...

alow dokter,,,
saya ayip,,saya mau tanya,,
saya sering batuk2,,kadang keluar dahak,,klo batuk perut terasa sakit,,
semalam sebelum batuk itu saya maen di tempat yang penuh dengan asap rokok,,,
batuk saya itu kenapa y dok????
terimakasih atas jawabanya...

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Tuty Endrawati,

Penyebab batuk pada anak-anak banyak sekali. Batuk disertai panas tinggi mendadak biasanya disebabkan oleh virus. Biasanya cukup diberi obat turun panas bila perlu dan beri minum air putih lebih sering.

Batuk pada anak dapat juga disebabkan oleh kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal yang terpolusi. Apakah di rumah ada yang merokok?

Batuk pada anak dapat juga disebabkan oleh reaksi alergi dan asthma. Apakah selain batuk, anak anda juga sering bersin-bersin? Adakah yang menderita asthma di keluarga anda?

Saran saya sebaiknya diperiksakan kembali ke dokter. Dan anda harus aktif bertanya pada dokter yang memeriksa anak anda.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Ayip,

Ada kemungkinan batuk anda disebabkan oleh asap rokok, tetapi untuk kepastiannya anda harus memeriksakan diri anda ke dokter terdekat.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

dok, saya batuk berdahak kurang lebih 4bln an...udah pernah ke dokter, katanya ada dahak di salurannya...trus saya dikasih obat ramuan dari rumah sakit gt....batuk sepanjang hari, warna dahaknya kental kuning..tidur si ga ngorok katanya...mungkin karena sering batuk jadi perih klo batuk...
tingggi saya 160 berat 52
kalo TBC tu apa ya ciri2nya selain batuk berdahak?fisioterapi utk dahak penting ga?

dr. Suryo Wibowo said...

Dear friend,

Batuk lebih dari 4 bulan harus dianggap sebagai sesuatu yang serius. Perlu pemeriksaan yang lebih teliti, dan mungkin pula perlu pemeriksaan penunjang.

Dengan tinggi 160 cm dan berat 52 kg, berarti anda termasuk kurus.

Sebelum ke fisioterapi, adanya baiknya dipastikan dulu diagnosis penyakit anda.

Segeralah ke dokter terdekat, atau ke rumah sakit.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

dewi said...

dok,suami saya belum lama ini batuk berdarah padahal dia jarang batuk, kata dokter internist dari hasil rontgen dia terkena KP, yang ingin saya tanyakan itu, KP itu apa yah dok?berbahayakah?apakah sama dengan TBC?terima kasih dok atas jawabannya

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Dewi,

KP itu singkatan dari Koch Pulmonum sama artinya dengan TBC paru. Koch itu berasal dari nama dokter Robert Koch yang pertama kali menemukan kuman TBC, sedangkan pulmonum itu artinya paru-paru.

TBC paru bila diobati dengan baik dan benar dapat sembuh. Obat-obatan yang diberikan biasanya minimal 3 macam obat, dan harus diminum selama minimal 6 bulan. Ikutilah petunjuk yang diberikan oleh dokter yang merawat suami anda. Dan anda harus memastikan bahwa suami anda tidak lupa minum obatnya.

Semoga lekas sembuh.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

baba said...

salam kenal, saya sering terkena batuk yang dikarenakan dada saya terasa dingin dan seperti ada airnya. dan bila batuk suka ada sedikit lendir ditenggorokan saya. kalo batuk perut lgsg sakit, dan batuk semakin sering bila diudara dingin. bagaimana cara menghilangkan batuk ini karena pasti lama sembuhnya bisa 1 bulan. terima kasih.

mutia said...

dokter,sy mengalami batuk kering gatal d tenggorokan,saya tiap hari minum concore dan catropil waktu kontrol ke dokter saya di bri obat batuk chohostan tapi obat habis batuknya ada lagi.apa yang harus saya lakukan?

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Mutia,

Menurut saya, kemungkinan batuk anda itu disebabkan efek samping obat darah tinggi yang anda konsumsi, yaitu captopril. Captopril termasuk obat darah tinggi golongan ACE-Inhibitor memang pada orang yang sensitif akan menimbulkan efek samping batuk.

Bila batuk itu demikian mengganggu anda, maka anda dapat meminta kepada dokter anda untuk mengganti obat darah tinggi captopril dengan obat darah tinggi golongan lain yang tidak menimbulkan batuk.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

fadly said...

salam kenal dok nm saya fadly saya sudah mengalami batuk gatal dan kering sekitar seminggu lebih sudah berbagai obat batuk saya beli semacam actifet dan laserin tapi tak kunjung sembuh adakah cara atau obat yang lebih baik untuk saya ?

retno said...

salam kenal dokter, saya retno, mau tanya anak saya berusia 5 tahun, sudah seminggu batuk, awalnya keluar mimisan kemudian batuk mengeluarkan darah, padahal mimisannya tidak terus menerus, tapi setiap batuk kadang-kadang juga mengeluarkan darah, apakah krna faktor anak saya mimisan dan susah sekali untuk minum air putih, dan apakah gejala tersebut bisa disebut TBC? terimakasih

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Fadly,

Cara atau obat yang lebih baik adalah bila diagnosis pasti penyebab batuk sudah diketahui.

Untuk itu harap memeriksakan diri segera ke dokter.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Retno,

Sebaiknya anak anda segera dibawa ke dokter untuk diperiksa dan saya anjurkan juga untuk diperiksa laboratorium dan foto rontgen.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

Mohon bantuan segera PENTING. Dok, suami sedang mengikuti kegiatan prajabatan sejak tgl 27 Juli s.d. 13 Agustus 2009. Sehingga dia berada jauh dari saya. Sejak tgl 28 dia sakit, flu disertai batuk. Sempat 3 hari sembuh, tapi masih ada batuknya. Tanggal 31 Juli dia mengeluh sakit lagi dan batuknya belum sembuh. Dia berobat tgl 3 Agustus ke dokter, dan mulai mengeluh sakit dada kanan dan kalau bicara sakit nafas agak sesak. Tidak ada keluhan lain seperti demam, dll. Menurut dokter yang memeriksanya, itu hanya batuk biasa. Yang jadi masalah dalam prajabatan ini kegiatan full dari jam 5 subuh sampai jam 9 malam, tetapi memang panitia memberikan sedikit kelonggaran kepada suami saya untuk istirahat lebih awal dan tidak ikut beberapa kegiatan.Selama ini memang kalau sakit batuk suami saya suka agak awet, dan dahaknya agak sulit cair. TOLONG DONG KALAU BISA SEKARANG YA JAWABANNYA SAYA KHAWATIR SEKALI. Terima kasih.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear friend,

Batuk disertai nyeri dada dan nafas agak sesak harus dicurigai sebagai pneumonia.
Anjuran saya SEGERA ke dokter lagi dan minta untuk difoto rontgen dadanya dan diperiksa darahnya serta dahaknya.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo


PS: Lain kali, tidak usah pakai huruf besar semua ya, Bu.

Anonymous said...

Alhamdulillah masih ada dokter baik spt anda yg baik mw memberikan informasi scr mendetail stiap pertanyaan yg ditanyakan..
salam knal dok, nama saya Jaka 19 tahun berat 53-54, perokok aktif, suka begadang diluar(bahkan kadang sampe jm 2-3 pagi),suka minum kopi(kalau sedang begadang saja,kalau tdak begadang y tdk minum kopi), pengendara motor,.
sudah skitar 1 bulan saya batuk2 berdahak. sampai tgl 10 agustus kmarin panas tubuh saya naik sampai saya ambil izin kantor untk tgl 11 esoknya.tp kt tgl 11 bangun pagi2 sy merasa panas saya sudah agak turun,sbg gantinya kepala saya sakit sekali gag tertahankan.
esoknya saya sudah dpt beraktifitas kmbali spt biasa smpai sekarang (masih batuk2 berdahak)
hingga tadi siang (15 agustus) saya batuk mengeluarkan darah berwarna merah maroon sangat kental.& batuk berdarahnya agak lmyn sering sekitar 5 detik sekali tapi sy coba tahan.langsung sy k'klinik trdkt & periksa.blom smpat d'rontgen jd dokter sana blm bisa memvonis saya ap2. mnrt saya kmngknan besar saya trkea TBC.
tp gejala2 spt berat badan turun keringat dingin, dada sesak, nafsu makan berkurang, tidak saya alami.
skrg sy sudah minum 4 jenis obat (caviplex,ciprofloxacin,adrome karbazokrom,flocadex) & sudah agak mendingan batuknya..

bagaimana menurut dokter??mohon diberikan solusinya juga.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Jaka,

Batuk lebih dari 2 minggu harus dicari penyebabnya, apalagi batuk lebih dari 1 bulan. Saya pikir saya setuju dengan pendapat dokter yang memeriksa anda, bahwa kemungkinan besar anda terkena TBC paru. Gejala TBC paru tidak selamanya harus seperti yang anda sebutkan. Tapi saya agak kurang setuju dengan pemberian antibiotika Ciprofloxacin untuk kasus seperti yang anda alami.


