100 Questions & Answers: Asam Urat

100 Questions & Answers: Asam Urat

Friday

Adenomyosis


Apa itu Adenomyosis
Adenomyosis adalah penetrasi dan bertumbuhnya jaringan endometrium (jaringan yang melapisi dinding dalam rahim) ke dalam myometrium (lapisan otot rahim), sering disebut pula dengan endometriosis internal. Jadi penyakit ini sejenis dengan endometriosis. Adenomyosis dapat ada bersamaan dengan endometriosis eksternal. Dan jaringan endometrium yang salah tempat ini, seperti endometrium yang normal, akan mengikuti siklus menstruasi, jadi cenderung mengalami pendarahan pada saat menstruasi. Darah yang terkumpul di dalam jaringan otot rahim ini akan menyebabkan pembengkakan; rahim menjadi lebih besar. Pembengkakan (adenomyosis) ini dapat merata atau terfokus di satu tempat. Jika pembengkakan ini terfokus di satu tempat maka disebut sebagai adenomyoma, yang mana menyerupai tumor rahim lainnya.

Umumnya adenomyosis salah didiagnosa sebagai fibroid rahim. Sebenarnya terdapat perbedaan mendasar diantara fibroid (suatu tumor yang jelas) dan adenomyoma. Fibroid berasal dari satu sel yang abnormal, yang dibawah pengaruh hormon estrogen akan berkembangbiak. Pertumbuhan tumor mungkin dapat menggeser dan menekan jaringan sekitarnya, tetapi dia tidak pernah menyusup ke jaringan otot rahim, oleh karena tidak menyusup ke jaringan otot rahim maka dimungkinkan untuk mengangkat seluruh tumor ini tanpa mengganggu jaringan rahim yang normal selama proses pembedahan yang disebut myomektomi (pembedahan untuk mengangkat fibroid). Sebaliknya adenomyoma bukanlah suatu tumor dengan batas yang jelas, tetapi lebih kea rah pembengkakan local dari dinding rahim sebagai akibat penetrasi jaringan endometrium. Oleh karena itu tidak mungkin untuk mengangkat jaringan yang terkena adenomyosis tanpa mengangkat jaringan otot rahim yang dipenetrasi tadi.

Apa gejala dari adenomyosis
Bisa saja seseorang memiliki adenomyosis dan dia tidak merasakan gejala apapun. Gejala-gejala adenomyosis adalah triad gejala yakni pembesaran rahim, nyeri pelvis dan menstruasi yang banyak dan abnormal. Nyeri, yang dirasakan terutama selama menstruasi disebut dysmenorrhea dapat berupa kram yang hebat atau seperti disayat pisau. Nyeri dapat juga dirasakan pada saat tidak sedang menstruasi. Pembesaran rahim dapat merata dengan tonjolan-tonjolan rahim yang besar atau dapat pula seperti “tumor” yang terlokalisir. Pendarahan pada saat menstruasi dapat banyak sekali dan berhari-hari, mungkin dengan bekuan-bekuan darah. Pendarahan yang hebat ini dapat menyebabkan anemia (berkurangnya kadar Hemoglobin dalam sel darah merah). Selain itu diluar saat menstruasi bisa ada pendarahan abnormal (pendarahan sedikit-sedikit, bercak-bercak).

Efek dari adenomyosis pada kesuburan dan kehamilan tidak jelas. Adenomyosis mungkin menyebabkan berkurangnya kesuburan. Informasi yang ada menyebutkan bahwa adenomyosis bisa ada pada 17% wanita hamil yang berusia di atas 35 tahun. Adenomyosis jarang dihubungkan dengan komplikasi obstetrik ataupun pembedahan. Pada kebanyakan kasus wanita hamil dengan adenomyosis, adenomyosisnya ditemukan secara kebetulan pada saat operasi cesar atau pada saat operasi pengangkatan rahim. Jadi adenomyosis dengan ketidaksuburan masih memerlukan penelitian yang lebih lanjut.

Bagaimana adenomyosis didiagnosa
Adenomyosis seringkali ditemukan secara kebetulan, ditemukan pada saat operasi pengangkatan rahim karena alasan lain. Adenomyosis bisa didagnosa dengan melakukan suatu histerosalpingogram (suatu pemeriksaan roentgen daerah panggul setelah suatu kontras dimasukkan ke dalam dinding rahim). Pada saat ini diagnosa lebih baik didapat dengan pemeriksaan MRI yang dapat mendeteksi adanya adenomyosis dan seberapa luas adenomyosis dan juga dapat membedakannya dari fibroid. Pemeriksaan MRI panggul ini harus dikerjakan dengan media kontras Gadolinium yang disuntikkan ke pembuluh darah. Selain itu USG transvaginal (USG yang alatnya dimasukkan ke dalam vagina), ditangan pakar yang berpengalaman, juga dapat mendiagnosis secara akurat. Dengan MRI maupun USG (di tangan pakar yang berpengalaman) dapat dideteksi adenomyosis pada lebih dari 90% kasus.
Adenomyosis adalah suatu keadaan yang umum dijumpai oleh karena itu harus dipertimbangkan pada setiap wanita dengan pendarahan yang abnormal. Keadaan ini cenderung tidak terdiagnosa, karena pendarahan yang abnormal seringkali dianggap akibat kelainan hormonal.