Seharusnya anda segera melakukan pemeriksaan darah, dahak, dan rontgen dada. Setelah diagnosis ditegakkan dan memang TBC segera diberikan obat TBC.


Bagaimana hasil pemeriksaan anda?

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

Jaka said...

saya jaka yg memposting sblmny,.
tetapi dok, kata dokter yg memeriksa sy memerintahkan saya spy antibiotiknya harus dihabiskan,.
memang yang saya dengar informasinya kl antibiotik memang harus dihabiskan kalau tidak maka penyakitnya akan semakin sulit disembuhkan,.

lalu sy hrus bgmn dok untuk obat antibiotik ini??
lalu adakah penyembuhan lainnya diluar rontgen n berobat jalan??
trims

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Jaka,

Menurut guidelines yang saya pelajari pada saat menghadapi pasien dengan batuk 2 atau 3 minggu lebih maka harus diperiksa sputum/dahaknya untuk mencari kuman TBC. Pemeriksaan sputum ini dilakukan sebanyak 3 kali. Bila ketiga-tiganya positif atau dua positip dan hanya 1 yang negatip maka status pasien adalah positip TBC paru.
Bila dari pemeriksaan sputum itu hanya 1 yang positip maka untuk menentukan status pasien tergantung pada hasil rontgen dan dokter yang memeriksa.
Bila dari pemeriksaan sputum itu ketiga-tiganya negatip maka pasien diberikan antibiotika spektrum luas. Bila ada perbaikan berarti bukan TBC, sebaliknya bila tidak ada perbaikan maka pemeriksaan sputum diulang dan bila hasilnya tetap ketiga-tiganya negatip maka status pasien tergantung hasil foto rontgen dan keputusan dokter yang memeriksa pasien, apakah pasien menderita TBC atau bukan.

Nah, peranan antibiotika spektrum luas disini penting dalam menentukan status pasien apakah TBC atau bukan TBC. Bukan TBC disini maksudnya penyakitnya disebabkan oleh kuman selain kuman TBC.
Antibiotika spektrum luas yang boleh digunakan adalah yang tidak mematikan kuman TBC. Kenapa begitu?
Sebab bila digunakan antibiotika spektrum luas yang mematikan kuman TBC, maka otomatis begitu pasien minum antibiotika itu semua kuman baik kuman TBC maupun kuman lainnya akan mati, sehingga otomatis pasien merasa enakan/sembuh.
Dan ini bahaya. Mengapa bahaya? Karena bisa terjadi pasien TBC dianggap bukan TBC, karena merasa sudah sembuh. Dan obatnya pun hanya diberikan untuk bebrapa hari saja. Padahal pengobatan TBC haruslah beberapa bulan.
Pasien merasa sembuh karena jumlah kuman TBCnya tinggal sedikit, tetapi pengobatan dihentikan, lalu kuman TBC yang tinggal sedikit itu kemudian berkembang biak lagi, dan setelah mencapai jumlah cukup banyak, pasien akan sakit lagi, dan pada saat sakit lagi, ada kemungkinan antibiotika tersebut sudah tidak mempan untuk digunakan pasien tersebut.

Nah berapa lama dokter anda meresepkan/mengharuskan anda minum antibiotika ciprofloxacin itu?

Bagaimana dengan kepastian status anda, apakah TBC atau bukan TBC?

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

jaka said...

terima kasih sebelumnya atas kesediaanny menjawab keluhan2 saya,.
dokter itu hnya menyuruh minum sampai habis.saya disediakan sekitar 8 butir antibiotika ciprofloxacin tsb.
untuk kepastian statusnya, belum diketahui karna belum sempat di rontgen hingga skarang krn sy skrg tdk berada dirumah tetapi ditempat saudara saya dikarenakan sedang berkabung. saya rencana periksa hari selasa krn besok hari minggu & senin tanggal merah.

Anonymous said...

salam kenal dokter.. saya irvan,sekitar 1 bulan yang lalu saya mengalami batuk darah, setelah itu saya menjalani perawatan di rumah sakit. lalu saya disuruh dokter untuk rongten bagian dada, dan ternyata dokter tersebut tidak menemukan kejanggalan apapun ada organ pernapasan saya. yang kedua darah dan dahak saya diambil untuk diteliti apakah saya terkena virus TBC atau tidak. dan selesai di telitipun hasilnya tetap nihil.bahkan saya disuruh rongten sampai 4 kali dengan hasil yang sama pula. lalu dokter tersebut mediagnosa saya terkena bronkitis. setelah di rumah sakit selama kurang lebih satu minggu lalu saya di perbolehkan pulang. setelah beberapa hari dirumah keadaan saya agak membaik. merasa agak mendingan saya melakukan aktivitas saya sehari-hari sebagai pelajar. tapi malah akhir2 ini batuk saya muncul lagi tapi tidak mengeluarkan darah. saya periksa ke dokter katanya saya kurang istirahat dan ginjal saya terasa sakit lalu dianjurkan untuk istirahat dan minum air putih sebanyak-banyaknya, dan diberi sedikit obat. tapi sekarang batuk saya makin keras.dan sampai2 membuat saya mau muntah. dan didaerah perut terasa sakit sekali.apakah lambung tersebut yang bisa menyebabkan batuk??tolong berikan saya penjelasan terhadap penyakit yang saya derita. terima kasih

Anonymous said...

salam kenal dokter... saya denny...
sudah sekitar 5-7 hari ini saya mengalami batuk....
batuknya kering... walaupun suka keluar dahak sedikit... batuk ini sangat menggangu karena gatal sekali dan membuat saya tidak berhenti2 batuk bila sudah mulai batuknya....
batuk semakin parah bila saya ingin tidur...
setiap malam selalu menggangu krn tidak bisa tidur krn batuk tersebut...
selama ini saya masih meminum obat actifed untuk batuk kering.. tetapi blum kunjung sembuh...atau membaik...
sebelumnya thx dokter....

edri andesta said...

salam kenal dok. sy edri 28thn 165cm 60kg. 3 thn lalu sy pernah batuk drah , kt dokter yang periksa sy krn batuk kering yng sy alami. kt dokter ada lecet ditenggorokan sy akibat batuk kering tersebut. beberapa hr yg lalu sy batuk kering lg dan waktu mau batuk sy merasa ada dahak ditenggorokan sy,pas dikeluarkan ternyata darah tanpa dahak dan sedikit kental dok,sy jd takut untuk mengeluarkan dahak lg ketika batuk. skr sy hny btk kering tp cm sesekali dol. kemudian sy kedokter lg tp beda dokter. alasannya ternyta sm dengan dokter yg pertm. tp dokter bilang klo nanti msh btk darah sy disarankan untuk rongxen. sy msh kwtr takut kena TBC dok.... tlg sy dok

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Denny,

Sebaiknya anda segera ke dokter untuk dicari apa penyebab batuk anda, apakah karena alergi, radang tenggorokan atau penyebab lainnya.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Edri,

Kalau kamu khawatir apakah terkena TBC atau tidak sebaiknya dilakukan pemeriksaan sedini mungkin agar mudah diobati.

TBC tidak perlu ditakuti, asalkan berobat secara teratur mengikuti petunjuk dokter, pasti sembuh.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Irvan,

Terus terang saya tidak dapat memberikan komentar apapun, karena untuk kasus seperti ini harus datang langsung untuk diperiksa. Bila anda mau datang ke tempat praktek saya, jangan lupa semua hasil rontgen dan darah serta dahak dibawa serta.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

tswoiyings said...

selamat siang dokter, salam kenal... ini kasmi, begini dok, saya batuk sudah hampir 10 har. Awalnya batuk saya berdahak dengan warna putih campur kehijauan. Pernah sesekali campur darah dok. Kini batuk saya sering terjadi secara mendadak... gimana solusinya dok?terimakasih

tswoiyings said...

Salam kenal dok, saya kasmi, saya mau tanya dok, sudah hampir 10 hari saya batuk. Awalnya batuk saya berdahak, warna putih agak kehijau2 an, pernah sekali batuk saya bercampur dengan darah. Hingga sekarang batuk say belum juga sembuh, kini batuk nya tanpa dahak, namun batuknya secara mendadak dok. menurut dokter gimana solusinya?terimakasih

tswoiyings said...

Salam kenal dok, saya kasmi, saya mau tanya dok, sudah hampir 10 hari saya batuk. Awalnya batuk saya berdahak, warna putih agak kehijau2 an, pernah sekali batuk saya bercampur dengan darah. Hingga sekarang batuk say belum juga sembuh, kini batuk nya tanpa dahak, namun batuknya secara mendadak dok. menurut dokter gimana solusinya?terimakasih

tswoiyings said...

Salam kenal dok, saya kasmi, saya mau tanya dok, sudah hampir 10 hari saya batuk. Awalnya batuk saya berdahak, warna putih agak kehijau2 an, pernah sekali batuk saya bercampur dengan darah. Hingga sekarang batuk say belum juga sembuh, kini batuk nya tanpa dahak, namun batuknya secara mendadak dok. menurut dokter gimana solusinya?terimakasih

tswoiyings said...

Salam kenal dok, saya kasmi, saya mau tanya dok, sudah hampir 10 hari saya batuk. Awalnya batuk saya berdahak, warna putih agak kehijau2 an, pernah sekali batuk saya bercampur dengan darah. Hingga sekarang batuk say belum juga sembuh, kini batuk nya tanpa dahak, namun batuknya secara mendadak dok. menurut dokter gimana solusinya?terimakasih

tswoiyings said...

Salam kenal dok, saya kasmi, saya mau tanya dok, sudah hampir 10 hari saya batuk. Awalnya batuk saya berdahak, warna putih agak kehijau2 an, pernah sekali batuk saya bercampur dengan darah. Hingga sekarang batuk say belum juga sembuh, kini batuk nya tanpa dahak, namun batuknya secara mendadak dok. menurut dokter gimana solusinya?terimakasih

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Kasmi,

Rupanya anda termasuk orang yang tidak sabaran yah, sampai mempost pertanyaan 6 x. Tapi tidak apa-apa.

Solusi untuk masalah anda adalah segera kunjungi dokter terdekat untuk diperiksa, dan bila perlu dirontgen serta diperiksa darah dan dahaknya.

Sekian dulu.

Salam,

Dr. Suryo Wibowo

edri andesta said...

sy sdh kedokter dok. setelah obatnya hbs sy kontro lg, sblm kedokter sy sempat batuk tp darah yg keluar cm setetes kcl, jauh berkurang dibanding wkt pertm btk darah. sy diksh obat lg u 6 hr, dokter nyaranin sy untk tdk merokok, begadang, minum kopi. sy bkn perokok dok. menurut analisa dokter Suryo apakah batuk sy berdarah krn luka ditenggorokan atw ada kelainan paru2 sy dok? menurut dokter yg sy kunjungi g di rongten jg gpp.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Edri,

Saya tidak dapat menganalisa apakah batuk berdarah yang anda alami itu karena luka di tenggorokan atau karena ada TBC paru, karena saya tidak memeriksa anda secara langsung. Menurut saya sebaiknya dilakukan pemeriksaan darah, dahak, dan rontgen. Tapi itu terserah pada anda saja. Diskusikan saja kekhawatiran anda dengan dokter anda itu.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

hendy said...

Salam Kenal Dokter,

Begini tadi jam 1/2 5 pagi saya batuk dan lendirnya itu campur darah. jadi warnanya merah gitu. setelah beberapa kali batuk darahnya berangsur angsur hilang gak ada. memang 1 minggu ini saya sakit batuk , tapi kayak batuk kering gitu dok jarang ada lendirnya dan tenggorokan kering. sudah di obatkan dan ini obat sudah habis minggu kmren. kira2 saya harus gimana dok... apakah saya harus rontgen, ke dr umum lg ato langsung ke spesialis paru?
terima kasih atas jawaban dokter

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Hendy,

Sebaiknya kembali ke dokter yang pertama merawat anda, beritahu beliau bahwa obatnya sudah diminum sampai habis, tetapi tidak ada perubahan, dan malahan batuk berdarah. Nanti dokter yang akan mengambil keputusan apakah dirontgen dulu, baru kemudian di rujuk ke dokter spesialis paru atau langsung dirujuk ke dokter spesialis paru.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

desy said...

dear dr. Suryo. saya desy, 22 tahun. dok, sekitar satu tahun yang lalu, bronkitis asma saya kambuh, setelah 12 tahun tidak pernah kambuh, dengan gejala batuk terdapat darah, berwarna kuning kental kehijauan,batuk sepanjang hari terutama pada malam. .kemudian selama 1,5 bulan saya rutin minum obat. celakanya pas hampir sembuh, tiba-tiba saya menggigil hebat dan opname sehari di RS. pulang dari RS (yang menangani saya beda dokter)selang sehari, tiba-tiba setelah minum obat baru dari dokter di RS saya muntah hebat yang belakangan ternyata saya terkena steven johnson syndrom akibat konsumsi antibiotik amoksilin 1,5 bulan. setelah 10 hari di RS, saya menjadi ketakutan dengan obat, setiap sakit (walaupun tidak begitu parah) saya segera ke dokter yang menangani sjs, karena takut jika minum obat bebas akan terserang sjs lagi. yang ingin saya tanyakan, apakah obat dijual bebas yang tepat untuk menangani flu dan batuk ringan yang datang mendadak? sebab kalau sakit harus menunggu dojter praktek pada hari tertentu. dan apakah kemudian semua antibiotik menjadi alergen bagi saya? terima kasih atas jawabannya dok

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Desy,

Ada beberapa hal yang anda tulis yang membuat saya bingung:
1. Setahu saya, steven johnson syndrom itu menyerang kulit, tetapi anda menceritakan tentang muntah-muntah.
2. Apa tidak mungkin penyebab anda muntah-muntah itu adalah obat baru dari dokter di RS, bukannya amoksisilin yang sudah anda minum selama 1,5 bulan?
3. Bronkitis asma? Bronkitis adalah bronkitis, dan asma adalah asma. Jadi anda menderita 2 macam penyakit?

Obat yang dijual bebas untuk menangani flu dan batuk ringan adalah actifed, bodrex flu dan batuk, dll.
Antibiotika seharusnya tidak dijual bebas, harus dengan resep dokter.

Kenapa harus menunggu dokter praktek pada hari tertentu? Apakah anda tinggal di pedalaman, dimana dokter hanya datang pada hari tertentu saja?

Hanya antibiotika tertentu saja, tetapi kalau benar anda pernah terkena steven johnson syndrome maka sebaiknya berhati-hati dalam mengonsumsi semua obat-obatan. Informasikan pada setiap dokter yang merawat anda, bahwa anda pernah mengalami steven johnson syndrome.

Sekian dulu jawaban saya, semoga bermanfaat.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

baron said...
This comment has been removed by the author.
desy said...

wah..terima kasih atas jawabnnya dok. sedikit penjelasan mengenai hal yang membuat bingung.
1. muntah menjadi gejala awal saya terkena sjs. setelah mutah saluran pencernaan sebelah atas saya rusak sulit digunakan untuk menelan makanan, bahkan minum air serta bernafas. kemudian mulut dan mata membengkak, demam tinggi, mual, setelah 2 hari timbul titik merah yang akhirnya meluas ke seluruh tubuh. begitu rinciannya dok
2. saya tidak tau asal muntah dari obat baru atau lama. berdasar penjelasan dokter yang merawat saya, muntah berasal dari sjs sebenarnya muntahnya disertai darah. tapi masalah utamanya bukan pada muntah kok dok, muntah tersebut hanya membuat saluran pencernaan saya bagian atas terluka.
3. mengenai bronkitis asma, begitulah yang dikatakan spesialis paru. beliau meminta untuk rontgen karena batuk sudah 2 minggu belum sembuh, kemudian riak dan hasil rontgen saya diperiksa. kesimpulan dokter tadi, saya terkena bronkitis asma.
4. lah..yang terakhir ...saya tinggal di surakarta dok, entahlah menurut dokter surakarta pedalaman atau bukan. dan karena yang saya tuju bukan praktek pribadi, tapi praktek di RS (dokter yang menangani saya spesialis dalam dan kulit), hanya hari tertentu saja mereka praktek dok, sisanya dokter internis lain.
wah, berarti obat yang dijual bebas apa yang boleh dikonsumsi dok? takutnya obat tersebut ada kandungan antibiotik. oh ya dok, saya tau blog dokter dari 100 question & answer, buku tersebut benar-benar sangat membantu, sayang yang mengenai alergi habis. sukses selalu dok. terima kasih atas jawabannya....maaf tulisannya panjang sekali

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Desy,

Terima kasih atas sharingnya.