Apakah ada obat-obat untuk mengurangi gejala adenomyosis
Seringkali pembesaran rahim yang tidak begitu besar biasanya tidak menimbulkan gejala dan karenanya tidak diperlukan obat-obatan. Untuk kasus-kasus pendarahan hebat disertai nyeri yang amat sangat dapat dipakai obat GnRH agonis yang mana obat ini menyebabkan suatu keadaan seperti menopause dengan penghentian fungsi indung telur secara lengkap dan juga menghentikan menstruasi, yang menyebabkan jaringan yang abnormal bisa menyusut. Keadaan seperti menopause ini sangat menguntungkan bagi pasien-pasien yang mengalami anemia karena memungkinkan pasien untuk memulihkan anemianya, terutama dibantu dengan obat-obatan penambah darah. Tapi obat GnRH agonis ini tidak mudah ditoleransi oleh karena menyebabkan gejala-gejala menopause seperti hot flash. Konsekuensi lainnya adalah pengeroposan tulang, peningkatan kolesterol jahat dan penurunan kolesterol yang baik. Oleh karena itu pemakaian obat ini biasanya dibatasi selama 6 bulan saja. GnRH agonis juga digunakan untuk mengobati kemandulan yang dihubungkan dengan adenomyosis. Tapi obat ini bisa memulihkan kesuburan hanya pada kasus-kasus yang ringan, tidak pada kasus-kasus yang berat.
Hormon progesterone ataupun pil KB tidak begitu efektif, khasiatnya bersifat temporer.

Pembedahan macam apa untuk adenomyosis
Hysterectomy (operasi pengangkatan rahim) saat ini dipertimbangkan sebagai satu-satunya terapi yang efektif untuk adenomyosis yang menimbulkan gejala. Ahli bedah yang berpengalaman dapat hanya mengangkat sebagian dari rahim (hanya daerah rahim yang mengandung adenomyosis saja). Meskipun hanya sebagian rahim yang diangkat tetapi dengan begitu maka tidak dibolehkan lagi adanya kehamilan.

109 comments:

Elyani said...

Dokter Suryo,

Bulan Desember 2005 saya menjalankan operasi kista dengan sistem laparatomy. Ditemukan adanya kista endomeriosis, leimyoma dan adenomyosis. Setelah itu saya mendapatkan suntikan Tapros sebanyak 3 kali dan bulan Mei 2006 ini sudah mendapat menstruasi lagi. Yang menjadi keheranan saya adalah mengapa masih ada rasa sakit pada saat menstruasi, terlebih pada mens bulan Juli ini.

Karena merasa ada yang tidak beres saya kembali ke dokter dan dari hasil pemeriksaan USG transvaginal ternyata ada massa yang menurut dokter saya adalah adenomyosis berukuran 40 x 60mm.

Saya kemudian diresepkan obat hormonal yaitu Provera untuk masa menjelang mens bulan Agustus atau hari ke 16 dari mens saya yang terakhir. Dokter, saya ingin penjelasan apakah adenomyosis hanya dapat dihilangkan dengan cara histerektomi seperti penjelasan dokter di blogspot ini??? Apakah ada cara lain kecuali operasi untuk mengecilkan ukuran adenomyosis? Dengan terapi apa??? Mohon pencerahan-nya. Atas perhatian dan kesediaan untuk menjawab saya ucapkan terima kasih.

catatan : saya berusia 40tahun dan belum menikah.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Elyani,

Pilihan terapi yang ada adalah pembedahan, pemberian obat-obatan,
kombinasi kedua macam terapi.

Mengenai pilihan terapi yang tepat bagi seseorang pasien adalah
tergantung dari gejala, usia, dan keinginan untuk hamil (mempunyai anak
sendiri). Sebaiknya hal ini didiskusikan dengan dokter kandungan yang
menangani Elyani.

Tampaknya dokter kandungan anda sedang mengusahakan pengecilan
endometriosis dengan cara pemberian obat-obatan.

Tapros (merek dagang di Indonesia) atau Lupron Depot isinya adalah
leuprolide acetate, adalah suatu golongan obat yang termasuk dalam kelas
gonadotropin-releasing hormone (GnRH) agonists. Obat ini digunakan
untuk menurunkan produksi hormon tertentu oleh tubuh. Untuk kasus
endometriosis maka tujuan pemakaian obat ini adalah untuk menurunkan produksi
hormon estrogen oleh tubuh kita, dengan turunnya produksi hormon estrogen
dalam tubuh kita maka sel-sel endometriosis tidak bisa tumbuh lagi,
oleh karena pertumbuhan sel-sel endometriosis dipengaruhi oleh hormon
estrogen. Dengan demikian diharapkan endometriosis akan mengecil, dan nyeri
berkurang.

Tapros biasanya disuntikkan sebulan sekali selama 6 bulan
berturut-turut. Kendala yang ada dengan pengobatan ini adalah harganya yang cukup
mahal. Efek samping yang mungkin timbul akibat pengobatan dengan Tapros seperti yang sudah dijelaskan dalam blog biasanya akan pulih
kembali setelah pengobatan dengan Tapros dihentikan.
Untuk mengurangi kemungkinan efek samping, biasanya dokter kandungan
anda akan memberikan pil hormon dosis rendah yang harus diminum setiap
hari, disebut add-back therapy.