Jelas bahwa anda memang mengalami steven johnson syndrome, dan bersyukur sekali bahwa anda dapat selamat.
Steven johnson syndrome menyerang mukosa dan kulit. Mukosa adalah lapisan kulit yang melapisi bagian dalam saluran pencernaan, seperti bagian dalam pipi.

Sebaiknya anda membuat daftar obat-obatan yang anda minum ketika itu, selain amoxicillin.

Apabila anda sakit maka sebenarnya tidak perlu sampai harus menunggu hari praktek dokter yang menangani anda waktu anda mengalami sjs, anda dapat berobat kepada dokter spesialis penyakit dalam lainnya, karena toh anda memiliki medical record dan semua riwayat penyakit serta pengobatan anda sudah tertulis pada berkas medical record anda itu.

Terima kasih sudah membeli buku saya.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

Dear Dokter,
sekitar 3 bulan ini saya sering batuk, tapi tidak setaip hari, kadang seminggu batuk sekali, kadang 2 kali, waktunya juga kadang sore kebanyakan tengah malam.kalo pas batuk, dalam dada terasa gatal, berdahak sedikit warna bening, sedikit sesak, kalo napas bunyi ngik-ngik. batuk akan reda kalo saya minum air panas,dada dan leher saya kasih minyak kayu putih dan sejenisnya. saya ingat pertama kali batuk karena saya habis bersih bersih di ruangan penuh debu tanpa pake masker. apakah itu tandanya saya alergi debu? atau paru paru saya sudah kemasukan debu? gimana caranya membersihkan paru paru saya sehingga tidak batuk batuk lai? TB saya 157 BB 50kg. thanks

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Friend,

Sepertinya anda menderita asthma atau sesak napas, yang salah satu gejalanya adalah batuk, dan batuk terutama pada sore/malam hari.

Sebaiknya anda datang konsultasi ke dokter terdekat untuk mendapatkan pengobatan.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK

Anonymous said...

Hallo Dok, saya essy, anak saya usia 4,5 tahun (berat 16,5 kg)didiagnosis mengidap asthma. setiap kali menjelang malam (jam 8/9)atau dini hari(jam 2/3 pagi) sring muncul batuk dn berdahak (kalau batuk nya parah sampai berkeringat banyak), apabila tidak terlalu parah biasanya kami beri minum air hangat dan leher,punggung, serta dadanya diolesi vicks vaperob.tetapi apabila menunjukkan akan semakin parah (biasanya sampai muntah mengeluarkan dahak bening atau kadang sampai sesak (tapi sudah sangat jarang terjadi))kami beri ventolin hirup, dan biasanya mereda. pagi hari terkadang muncul sedikit batuk tapi biasanya reda setelah diberi minum air hangat dan beraktifitas di luar rumah. berbahayakah setiap kali batuk yg agak parah kami berikan ventolin hirup? gejala apa yang membedakan seseorang mengidap asthma atau bronkhitis? trims Dok...

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Essy,

Bagi penderita asthma, saat serangan adalah saat-saat yang amat menderita. Pada anak-anak saat-saat serangan ditandai bukan semata-mata oleh sesak napas, tetapi justru lebih sering adalah ditandai dengan batuk. Jadi jangan tunggu sampai sesak sekali. Kasihan anak ibu.

Obat asthma secara garis besar dibagi menjadi 2 golongan. Yang pertama kita sebut sebagai Relievers, yang bekerja melegakan pernapasan pada saat serangan asthma terjadi. Obat ventolin termasuk dalam golongan pertama. Sedangkan obat golongan kedua kita sebut sebagai Controller, yang berfungsi untuk mencegah proses peradangan sehingga serangan asthma berkurang/jarang terjadi. Obat golongan pertama hanya dipakai pada saat serangan, sedangkan obat golongan kedua sebaiknya dipakai setiap hari baik ada serangan maupun tidak ada serangan.

Saat ini di pasaran juga sudah beredar obat hirup yang mengandung kedua golongan obat tersebut.

Coba ibu diskusikan hal ini dengan dokter yang merawat anak ibu, agar anak ibu juga mendapatkan obat hirup golongan kedua.

Bronkitis ada 2 jenis, yakni bronkitis akut dan bronkitis kronik. Perbedaannya dengan asthma adalah bila asthma diberikan ventolin membaik, sedangkan bronkitis diberi ventolin perubahannya hanya sedikit saja.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK

jaka said...

salam kenal dok,.saya sedang menghadapi pengobatan untuk TBC,.
saat ini saya diberi 4 macam obat,.
tetapi krn ada suatu kesalahan saya lupa menaruh itu obat dimana karna saya sering bepergian & selalu saya taro didalam tas maka saya sempat putus minum obat selama sekitar 2 hari yg katanya minum obatnya jangan sampai putus,.
itu bagaimana ya dok apakah masi bisa dilanjutkan atau bagaimana??

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Jaka,

Teruskan saja minum obatnya.
Jangan lupa lagi ya.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK

RIKA said...

salam kenal dok...nama saya apriliya, umur saya 26 tahun dengan berat badan dan tinggi 43kg/151 cm,udah 8 bulan ini saya menderita batuk berdahak disertai sesak napas dan udah mungkin 4 kali saya bolak2 ke dokter dan udah 2 kali rontgen dan tes darah, keduanya hasilnya sama...saya didiagnosis bronchopneumonia, dahak yg keluar putih kadang cair kadang kentel bgt kayak ager2 gt, beberapa bulan yg lalu saya batuk keluar lendir bercampur darah cm sedikir sih..menurut dokter spesialis paru itu cm efek dr radang aja, gak ada indikasi yg mengarah ke kemungkinan TBC, setelah di kasih obat yg saya lp lg apa dan turbuhaler batuk berdarahnya udah gak lg tp msh batuk berdahak dan sesaknya msh ada, dokter tsb tidak menyarankan cek medis terus2an asal jgn lp pemakaian turbuhalernya aja, akhir2 ini sesaknya udah sangat berkurang...dlm artian jrg kambuh cm seminggu lalu saya terkena pilek dan tentu saja msh batuk gatel bgt tenggorokan rasanya tp keluar lendir warnanya kuning dan rasanya agak asin, selama seminggu itu saya batuk terus2an sampai akhirnya keluar lagi lendir bercampur darah...lg2 kt dokter (dokter yg berbeda krn saya lg plg kampung)darah tersebut gara2 radang, setelah minum obat batuknya berkurang tp setelah beberapa hr obat habis batuknya mulai lg walaupun tdk separah sebelumnya dan pagi ini saya keaur lendir kentel bercampur darah walaupun darahnya sangat sedikit, sebagai informasi saya tdk pernah merasakan demam ataupun berat badan turun drastis bahan nafsu makan kayaknya oke2 aja, saya jd bertanya apakah benar penyakit saya bronchopneumonia atau ada sesuatu yg lain atau mungkin virusnya atau apapun penyebab penyakit ini udah bermutasi menjadi sesuatu yg lain? kalau saya ingin melakukan pemeriksaan uji dahak...bisakah tanpa ada rekomendasi dr dokter terlebih dahulu? kalau memang benar saya kena bronchopneumonia...apakah bs saya sembuh? apakah benar susu kambing bs membantu kesembuhan orang yg mengidap penyakit paru? terima kasih sebelumnya dan maaf karena saya mengajukan pertanyaan yg begitu banyak...itu karena saya bingung harus bagaimana lg mencapai kesembuhan

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Apriliya,

Terima kasih atas pertanyaannya. Saya akan coba jawab satu persatu.
1. Anda menanyakan apakah benar penyakit anda bronchopneumonia? Maka jawaban saya adalah tidak tahu. Mengapa tidak tahu? Karena saya tidak langsung memeriksa anda, dan saya tidak melihat gambaran foto rontgennya, serta saya tidak melihat hasil pemeriksaan darah anda. Tetapi dapat saya beritahu anda, bahwa bronchopneumonia itu adalah suatu radang pada paru-paru. Gejalanya demam, sesak, batuk. Turbuhaler adalah obat asthma/sesak napas. Bronchopneumonia biasanya diobati dengan antibiotika, dan dalam waktu 5 - 10 hari biasanya sudah sembuh.
2. Anda bisa melakukan pemeriksaan uji dahak di laboratorium klinik. Tetapi perlu anda ketahui bahwa pada kasus kecurigaan bahwa anda menderita TBC, jika ditemukan kuman TBC pada dahak, maka berarti pasti (100%) anda menderita TBC, akan tetapi jika tidak ditemukan kuman TBC pada dahak, bukan berarti anda 100% tidak menderita TBC, tidak ditemukannya kuman tidak menyingkirkan kemungkinan anda menderita TBC.
Pemeriksaan dahak banyak jenisnya. Yang mana yang mau anda periksa? Ini tentunya haruslah dokter yang merekomendasikannya. Saran saya sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter, dan ungkapkan kekhawatiran anda dan keinginan anda untuk pemeriksaan dahak.
3. Bila benar anda terkena bronchopneumonia maka anda pasti bisa sembuh sepanjang obat-obatan yang diberikan tepat indikasi, tepat dosis, tepat lama pemberiannya.
4. Mengenai susu kambing saya tidak ada pengalaman.

Sekian dulu, semoga dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam benak anda. Apabila masih ada yang ingin ditanyakan silahkan menulis kembali, jangan ragu-ragu.

Semoga bermanfaat, dan semoga anda cepat sembuh.

Salam.

RIKA said...

terima kasih untuk jawabannya tp ada beberapa hal yg masih mengganjal, kalo memang hasil foto rontgen...tes darah dan bahkan uji dahak sekalipun tdk bs dijadikan patokan seseorang terbebas dari suspect TBC, jadi pemeriksaan apa yg bs memastikan bahwa seseorang memang tdk kena TBC? dan apa mungkin saya tdk merasakan demam atau tanda2 lainnya dari TBC selain batuk dan sesak napas kadang2 sampe bunyi sengik hasilnya malahan positif TBC?klo boleh saya ingin memberikan informasi terakhir hasil tes darah dan rontgen saya untuk mengetahui pendapat dokter apa:
hasil tes darah:
hemoglobin (12.7);jumlah leukosit (5.90);basofil (0);eosinofil (L 0);batang (2); segmen (L 49);limfosit (H 47); monosit (2);LED (H 30);jumlah eritrosit (4.31);hematokrit (38.0);jumlah trombosit (277).
hasil rontgen:
Foto torax PA: sinus kostofrenikus lancip;Diafragma baik; Mediastinum superior tak melebar;Jantung bentuk normal tak membesar CTR,50%;Aorta normal;Tampak bercak infiltrat halus pada perihiler;Trachea di tengah;tulang2 iga dan clavicula intak.
mohon bantuannya dan terima kasih sebelumnya telah meluangkan waktu menjawab pertanyaan2 saya

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Apriliya,

Yang bisa mendiagnosis apakah seseorang itu menderita TBC atau tidak adalah dokter. Dokter akan menggabungkan dan menganalisa data-data yang didapatnya dari hasil anamnesis (wawancara), pemeriksaan fisik (keadaan klinis), pemeriksaan penunjang (darah, BTA, foto rontgen, dan lain-lain).

Mengenai mungkin/tidak mungkin anda menderita TBC selain menderita asthma harus berdasarkan hal-hal yang saya sebutkan di atas.


Saya tidak dapat berkomentar mengenai hasil pemeriksaan rontgen anda, saya harus melihat sendiri foto rontgennya.

Mengenai hasil darah anda saya tidak dapat berkomentar, karena tampaknya ada beberapa salah ketik. Tolong sertakan pula nilai rujukan normal yang dipakai oleh laboratorium tempat anda memeriksakan darah, karena kadang-kadang nilai rujukan antar laboratorium dapat sedikit berbeda.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK

Anonymous said...

dear dokter,
saya pernah posting sebelumnya, anak saya 4,5 tahun yang menderita asma. dua bulan terakhir ini sering batuk sepanjang hari terkadang sampai muntah dahak...seminggu lalu dilakukan foto rontgen paru hasilnya pada dinding paru sebelah dalam agak berkabut, dokter memberikan obat remiter (kalau tdak salah) 3 FDC (yang saya ketahui ternyata obat TB)dengan dosis 1 x sehari 1 tablet diminum selama 1 bulan untuk kemudian kembali kontrol (selain itu diberikan suplemen cair STAMINO diminum 1 x sehari 1 sendok teh) .memang dalam 2 minggu terakhir ini berat badannya turun sekitar 1,5 Kg (dari 16,5 kg menjadi 15 Kg) padahal nafsu dan porsi makannya cukup banyak. saya tanya kepada dokter yang memeriksanya apakah anak saya terkena TB, dokternya hanya bilang ada pembengkakan kelenjar di leher. Dok, pakah untuk menyatakan seseorang terkena TB cukup dari hasil rontgen saja, atau harus juga diteliti hasil cek darah dan dahaknya?? gejala2 apa saja yang dapat menjadi indikator seseorang terkena TB? perbedaan dengan radang paru? TB selalu ditularkan atau setiap orang memiliki kencederungan memiliki TB tanpa melalui penularan?? kalau memang sudah positif TB apa yang harus dilakukan? perlukah saya mengkarantina anak saya supaya tidak menular kepada orang lain?

Anonymous said...

saya masih menyambung yang diatas, obatnya RIMCURE 3 FDC (bukan remiter)..kemudian asthma bronchiale itu seperti apa?? asthma bisa disembuhkan atau hanya dicegah saja?? anak saya pernah diberi seretide 125, ini obat pencegah sesak atu pencegah alergi? terima kasih Dok, maaf cukup banyak pertanyaannya...

dr. Suryo Wibowo said...

Dear friend,

Pada umumnya anak yang terinfeksi kuman Mycobacterium tuberculosis sering kali tidak menunjukkan penyakit TB. Satu-satunya bukti infeksi adalah uji tuberkulin (Mantoux) positif. Risiko terinfeksi dengan kuman TB meningkat bila anak tersebut tinggal serumah dengan pasien TB paru BTA positip.

Terjadinya penyakit TB bergantung pada sistem kekebalan tubuh untuk menekan multiplikasi (perbanyakan) kuman. Kemampuan tersebut bervariasi sesuai dengan usia, yang paling rendah adalah pada usia yang sangat muda. HIV dan gangguan gizi menurunkan daya tahan tubuh; campak dan batuk rejan secara sementara dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh. Dalam keadaan seperti ini penyakit TB lebih mudah terjadi.

Diagnosis TB pada anak sulit sehingga sering terjadi misdiagnosis, baik overdiagnosis maupun underdiagnosis. Pada anak, batuk bukan merupakan gejala utama.

Diagnosis pasti TB ditegakkan dengan ditemukannya M. tuberculosis pada pemeriksaan sputum atau bilasan lambung, cairan serebrospinal, cairan pleura, atau pada biopsi jaringan. Kesulitan menegakkan diagnosis pasti pada anak disebabkan 2 hal, yaitu sedikitnya jumlah kuman (paucibacillary) dan sulitnya pengambilan spesimen sputum.

Dokter biasanya mempertimbangkan seorang anak terkena TB jika:
I. Pada anamnesis (wawancara) ditemukan berkurangnya berat badan 2 bulan berturut-turut tanpa sebab yang jelas atau gagal tumbuh. Demam tanpa sebab jelas, terutama jika berlanjut sampai 2 minggu. Batuk kronik > 3 minggu, dengan atau tanpa mengi. Riwayat kontak dengan pasien TB paru dewasa.

II. Pemeriksaan fisik ditemukan pembesaran kelenjar limfe leher, aksila, inguinal. Pembengkakan progresif atau deformitas tulang, sendi, lutut, falang. Pengukuran berat badan menurut umur atau lebih baik pengukuran berat menurut panjang/tinggi badan.

III. Uji tuberkulin. Biasanya positip pada anak dengan TB paru, tetapi bisa negatif pada anak dengan TB milier atau yang juga menderita HIV/AIDS, gizi buruk, atau baru menderita campak.

Untuk memudahkan menegakkan diagnosis TB anak dapat digunakan sistem skoring, yaitu pembobotan terhadap gejala atau tanda klinis yang dijumpai.

Jadi jelas bahwa TB selalu ditularkan. Bapak/ibu tidak perlu mengkarantina anak bapak/ibu sebab TB paru anak biasanya tidak menular. Yang justru harus dicari adalah siapakah orang dewasa penderita TB paru BTA positip yang menularkan TB ke anak bapak/ibu.

Seretide adalah obat asthma bukan pencegah alergi.

Sekian dulu, semoga dapat menjawab pertanyaan bapak/ibu. Bila masih ada yang kurang jelas, silahkan ditanyakan lagi.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK

astri said...

salam kenal dokter , saya astri saya mempunyai, penyakit batuk tapi keluar dahak kental campur darah kental, trus dada saya terasa sesak... kira2 kenapa ya dok... trims

Anonymous said...

Dok, anak saya umur 4 tahun sedang mengkonsumsi rimcure 3 fdc, bisa dilakukan imunisasi dpt atau polio?? Trm ksh...

dr. Suryo Wibowo said...