Pengobatan dengan hormonal ini penting diikuti jadwalnya dengan
tepat, sebaiknya selama 6 bulan berturut-turut agar ukuran endometriosis
benar-benar mengecil, sehingga jarak kekambuhan akan lebih panjang
(dikenal dengan istilah long lasting effect). Sayang anda hanya mendapat
Tapros selama 3 bulan saja sehingga cepat kambuh lagi.

Untuk informasi mengenai Tapros atau Lupron Depot anda dapat
mengunjungi
http://www.endofacts.com/questions/#q21

Semoga membantu.

Salam
dr. Suryo

Mira said...

Dear Dr,9 bulan lalu saya terkena pnemotorax endometriosis,saat ini saya mendapat perawatan tapros bulan ke4 dan direncanakan sampai 6 bln di RS Bandung,setalah suntikan ke4 ini seharusnya saya operasi rahim untuk membersihkan endometriosisnya.Paru saya masih dalam kondisi 20% bocor saat ini.Saya dalm keadaan bingung sekarang karena saran Dr.paru sebaiknya tidak dilakukan tindakan apa2 dahulu sekarang sampai treatment endometriosis saya tuntas sedangkan Dr.ginekolog tidak berani melakukan tindakan laparaskopi ataupun operasi dengan kondisi paru saya seperti ini.Saya tidak bisa dianastesi secara spinal karena ada pen di tulang punggung saya.Mohon sarannya

Mira said...

Dear Dr, informasi tambahan saya sudah 6 tahun menikah dan blm dikaruniai anak.Saya sempat cona konsultasi ke dokter di Jakarta dan katanya untuk orang asia suntikan tapros cukup 3 kali sajah tapi saya tanya kembali ke tim dr. di bandung katanya kondisi saya mengharuskan 6 kali.Jadi sebetulnya bagaimana?Add back terapi biasanya diberikan pada suntikan ke berapa dok?Terima kasih sebelumnya dok

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Mira,

Bagaimana kondisi paru-parunya saat ini setelah mendapat suntikan tapros 3 kali? Kondisi paru-paru sangat perlu untuk menentukan apakah suatu tindakan pembiusan umum dapat dilaksanakan atau tidak. Jadi kalau menurut dokter ahli paru, kondisi paru-paru Mira belum siap maka memang sebaiknya jangan dilakukan tindakan yang memerlukan pembiusan umum dahulu.

Kalau tindakan laparaskopi ataupun operasi pengangkatan rahim mendesak sekali untuk dilakukan maka perlu dikonsultasikan dulu dengan dokter ahli anestesi yang akan melakukan tindakan pembiusan untuk dinilai risiko pembiusannya.

Saya belum tahun mengenai suntikan tapros untuk orang Asia cukup 3 kali saja atau tidak. Saya belum membaca hasil penelitian mengenai hal tersebut. Kalau menurut saya yang terpenting adalah bagaimana perkembangan klinis atau kondisi pasien setelah mendapat 3 kali suntikan apakah sudah sembuh sama sekali, ataukah sudah membaik tapi belum sembuh. Kalau memang sudah sembuh sama sekali tidak masalah dengan 3 kali suntikan saja, tetapi kalau baru ada kemajuan cuma belum total maka sebaiknya 6 kali. Jadi tergantung kondisi klinis Mira saat ini.

Mudah-mudahan bisa menjawab kebingungan Mira.

Salam

Suryo

Anonymous said...

Yth. dr. Suryo,

Setelah menjalani operasi mengangkatan miom, DSOG memberitahu bahwa di dalam rahim saya juga terdapat adenomiosis dan karena hasil tes ca 125 > 14, berarti masih ada sisa-sisa adenomiosis yg mikroskopik sehingga tidak keliatan pada saat operasi miomektomi. dengan demikian saya disarankan DSOG untuk menjalani terapi Tapros dengan tujuan untuk tidak mens sementara agar sel-sel adenomiosis yg tersisa bisa mati dan tidak berkembang .

14 hari setelah suntikan Tapros pertama atau 20 hari dari siklus mens terakhir, saya mens. bleeding hanya berlangsung 2 hari, kemudian tinggal flek dan sesekali disertai sedikit darah segar hingga hari ke 12.

yang ingin saya tanyakan:
- mengapa saya mens, padahal kata DSOG suntikan Tapros membuat tidak mens?

- apakah hal tersebut normal dok, sebagai efek dari suntikan Tapros? atau artinya saya tidak cocok dengan kandungan/ isi Tapros (leprolide acetate)?

- Bleeding atau flek yang terjadi setelah hari ketujuh, apakah termasuk mens karena saya jadi ragu untuk menjalankan puasa?

demikian dok. terima kasih banyak atas perhatian dan jawabannya.

Salam,

Tari - Jakarta

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Tari,

Pemeriksaan CA-125 setahu saya adalah tumor marker untuk ovarium (indung telur). Hasil pemeriksaan tumor marker CA-125 yang positif memiliki dua makna, yakni benar-benar positif (true positive) dan positif palsu (false positive). Penggunaan pemeriksaan tumor marker CA-125 untuk mengetahui adenomyosis harus secara serial, yakni melalui beberapa kali pemeriksaan.

Memang seharusnya bila mendapat suntikan tapros tidak akan mengalami menstruasi, akan tetapi terkadang untuk suntikan pertama kali masih bisa mengalami menstruasi.

Sebaiknya anda kembali ke dokter spesialis obstetri dan ginekologi anda dan tanyakan langsung kepada beliau.

Salam
dr. Suryo

susi said...

Dear Dokter,
Saya sudah menikah selama 3,2 thn dan belum dikarunia anak. Nov thn lalu saya menjalani laparoskopi, hasil patalogi menunjukan adanya kista endometriosis sebesar 3,5 cm dan adenomiosis. Setelah LO saya mendapatkan suntikan tapros sebanyak 3x dan selama 4 bulan saya tidak mengalami mens. Pada bulan April 07 saya mendapatkan mens pasca tapros. tapi dibulan mei saya kembali tidak mendapatkan mens. Baru pada bulan Juli dan selanjutnya jadwal mens saya kembali normal dengan siklus 25 - 30 hari.

Awal keluhan saya ke DSOG untuk menyembuhkan nyeri haid saya yang sangat hebat disamping itu saya ingin segera bisa hamil. Tapi sampai sekarang nyeri mens selalu saya rasakan dihari pertama dan kedua. Saya yakin sekali adenomiosis yang saya derita belumlah tuntas disembuhkan atau kembali muncul.

Saya sempat juga dihydro dan hasilnya bagus, karena alhamdulillah kedua tuba saya patent.

Dokter, saya mendapatkan informasi bahwa adenomiosis sukar untuk disembuhkan walaupun dengan cara laparoskopi sekalipun. Adakah obatnya selain operasi?.
Saya pernah mendengar mengenai MIOLISIS (pengobatan adenomiosis tanpa operasi, melainkan hanya dengan dibakar / suntik), benarkah ini dokter?. Tapi ada yang mengatakan Miolisis = pengangkatan rahim?. mana yang benar dokter?.

Apakah pengidap adenomiosis tidak bisa hamil dengan cara normal ?. bagaimana dengan insem?. berapa besar kemungkinannya?.
Saya sangat mengharapkan tanggapan dari Dokter.

Terimakasih.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Susi,

Pada waktu laparoskopi, apa yang dilakukan terhadap kista endometriosis dan adenomyosisnya?

Myolysis dilakukan dengan menggunakan laser atau listrik untuk merusak pembuluh darah yang menyuplai darah ke jaringan fibroid pada waktu dilakukan laparoskopi. Dengan rusaknya suplai darah ke jaringan fibroid maka jaringan fibroid tersebut tidak mendapat makanan dan lama kelamaan akan menyusut dan mati. Demikianlah cara kerja myolysis. Akan tetapi hasilnya belum tentu sukses 100 persen.

Banyak pasien dengan adenomyosis dan hamil. Mengenai hubungan antara dapat tidaknya seorang wanita hamil dan adenomyosis tergantung besar, jumlah dan ukuran adenomyosisnya.

Coba anda diskusikan lagi dengan dokter obgin yang merawat anda.

Mudah-mudahan cukup menjawab.

Salam
dr. Suryo Wibowo

susi said...

Dear Dokter,
Terimakasih atas jawaban dari dokter. Berikut saya sampaikan hasil patalogi dari laparoskopi thn lalu:
Berikut hasil Laboratorium patalogi setelah laparoskopi:
1. Sediaan menunjukan keping-keping dinding kista yang terdiri dari jaringan ovarium dibatasi jaringan granulasi bersebukan sel mononukleus dan beberapa hemosiderofag. Histologistik sesuai dengan kista coklat.
2. Sediaan terdiri atas kepingan jaringan miometrium menunjukan pulau-pulau endometrium dengan stroma seluler dan kelenjar tubulus berdilatasi. Histologik sesuai dengan adenomiosis.
3. Sedian Terdiri atas kepingan jaringan fibro-vaskular dengan pusar perdarahan.Histologik sesuai dengan adenomiosis.
4. Hyperplasi simpleks endometrium
Makroskopik: sediaan sitologi cairan peritoneum mengandung eritrosit, beberapa limfosit dan hemosiderofag.
Mikroskopik: Tidak diketemukan sel tumor ganas
Kesimpulan: Tidak bertentangan dengan endometriosis

dari hasil patalogi diatas, apakah adenomiosis atau endometriosis nya yang paling bermasalah buat saya?.

Mengenai Miolisis, amankah bagi saya bila menjalaninya?. Secara saya sangat ingin bisa hamil.

Saya ucapkan terima kasih atas perhatian dari dokter.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Susi,

Adenomyosis dan endometriosis itu sebenarnya sama dan berbeda.

Apa samanya? Sama-sama terdiri dari jaringan endometrium.
Apa bedanya? Kalau pada adenomyosis, jaringan endometriumnya ada di miometrium, sedangkan pada endometriosis, jaringan endometriumnya ada di luar rahim.

Bingung? Rahim itu terdiri dari beberapa lapisan. Lapisan paling dalam namanya endometrium. Lapisan di sebelah luarnya disebut miometrium. Nah pada adenomyosis ini jaringan endometriumnya menyusup masuk ke lapisan miometrium.
Jadi sebenarnya adenomyosis juga sebuah endometriosis, cuman masih di rahim. Kalo disebut endometriosis maka yang dimaksud adalah di luar rahim, misalnya di usus, di paru, dll.