Dear friend,

Sudah berapa lama mengonsumsi rimcure 3 fdc?

Setahu saya tidak apa-apa diberikan imunisasi dpt ataupun polio. Kalau pengobatan TBCnya tinggal 1 bulan lagi, tunggu saja sampai selesai pengobatan. Coba diskusikan dengan dokter anak ibu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK

Anonymous said...

dok gejala apa yang membedakan seseorang terkena pneumonia atau tbc?? terima kasih..

Anonymous said...

Pak dokter yang baik,
Saya erin, mau tanya..
1.apakah astma bisa diobati secara tuntas? atau obat hanya bisa menyembuhkan sementara(menghilangkan sesak / batuk pada saat terjadi)
2.apakah asma juga bisa menular? baik secara keturunan atau kontak dengan penderita.
3. apa yang akan terjadi kalau gejala asma tidak diobati secara serius. maksudnya hanya minum obat kalau hanya terjadi batuk atau sesak.

Terima kasih banyak.

uki said...

salam kenal dok, saya Uki umur 19 tinggi 168 berat 48kg. dok 2 hari ini saya batuk disertai darah, padahal kondisi badan saya biasa saja tidak disertai demam, batuk pun tidak disertai dahak. minggu ini saya sedang menjalani Ujian Akhir Semester jadi sering tidur larut malam. anehnya, batuk berdarah saya terjadi sekitar pukul 1 - 3 malam dan darah yang keluar cukup banyak. awalnya ketika pertama kali batuk darah, saya merasa seperti ada dahak di saluran pernapasan. setelah saya coba keluarkan ternyata yg keluar darah smua. darah yang keluar juga disertai gumpalan2 agak merah pekat. kira2 saya terkena penyakit apa dok? apakah perlu rontgen,dll? terimakasih sblmnya.

uki said...

masih melajutkan yang di atas Dok. saya tidak merokok dan tidak terserang demam ataupun sakit di dada. tapi setiap tengah malam tiba2 batuk darah. mohon sarannya dok. saya sgt khawatir skli.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Uki,

Mohon maaf saya baru dapat menjawab pertanyaan anda sekarang, karena selama seminggu ini saya berada di luar negeri, dan sibuk sehingga tidak sempat mengecek blog maupun email.

Batuk disertai darah, apalagi darah yang keluar banyak adalah sesuatu yang serius sekali. Sebaiknya anda segera ke dokter. Menurut saya anda perlu di rontgen dan juga diperiksa darah serta dahaknya.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK

Yos said...

Salam kenal dok,
Anak saya usia 3 tahun, perempuan, sudah hampir 3 bulan ini, batuk tapi tidak terlalu sering, cuman akhir2 ini, kalo pas tidur tengah malam, batuk2. Beberapa kali saya bawa ke dokter, tapi masih tetep. Memang terkadang, bisa sembuh sendiri ( sekitar 2 atau 3 hari ) tapi kemudian batuk lagi, terkadang disertai pilek.

Dulu pertama kali saya bawa ke dokter, tidak sembuh, malah suaranya sedikit serak ( terutama pada saat dia bersuara melengking ), dan sampai sekarang seraknya masih terdengar ( kalau dia pas melengking )

Terakhir ini, saya bawa ke dokter, dan analisanya , asma dan alergi, dan diberi beberapa obat batukdan anti alergi serta asma , salah satunya SERETIDE 50.

Pertanyaan saya :
1. Apakah serak yg terjadi pada anak saya bisa pulih kembali ( meskipun kalau dia berbicara biasa , ya tidak serak ) dan apakah ini terjadi mungkin karena efek samping dari obat yg diberikan dokter ?
2. Apakah memang sudah perlu SERETIDE 50 itu diberikan ke anak saya yg masih berusia 3 tahun ? mengingat bahwa anak saya ( sepertinya ) tidak sesak napas. Dan mengingat efek samping dari SERETIDE 50 yg ( sepertinya ) membahayakan.

Mohon jawaban dan sarannya

Terima kasih
Yos

Anonymous said...

salam kenal pak dokter, saya wanita belum menikah usia 27 tahun, tinggi 165 cm berat 45 kg, sejak umur sekitar 15 tahun saya sering batuk berdahak di pagi hari , tetapi siang dan malam tidak batuk hanya sekali dua kali batuk di pagi hari..saya tidak merokok dan keluarga juga tidak merokok, kadang saat batuk saya jadi mual n mau muntah tp tidak keluar hanya keluar dahak putih seperti air liur bening tp agak kental sedikit, tapi akhir2 ini kurang lebih satu dua tahun ini saya batuknya kadang ada keluar darah sedikit,tetapi itu jarang terjadi paling seminggu adalah sekali. nah pernah juga karena mual saat batuk itu saya keluar cairan kuning yg pahit kira2 satu sendok makan tp tidak terjadi lagi, saya pernah ke dokter umum dan rontgen tp hasilnya baik, saya dikira alergi dan diberi obat, tp hanya berkurang sedikit setelah itu obat habis dan batuknya tetap "heboh" di pagi hari,saya sering medical check up urine dan darah (untuk keperluan pekerjaan) dan hasilnya semua baik, saya juga ada riwayat sakit maag,saya sangat ingin sembuh,saya sudah coba minum air hangat pagi hari tp tidak membantu hanya mendingan sedikit,
dok saya bingung harus ke dokter spesialis paru, THT atau internis (takutnya pengaruh lambung). dikeluarga tidak ada riwayat asma juga. Dok saya sangat khawatir karena ini mengeluarkan darah terkadang, saya takut bisa menjadi kanker tenggorokan kalau terus2an batuk seperti ini karena ini sudah kurang lebih 12 tahun saya batuk pagi hari, mohon bantuan dokter..pleasee
Dewi - jakarta

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Yos,

Maaf bila agak lambat dalam membalas email anda, karena beberapa minggu terakhir ini saya agak disibukkan dengan beberapa urusan.

Mengenai suara serak terutama jika berteriak melengking, sedangkan pada saat berbicara biasa tidak serak, rasanya bukanlah suatu hal yang serius, tetapi apabila anda merasa hal ini serius, ada baiknya dikonsultasikan kepada dokter ahli THT untuk dilihat keadaan pita suaranya, apakah ada suatu masalah di pita suara anak ibu tersebut.

Kalau memang anak ibu menderita asma, maka seretide adalah salah satu obat asma yang baik untuk diberikan. Gejala asma pada anak tidak selalu berupa sesak napas. Gejala asma pada anak seringkali hanya berupa batuk-batuk biasa saja.

Obat asma pada anak ada yang dapat diberikan dalam bentuk puyer ataupun sirup dan ada yang dapat diberikan dalam bentuk hirup seperti seretide itu.
Obat dalam bentuk hirup memiliki beberapa kelebihan dibandingkan obat dalam bentuk puyer ataupun sirup.
Kelebihannya adalah bahwa dosis obat yang masuk ke dalam tubuh anak ibu relatif jauh lebih kecil dibandingkan jika obat diberikan dalam bentuk puyer/sirup.
Dan efek samping berkaitan erat dengan dosis. Dengan demikian obat hirup efek sampingnya jauh lebih kecil jika dibandingkan obat dalam bentuk puyer/sirup.

Meskipun demikian tentu saja tetap ada efek samping. Jika ibu masih mempunyai kekhawatiran/pertanyaan mengenai efek samping obat, dapat ibu konsultasikan dengan dokter yang meresepkan obat tersebut.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo said...

Dear friend,

Dengan berat badan hanya 45 kg, sedangkan tinggi badan anda 165 cm, maka indeks massa tubuh anda hanya 16,5. Ini berarti anda kurus sekali ya.

Batuk di pagi hari curiga ke arah alergi, akan tetapi karena anda kurus sekali dan batuk berdarah maka curiga ke arah TBC paru. Saran saya sebaiknya anda segera berobat ke dokter umum/dokter keluarga/dokter perusahaan dulu. Nanti mereka yang akan menentukan ke dokter spesialis mana anda akan dikonsultasikan.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

Dee said...