Pelaksanaan tindakan dalam dunia kedokteran ditentukan ketrampilan dan pengalaman dokter.
Apakah myolisis aman bagi anda? Semua tindakan tentu ada risiko dan ada manfaatnya. Diskusikan dengan dokter obgin anda.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

dear Dr. Suryo,
sy Lydia, saat ini sy hamildgn usia kehamilan 39 minggu , dimana pada awal kehamilan ditemukan adanya adenomyosis melalui USG transvagina.Saat ini usia sy jln 32 thn.Yang ingin sy tanyakan apakah sy bisa lahir normal dok.(Tensi 120/80,berat sy 72 kg).kemudian apakah sy bisa mempunyai kemungkinan lagi untuk hamil kembali.cara terbaik apakah untuk penyembuhan penyakit sy.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Lydia,

Waduh, seharusnya pertanyaan itu anda ajukan kepada dokter kebidanan yang merawat anda. Saya tidak bisa menjawab hal itu karena bisa tidaknya melahirkan normal melalui vagina tergantung pada besar kecilnya ukuran adenomyosis, serta letak adenomyosis tersebut. Jadi sekali lagi, konsultasikan dengan dokter kebidanan yang menangani anda, jangan takut bertanya.

Semoga bermanfaat.

Salam

Dokter Suryo Wibowo

Anonymous said...

Tks dr.Suryo

sy akan coba tanyakan lebih lanjut unt hal itu. karena dari awal dokter kandungan sy tdk mengecek lebih lanjut ukuran adenomyosis sy.Dokter,.. apakah kemungkinan untuk hamil lagi kedepannya masih adakah?

tks.
rgds.,
Lydia

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Lydia,

Tentu saja ada kemungkinan anda dapat hamil lagi. Semoga anda dapat melahirkan dengan selamat dan bayinya sehat walafiat.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

Dear Dr. Suryo,

tks atas doanya,
apakah adenomyosis tersebut penyembuhannya satu2nya cara dengan operasi ?Operasi tersebut maksudnya apakah rahimnya diangkat atau gimana yaa Dok, klo seperti itu kemungkinan punya anak lagi apa masih bisa ?(rahim diangkat)

Tks dokter.
rgd,
lydia

yoel said...

Dear dokter suryo,

Saya berumur 39 th, blum menikah. .
Kebetulan saya ada adenomyosis menurut diagnosa dokter gynecolog, sebesar 7cm pembesaran pada dinding rahim dan katanya tidak ada hubungan dengan kesuburan.
menurut dokter tidak bisa dioperasi karena akan compang camping sebab merupakan
tumbuhnya jaringan lapisan rahim ke dalam otot myoma.Jadi dokter memberi saya obat
berupa ARIMIDEX, serta progesteron selama kurang lebih 10 bulan, menurut dokter apabila
obat dihentikan, sebelum benar2 hilang pembesarannya akan menjalar kembali, kebetulan
pada saat dokter memberikan resep utk 3 bulan terakhir dengan harapan sudah hilang pembesarannya, karena usg terakhir tinggal 2cm ukurannya.Namun setelah obat habis yg utk 3 bl terakhir, saya mencoba untuk cek up lagi namun mendapat giliran 2 bln ke depan,karena pasien sudah antri dan pindah rumah sakit tempat praktik.nah selama 3 bulan ini (nov,des,jan 08)tanpa minum obat ternyata telah terjadi pembesaran kembali seperti semula hingga 7cm.Ini diketahui saat saya periksa kesehatan perut karena banyak keluhan di perut pada dokter gastro.

Masalahnya saya merasakan efek samping yang mungkin datang dari obat arimidex yang merupakan kemotheraphy menurut dokter gastro, sakit pada perut,juga ujung anus yang perih, serta seringnya buang air kecil karena tertekan adenomyosis, saya cek up ke dokter internist gastro hasil lab fungsi lambung,usus , hati terganggu,juga saya mudah sakit sehingga bakteri helicobacter pylori juga positif. juga haemoglobin , erythrocit rendah, sel darah putih tinggi, serta globulin yang merupakan fungsi hati terlalu tinggi.pada air seni juga terkandung leucocyt.padahal sebelum minum arimidex, hasil lab air seni bagus tidak ada masalah apalagi bakteri.

Sekarang saya sudah tidak minum obat arimidex lagi tapi sedang diobati dengan antibiotik bicrolin dan amoxycilin untuk lambung dan usus.
Lalu bagaimana dengan adenomyosis saya dok, yang kembali membesar 7cm dalam waktu 3 bulan, setelah berhenti minum arimidex.dokter gastro akan merujuk saya kepada dokter gynecolog yang lebih senior katanya.yang saya tanyakan tindakan apa yang kira2 akan dilakukan dokter dengan riwayat penyakit saya tersebut dan apakah berbahaya bila didiamkan saja dan apakah saya masih bisa memiliki anak dengan adanya adenomyosis 7 cm ini bila menikah,perlu diketahui saya sakit sekali bila datang bulan nyeri hebat seperti diiris2 dan ditarik2 serta bleeding berat sebelum minum arimidex. setelah minum arimidex bleeding berkurang hanya sakit tetap.Bagaimana solusinya dok?

terimakasih sebelumnya

Coba & Buktikan said...

Dokter Suryo,

Saya baru menikah 4 bulan. Karena saya mempunya keluhan disaat haid, yaitu sakit sekali maka saya memeriksakan kondisi kandungan saya pada bulan pertama menikah.
Diketahui adanya endometreosis dan adenomyosis yang menyebabkan rahim saya membengkak kira2 6 cm. Karena dilihat dari faktor genetika yaitu ketiga kakak perempuan ayah saya mengidap kanker (ketiganya sudah meninggal) maka dokter saya menyarankan agar saya segera hamil dan melahirkan agar bisa dilakukan operasi pengangkatan rahim dengan tujuan adenomysis ini bisa disembuhkan secara maksimal.
Untuk itu dokter saya menyarankan agar di inseminasi, perkembangan indung telur saya normal. Saat ini saya belum memutuskan apakah akan melakukan inseminasi atau tidak, karena saya masih ingin hamil secara normal, mengingat saya menikah baru empat bulan. Untuk itu saat ini saya makan berbagai vitamin penyubur kandungan, misalnya fundamin-e, profertil dan asam folat. Saya juga rajin makan buah dan sayuran terutama touge. Yang saya mau tanyakan, apakah saya masih ada kemungkinan hamil secara normal (tanpa inseminasi)? Adakah obat lain yang lebih bagus untuk menyuburkan kandungan saya sehingga saya cepat hamil. Dokter saya mohon Bantuan penjelasannya, karena terus terang saya sangat ingin hamil. Terimakasih

Salam

Melly

Chika said...

Halo Dr. Suryo,

Saya mau tanya ttg TAPROS... Saya sudah 2x laparoscopy, yang pertama pembukaan saluran telur yang tertutup, dan menurut dokternya ada bercak bakal endometriosis dan sudah dibakar. tapi dokter meminta saya utk suntik tapros 3x. sudah saya jalani, dan operasi laparoscopy kedua adalah karena saya mengalami kehamilan diluar kandungan, karena masih kecil, sehingga operasinya cukup LO saja, tapi yang saya bingung kenapa dokternya menyarankan saya utk suntik tapros lagi 1x. apa hubunganya dengan operasi kehamilan ektopik? apakah tapros itu pada dasarnya mengeringkan operasi atau infeksi atau luka2 dalam? karena sudah jelas LO kedua ini tidak ada endometiosis nya. setahu saya tapros hanya utk yang LO karena endometriosis. Benarkan opini saya itu dok? terima kasih atas jawabannya dok.

zee said...

Dokter Suryo,

Tahun lalu, saat hamil 16mgg, dsog saya menemukan MIOM. Lalu saya coba cek ke dsog lain, dan dsog kedua blg itu bkn miom tp adenomyosis. Nah ketika usg 4D dgn dokter lain yg khusus menangani usg 4D, dsog itu jg blg itu bkn miom tp adenomyosis. Dokter waktu itu nanya, apa saya suka nyeri haid. Saya bilang iya, dan nyerinya bukan main sakitnya.

Tp sy tetap kontrol dgn dsog saya yg pertama yg bilang klo itu miom. Nah, ketika usia kehamilan semakin menua, di usia 37mgg (28 Maret 08)saya KPD (ketuban pecah duluan), dan krn pembukaan lama & bayi terlilit tali pusar, saya memutuskan untuk dilakukan caesar saja karena saya ingin miom diangkat sekalian (spt kata dsog saya sendiri, katanya miom bs diangkat saat operasi). Namun setelah operasi, dsog saya bilang, tidak jadi diangkat krn katanya miomnya kecil2 dan takut pendarahan.

Nah, sekarang bayi saya udah 5bln, dan saya juga sudah pasang spiral sejak baby saya 40hari. Selama 4bln pake spiral, haid saya jadi 2x sebulan. Dan puncaknya kemarin. Kemarin haid saya banyak sekali dan nyeri sekali, padahal selama 4bln tidak ada nyeri. Karena sangat sakit, siangnya saya langsung ke RS, kontrol dengan dsog. DSOG yang ini kembali memastikan bahwa yang saya derita bukan miom tapi adenomyosis. Ditambah lagi dengan adanya spiral, maka semakin sakitlah nyeri itu, begitu kata si dokter. Saya diberi obat Buscopan dan Transamin, yang kata dsog tsb aman untuk ibu menyusui. DSOG jg bilang sebenarnya agak susah untuk hamil, tapi saya termasuk beruntung bisa hamil & punya anak dengan kondisi begitu.

Yang ingin saya tanyakan dok : apakah saya akan terus merasakan nyeri selama masih mendapatkan haid? Apakah setiap bulan saya harus minum obat nyeri terus? Lalu, apakah ini bisa berbahaya di kemudian hari? Bisa jadi kankerkah?

Salam
Zizy

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Zizy,

Selamat atas kelahiran bayi anda. Wah saat ini pasti sedang lucu-lucunya.

Selamat juga datang di dunia kedokteran yang membingungkan! He he he.