Dok, tanya dong… Saya wanita 26 thn, berat 37 kg, tinggi 153 cm. Sejak kecil saya kena radang tenggorokan, sampai sekarang juga masih. Setahu saya, saya tidak punya asma. Beberapa tahun terakhir saya kena radang tenggorokan 1-2 kali dalam setahun, atau kalau saya kecapekan dan keseringan tidur terlalu larut (karena lembur pekerjaan kantor atau tugas kuliah). Saya sudah mengurangi makan gorengan, pedas, es, buah musiman, tapi tetap suka kumat. Biasanya batuk saya sembuh dalam seminggu, tapi lama-kelamaan waktu penyembuhan semakin lama. Awalnya sekitar 5 hari (sampai obat yg diberikan dokter habis, biasanya selalu diberi antibiotik) sudah sembuh, tapi lama kelamaan menjadi 2-3 minggu, bahkan sebulan (sampai 2-3 kali balik ke dokter). November kemarin saya menikah, dan 2 minggu sebelum acara saya kena batuk, kalau dipakai bicara langsung batuk2 susah berhenti, gatal sekali rasanya. Desember 2009, saya kena batuk lagi. Sudah ke dokter, tapi setelah obatnya habis masih terasa batuk, tapi cuma sedikit, jadi saya anggap biasa. Setelah itu, saya minum lempuyang untuk menyembuhkannya karena takut kebanyakan minum obat dan akan berpengaruh terhadap rahim (tapi sampai sekarang saya belum hamil). Setelah kira-kira 2 minggu, batuk saya hilang, tapi setelah itu (sejak tgl 27 februari 2010) kumat lagi sampai sekarang. Awalnya (tgl 24 februari 2010) saya pilek (saya kurang tahan udara dingin dan asap rokok, ataupun asap2 yg lain, biasanya langsung pilek atau tenggorokan tidak enak), dan disusul rasa gatal di tenggorokan. Sekarang kalau batuk susah berhenti, gatal sekali. Batuknya batuk berdahak warna putih, tidak encer tidak kental juga, kalau batuk bisa dikeluarkan dahaknya. Biasanya parah pada malam dan pagi hari. Pernah sesekali setelah batuk parah saya muntah, dan setelah batuk biasanya saya pilek, hidung buntu. Kalau batuk parah, kadang dada terasa sakit (tidak enak) agak nyeri, sampai ke punggung, agak demam juga. Tapi kalau batuknya reda demamnya juga hilang. Untuk mengurangi rasa tidak enak saya memakai minyak gosok di leher dan dada. Saya juga menghisap vicks inhaler untuk melegakan hidung. Agar tidak dingin saya memakai jaket kalau tidur & berselimut sambil menutup hidung, kadang lampu kamar tdk dimatikan agar ruangan hangat. Posisi tubuh tidak mempengaruhi keparahan batuk. Kira-kira saya sakit apa ya Dok? Kalau biasanya ke dokter seringnya dibilang faringitis/laringitis. Apa solusi agar batuk saya sembuh dan tidak sering kumat? Terima kasih.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Dee,

Banyak hal yang dapat menyebabkan batuk. Bronkitis, TBC, alergi, asma, dan banyak lagi lainnya dapat menyebabkan batuk. Untuk dapat mengatasi batuk yang sering menyerang anda sebaiknya dilakukan pemeriksaan yang menyeluruh.
Apakah anda sudah pernah di rontgen, diperiksa darahnya, dan dilakukan spirometri?
Pekerjaan anda apa? Bagaimana kondisi kamar anda? Banyak sekali hal-hal yang harus ditanyakan dan mendapatkan jawaban sebelum saya dapat mendiagnosis penyebab batuk anda dan dapat memberikan nasihat untuk mengatasinya. Kalau anda tinggal di Jakarta, sebaiknya anda datang ke tempat praktik saya agar dapat diwawancarai dengan leluasa dan diperiksa dengan teliti.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

farah said...

selamat malam Dok,

saya Ria, usia 17 tahun
saya mau tanya Dok, saya sering sekali sakit tenggorokan ( rasanya gatal ), dan biasanya kalau sudah sakit gitu, langsung pilek dan bersin-bersin.
saya juga punya sesak nafas dan sinusitis, kalo kata dokter saya, saya alergi dingin dan debu

kurang lebih 1 minggu ini saya batuk - batuk terus, biasanya makin parah pada sore dan malam hari. bahkan sampai nafas saya bunyi (..ngik..ngik) dan sesak.
batuknya berdahak tidak berwarna dan kental.

menurut dokter bagaimana ?
terima kasih

farah said...

selamat malam Dok,

saya Ria, usia 17 tahun
saya mau tanya Dok, saya sering sekali sakit tenggorokan ( rasanya gatal ), dan biasanya kalau sudah sakit gitu, langsung pilek dan bersin-bersin.
saya juga punya sesak nafas dan sinusitis, kalo kata dokter saya, saya alergi dingin dan debu

kurang lebih 1 minggu ini saya batuk - batuk terus, biasanya makin parah pada sore dan malam hari. bahkan sampai nafas saya bunyi (..ngik..ngik) dan sesak.
batuknya berdahak tidak berwarna dan kental.

menurut dokter bagaimana ?
terima kasih

Anonymous said...

halo dok, saya winda. saya mau tanya sudah 5 saya batuk dan berdahak. dahaknya putih. yang saya mau tanya kenapa saya mual ya dari semenjak sakit batuk itu. apakah berpengaruh pada lendir yang ada pada tenggorokan saya? atau karna sakit maag?

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Ria,

Menurut saya anda menderita batuk karena serangan asma. Sebaiknya anda menggunakan obat asma hirup/semprot.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Winda,

Batuk yang terlalu keras/hebat dapat menyebabkan mual dan bahkan muntah.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

RIKA said...

salam kenal dok...nama saya rika, usia saya 27 tahun dengan berat dan tinggi badan 46kg/151cm, sudah hampir 2 tahun ini saya sering batuk2 yang disertai sesak terutama di malam hari, sering pilek tapi gak ada demam atau rasa nyeri di dada, sampai detik ini saya udah 3 kali di rontgen dan hsilnya sama, saya didiagnosa bronchopneumonia, hasil cek sputum negatif dan hasil cek darah juga tidak mengindikasikan adanya kemungkinan tbc, sekarang ini saya sedang mengkonsumsi obat dari dokter berupa antibiotik dan vitamin untuk 2 minggu dan obat batuknya untuk 3 hari, dan setelah 2 minggu saya diminta untuk memeriksakan diri, yang ingin saya tanyakan adalah sebenarnya berapa lama waktu yang dibutuhkan paling lama untuk penyembuhan penyakit saya ini? kalau misalkan dalam waktu 2minggu itu ternyata pennyakitnya masih membandel apakah saya perlu tes tuberkulin? terima kasih atas perhatiannya

RIKA said...

salam kenal dok...nama saya rika, usia saya 27 tahun dengan berat dan tinggi badan 46kg/151cm, sudah hampir 2 tahun ini saya sering batuk2 yang disertai sesak terutama di malam hari, sering pilek tapi gak ada demam atau rasa nyeri di dada, sampai detik ini saya udah 3 kali di rontgen dan hsilnya sama, saya didiagnosa bronchopneumonia, hasil cek sputum negatif dan hasil cek darah juga tidak mengindikasikan adanya kemungkinan tbc, sekarang ini saya sedang mengkonsumsi obat dari dokter berupa antibiotik dan vitamin untuk 2 minggu dan obat batuknya untuk 3 hari, dan setelah 2 minggu saya diminta untuk memeriksakan diri, yang ingin saya tanyakan adalah sebenarnya berapa lama waktu yang dibutuhkan paling lama untuk penyembuhan penyakit saya ini? kalau misalkan dalam waktu 2minggu itu ternyata pennyakitnya masih membandel apakah saya perlu tes tuberkulin? terima kasih atas perhatiannya

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Rika,

Batuk disertai sesak cenderung ke arah asthma. Untuk asthma pemeriksaan penunjang adalah dengan spirometri. Asthma tidak terlihat pada pemeriksaan rontgen.

Asthma tidak perlu antibiotika, kecuali jika disertai infeksi. Penderita asthma sebaiknya menggunakan obat hirup/semprot. Coba diskusikan dengan dokter anda.

Cobalah anda olahraga renang tiga kali seminggu dan melakukan senam tiap hari. Hindari faktor-faktor pencetus serangan asthma seperti stress, debu, makanan/minuman dingin, udara yang kering.