Begini ya, kalau diagnosis dokter pada waktu anda hamil 16 minggu itu benar adenomyosis maka dengan berjalannya kehamilan adenomyosis itu biasanya mengecil atau bahkan dapat menghilang. Berapakah ukurannya pada waktu itu? Seharusnya pada saat anda hamil 32 minggu dilakukan USG ulang oleh dokter yang sama, untuk dilakukan perbandingan ukuran 'adenomyosis'nya. Kalau mioma biasanya tidak mengecil. Kalau adenomyosis biasanya mengecil. Perhatikan bahwa saya menyebutkan kata 'biasanya'. Ini berarti bahwa bisa pula tidak terjadi seperti yang telah saya sebutkan.

KPD itu singkatan dari Ketuban Pecah Dini, tapi singkatan anda bagus dan juga tepat, saya jadi senyum-senyum membacanya.

Pada saat pasca melahirkan 40 hari, ukuran rahim kita memang sudah mulai menyusut (kan tadinya membesar dalam rangka menampung janin). Akan tetapi mungkin penyusutannya belum maksimal. Nah pada saat penyusutannya mungkin belum maksimal anda pasang spiral. Nah bulan depannya, rahim anda menyusut lagi, sehingga spiralnya terjepit erat sekali. Ini yang mungkin menyebabkan anda mengalami perdarahan dan nyeri. MUNGKIN lho!
Jadi saran saya, anda copot saja dulu spiralnya, dan sementara KB dengan cara lain, pil KB atau kondom misalnya, sambil diamati perkembangan keluhan anda. Apabila ternyata menstruasi anda menjadi normal kembali dan anda tidak diserang rasa nyeri pada waktu menstruasi, anda bisa coba untuk pasang spiral kembali.

Kira-kira itu dulu yang bisa saya jawab, semoga dapat membantu anda. Bila masih ada yang ingin ditanyakan silahkan hubungi saya kembali.

NB: saya lebih percaya keterangan dsog yang menolong anda melahirkan bahwa itu myoma, karena diagnosis pasti adenomyosis adalah dilihat langsung dengan mata kepala, bukan dengan peralatan usg. Tapi dengan catatan lagi, bahwa si dsog tersebut jujur ketika mengatakan bahwa 'miomnya kecil-kecil dan takut pendarahan'.


Salam
Dr. Suryo Wibowo

wiri said...

Dok saya mau tanya, kami baru menikah, istri saya ada keluhan di bagian perut sebelah bawah. Terasa seperti kembung dan saat awal2 kami berhubungan, istri saya merasa sakit. Kemudian istri saya memeriksakan diri ke dokter kandungan. Kemudian dilakukan USG 2 dimensi. Setelah dilihat dokter mencurigai adanya kista sebesar sekitar 4cm di ovarioum istri saya sebelah kiri, kemudian dokter menyarankan untuk pemeriksaan CA125. Setelah diperiksa ternyata hasil CA125 istri saya hasilnya 280,78 dicurigai adanya tumor dan harus dioperasi. Kemudian dokter menganjurkan untuk melakukan USG 4 dimensi untuk melihat hasil lebih jelas. Kemudian setelah dilakuakn USG 4 dimensi dokter SPOG mengatakan bahwa ini merupakan kista biasa dan ukurannya masih kecil sekitar 3 cm dan disuruh menunggu beberapa waktu untuk melihat hasilnya selang beberapa bulan.Tidak puas dengan itu, maka kami melakukan pemeriksaan lagi ke dokter kandungan yang laen, kemudian dia memeriksa istri saya dengan cara meraba apakah ada tonjolan atau tidak. Lalu dokter bilang tidak ada masalah apa2.Kemudian saya memberikan hasil tes ca125 istri saya. Dia merasa heran karena waktu diperiksa tdk ada tonjolan apa2 dan dokter mengatakan ukurannya masih sangat kecil (tidak teraba ada tonjolan).Kemudian dianjurkan untuk melakukan ulang CA125, kemudian didapat hasilnya 256.86.
Yang ingin saya tanyakan:
1. Menurut dokter sebenarnya jenis kista apa yang ada di ovarium istri saya?
2. Apakah hasil CA125 istri saya termasuk tinggi dok dan faktor apalagi yang membuat nilai CA125 tinggi, selain adanya kista, tumor, atau kanker?
3. Langkah apa lg yang sebaiknya kami lakukan dok mengingat usia kami yang masih muda, istri saya 26 tahun dan saya 28 tahun.

Demikian penjelasan dan pertanyaan saya, maaf agak panjang. Mohon jawabannya sejelas mungkin.

Anonymous said...

Dr. Suryo,
Saya wanita berusia 27 tahun. Sejak SMU sering mengalami nyeri perut sewaktu menstruasi sehingga terkadang saya tidak bisa beraktivitas.

Pada usia 21 tahun sakit menstruasi masih berlangsung, dengan ditambah gejala suhu tubuh agak naik, diare, muntah2. Pada waktu mengalami menstruasi terkadang darahnya berbentuk gumpalan-gumpalan, saat sebelum mengeluarkan gumpalan tersebut terasa sangat sakit (sepertinya sumber sakitnya karena susahnya mengeluarkan gumpalan tsb). Suatu saat ada gumpalan yang cukup besar, sehingga saya mengamatinya. Gumpalan tersebut sebesar jari jempol orang dewasa, berwujud seperti daging (tidak seperti darah), berwarna merah muda , ada seperti urat atau ototnya.