Oh ya, apakah pekerjaan anda? Bisa saja keluhan yang anda rasakan disebabkan oleh pekerjaan.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

rima said...

salam kenal dokter..
saya rima,,umur saya 19 tahun,,seminggu yg lalu saya batuk,,trus bbrpa hari belakangan ini batukny sudah hilang,,,akan tetapi tiap malam,,setiap jam 9 mlm ke atas,,batuk saya kambuh lagi,,batuk ny kering n terasa sangat gatal d tenggorokan,,saat in saya tidak mengkonsumsi obat apapun..kira2 it kenapa ya dok???
terima kasih :)

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Rima,

Saya pikir anda menderita radang pada tenggorokan. Cobalah memeriksakan diri anda ke dokter agar mendapat obat dan segera sembuh.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

rima said...

o ya dok,,,saya juga sepertiny punya alergi (hanya pikiran saya sih)

klo saya memakan durian atau rambutan atau buah pear atau apapun yg terlalu manis ato ad getahny,,tenggorokan saya lgsg gatal,,kemudian mnjdi batuk hebat,,berdahak,,ampe sesak napas yang amat sangat (tiap ambil napas mengeluarkan bunyi),,kadang2 sampai dada sakit saat bernapas..gejala it bisa terjadi hanya dalam wktu 10 mnt stlh mengkonsumsi makanan yg saya sebut d atas,,biasany saya lgsg minum air panas (sepanas yg bisa mulut saya tahan),,,ap it memang alergi dok???

klo memang iy,,kenapa munculny baru 5 thn belakangan ini,,waktu kecil saya baik2 aja,,

makasih banyak dok :)

Anonymous said...

Helo Dok,

Kenalkan nama saya Jake.Saya berada di USA sekarnag.Saya ingin bertanya masalah TBC. setahun yang lalu saya terkena TBC dan saya sudah minum habis semua hobatnya selama 1 tahun. Tapi kini masalah lain terjadi, kayaknya saya kadang kedinginan dan nyeri nyeri di badan saya, seperti virusnya masih ada. Yang jadi pertanyaan:
1. apakah virus TBC saya masih blom lenyap ?
2. Saya juga mengidap Hepatitis C. Saya belum menjalani treatment Hep.C dan selama ini saya hanya minum obat Milk Thistle sbagai support liver. Apakah nyeri2 ini akibat Hep.C atau TBC ?
Jawaban dari Dokter sangat saya butuhkan. Trimakasih dan sukses terus Dok.

lala said...

salam kenal dokter.. saya uda batuk hampir 3 bulan lebih nih..sebelumnya jg uda konsultasi ke dokter, n dokter nya suru rontgen..dari hasil rontgen kata dokter sih sehat2 aja paru2 nya gk ada mslh..dr dokter cm dikasi obat batuk kapsul..selama pemakaian obat, batuk berhenti..tp obat habis batuk nya terus berlnjt tuh(hanya saja batuknya kadang2 aja..n dahak yg keluar kdg kuning, kadang berbusa gt..) kira2 berbahaya gk tuh dokter?? thanx atas jwbannya ^_^

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Jake,

TBC disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, suatu bakteri, bukan virus. Kedinginan serta nyeri-nyeri di badan anda rasanya tidak disebabkan oleh kuman TBC. Usahakan berolahraga teratur setiap hari agar badan anda tidak kedinginan dan rasa nyeri-nyeri di badan dapat hilang.

Sebaiknya Hepatitis C anda segera diobati, karena hepatitis C dapat menjadi kronik dan berkembang menjadi sirosis hati (pengerasan hati), yang selanjutnya dapat berkembang menjadi kanker hati.

Semoga anda cepat berobat dan menemukan kesembuhan.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Lala,

Batuk lama harus segera dicari penyebabnya apa. Sebaiknya selain di rontgen dilakukan juga pemeriksaan dahak dan darah.

Bila memang bukan TBC, sebaiknya dilakukan pemeriksaan resistensi kuman sehingga dapat diketahui antibiotika apa yang cocok untuk mengatasi kuman pada sistem pernafasan anda.

Salam,

Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

farah said...

malam Dok,
saya Ria yang tempo hari sempat konsultasi ke dokter
saya sempat ke dokter dan diberi antibiotik, tapi setelah obat habis, batuk saya kumat lagi.
sampai sekarang juga masih batuk, malah kadang dada ini rasanya ditekan ( waktu batuk ).
dua kali dada kanan saya sakit ( kayak dipukul dari dalam ) waktu saya habis batuk.

kira-kira kenapa ya Dok ?

K said...

Salam Kenal Dokter Suryo,

kami ingin menanyakan apakah boleh ventolin sirup diminum gabung dengan obh (obat batuk hitam) (bersamaan diminum)(untuk anak anak).

kami pernah diinformasikan oleh Dokter paru paru, untuk asma batuk, semprot seretide gabung minum obh, dan memang manjur.

Terima kasih.

Salam.
Karina

Anonymous said...

Dok, sekitar bulan desember saya batuk pilek lumayan parah tapi ga ke dokter. Beberapa minggu kemudian pileknya ilang tapi batuknya masih ada dikit2. Trus lama2 batuknya ilang juga tapi stelah itu saya ngerasa jadi ada lendir di tenggorokan saya, klo dikluarin warnanya putih pertamanya trus klo dikeluarin lagi warnanya kuning trus kadang ada warna merahnya kaya darah tapi kadang trus ilang, malah berubah tenggorokan saya jadi kering. Keadaan ini bolak-balik beberapa kali selama 2-3 bulanan ini, itu kenapa ya dok? Kadang disertai batuk juga sesekali tapi ga lama.
Thanks atas jawabannya.

puput said...

dok, saya menderita batuk yang ciri-cirinya sama dari dulu sampai sekarang yang kalau sudah kambuh, maka gejalanya:

-sesak napas
-jika sudah batuk, maka dibarengi rasa mual dan kadang benar-benar muntah

kira-kira ini penyakit apa ya dok?

terima kasih.

puput

RIKA said...

hai dok...
maaf mo nanya lagi, sebenarnya guna dari pemeriksaan spirometri itu apa ya dok? trus kira2 berapa ya biayanya? apakah dengan penggunaan turbuhaler terus2an tdk menimbulkan efek samping dan apakah itu juga tidak mengurangi tingkat kesuburan wanita slnya saya pgn bgt punya anak? mksh sebelumnya.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Ria,

Sebaiknya anda segera ke dokter. Batuk disertai rasa nyeri pada dada harus dianggap sebagai sesuatu yang serius. Minta dilakukan pemeriksaan rontgen.

Sekian dulu.
Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Karina,

Ventolin adalah obat resep, sedangkan obh adalah obat bebas. Sepanjang diberikan oleh dokter, boleh saja diminum bersamaan. Tetapi biasanya untuk bayi yang digunakan adalah obp (obat batuk putih).

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo said...

Dear friend,

Batuk dengan dahak berdarah maka ada beberapa kemungkinan. Bisa saja darah itu berasal dari selaput lendir tenggorokan yang lecet akibat batuk/deheman anda yang terlalu keras. Akan tetapi bisa pula darah itu berasal dari paru-paru. Penderita TBC parah dapat pula batuk darah.

Saran saya adalah sebaiknya anda segera berobat ke dokter, dan dicari penyebab batuk berdarah tersebut.

Bagaimana dengan berat badan anda?

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Rika,

Spirometri itu adalah suatu pemeriksaan untuk mengetahui fungsi/faal paru. Pasien meniup ke suatu alat yang dihubungkan dengan komputer dan dihitung volume pernafasannya. Untuk meniup tersebut ada aba-aba yang diinstruksikan oleh petugas pemeriksa.

Mengenai biaya pemeriksaan tergantung klinik/rumah sakitnya.


Penderita asma pada saat serangan dapat memakai obat asma yang tergolong cepat meringankan gejala asma, dan pada saat tidak ada serangan dapat terus memakai obat asma golongan lain dalam dosis kecil untuk mencegah kekambuhan serangan asma.

Apabila obat dalam turbuhaler tersebut mengandung kortikosteroid maka dianjurkan untuk berkumur-kumur setelah memakainya.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

Anonymous said...

salam kenal dokter , saya yasmin umur 16 tahun berat saya 46. saya mengalami batuk sudah lebih dari 2 minggu dan batuknya keluar hanya pada malam hari atau pagi hari . kira2 saya harus ke dokter , atau melakukan perwatan intensif saja dirumah ?

Anonymous said...

dear dokter,,
tunangan saya batuk 1 tahun 2-3 kali,,jangka waktunya sampai 1 bulan,,bahkan lebih.. batuknya agak kering,seperti masuk angin,dikerok badannya merah,sudah minum berbagai macam obat juga tidak lekas sembuh,,batuknya sembuh secara tiba2. dia batuk kalau menjelang sore dan malam hari. itu jenis batuk apa ya? dan bagaimana cara mengatasinya?
tunangan saya jg telah dirontgen,,hasilnya baik2 saja.
tolong saya y,dokter.
terimakasih.
salam,
caliza

«Oldest ‹Older   1 – 200 of 635   Newer› Newest»

About Me

My Photo
Konsultan masalah kesehatan, keselamatan dan lingkunga kerja.