Pada usia 22 tahun saya melakukan pemeriksaan USG transvaginal, dari hasil pemeriksaan semua normal dan tidak ada kelainan apa pun.

Pada usia 27 tahun saat melakukan operasi usus buntu, di sebelah kanan ternyata ditemukan kista kira-kira sebesar telur bebek. Hasil patologi menunjukkan kista tersebut adalah kista coklat (kista ovarium) yang bersifat jinak.

Berdasarkan lokasi kista menurut dokter tidak akan menimbulkan gejala sakit karena tidak ada perlekatan. Pertanyaan saya,
- mengapa pada pemeriksaan pertama yaitu pemeriksaan USG pada usia 22 tahun tidak menunjukkan kelainan apa pun padahal gejala sakit sudah ada sebelumnya?
- apa yg myebabkan rasa sakit tersebut?
- apakah gumpalan tersebut merupakan kista? Karena menurut apa yg saya baca kista umumnya berwujud cair pada bagian dalamnya sementara gumpalan tersebut berwujud padat?
- apakah saya perlu melakukan USG lagi mengingat kista ditmukan di meja operasi (bukan saat USG), dan saya sedang menjalani pengobatan TAPROS?

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Friend,

Pemeriksaan pertama pada usia 22 tahun adalah usg transvaginal, kemungkinan tidak dapat melihat ke ovarium (indung telur).

Yang menyebabkan rasa sakit adalah perdarahan yang terjadi di rongga perut.

Gumpalan tersebut bukan kista, tetapi gumpalan endometrium dari rahim yang mengalami peluruhan pada saat menstruasi. Hanya saja pertumbuhan endometriumnya sangat tebal sehingga ketika meluruh sebagai darah menstruasi berbentuk gumpalan-gumpalan.

Untuk apa melakukan USG lagi? Dokter melihat langsung (pada saat operasi) tentu lebih jelas dari pada melihat bayangan-bayangan yang dibentuk oleh alat USG. Ketepatan pemeriksaan USG sangat ditentukan oleh kepandaian/imaginasi dokter yang melakukan USG karena yang dilihat adalah bayangan-bayangan saja.

Sekian dulu, semoga lekas sembuh.
Salam
Dr. Suryo Wibowo

phynha said...

dear dokter,,say 24 tahun belum menikah.. bulan lalu saya periksa ke dr.obgyn ktnya sy suspect adenomiosis, jjr saja saya masih belum paham dg penyakit tersebut,bagaimana pengobatannya,pencegahany,dll tahun 2002-2003 sy pernah opersi kista endometriosis, 1 th stlh itu haid sy ga teratur kdg 2bln sx. kdg 3bln sx,trus,ke dr. sy dksh obat profertil u mlancarkan haid,..2 x pengobatan.. setelah itu.. haid sy teratur lagi.. nah th 2008-2009 ini.haid sy kembali g teratur,,kdg bs 3 bln sx.yg mmbwt sy bingung adlh sy sering bgt keluar fleg / bercak2 darah.kurang lebih smpai 1mg atw lebih.. nyeri haid jg terasa mulai dr perut sampai pelvik kebwh,bln desember08 sy berobat lg ke dr.karn tkt kistany tumbuh lg,trs sy dksh obat gynecosid..trs baru haid 7hr kmudian tgl 9des
tp haidnya ga 7 hr.smpai tgl 23.. itupun cm kluar fleg2 aj stlh hr ke7.. haid hr ke2 sy kontrol lg.. ternyta susp adenomiosis, sy dksh obt lutenil 1tab sampai 10 hr.. nah dr tgl 9 des-saat ini sy blm haid lg,sy kontrol lg ktnya g perlu dksh obat apa2.. liat perkembangnya smpai 3 bln mnedatng, ckp dg diet sj ga blh mkn bengkuang, terutama kacang kedelai spt tempe dan tahu.. tp sy khwatir klo hrs menunggu sampai 3 bln mendatang.. mungkin dokter punya solusi yg terbaik u second opinion...pnykt tsb bs mempengaruhi kehamilan ga? terimakasih sblmny.. sy harp bs ada jwaban

tara said...

dokter..
3 bln yg lalu, saya didiaknosis menderita adenomyosis, dengan ukuran rahim hingga 10cm. dokter memprogram saya untuk melakukan suntikan tapros hingga 6 bln.

hingga saat ini, saya telah menjalani suntikan selama 3 kali.

pertanyaan saya:
1.apakah selama menjalani terapi suntik tapros ini, ada kemungkinan saya hamil ?
2.bagaimana sebenarnya kinerja suntikan tapros tersebut dalam rahim saya ?

catatan: saya berusia 24thn dan sexual active.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Tara,

Sebelum mulai suntik Tapros, dokter biasanya sudah memastikan dahulu bahwa anda sedang tidak hamil. Meskipun tapros biasanya menghambat ovulasi (pematangan sel telur) dan menghentikan menstruasi, akan tetapi pengobatan dengan tapros bukan sejenis kontrasepsi. Dan bila anda aktif secara seksual, maka anda harus menggunakan kontrasepsi nonhormonal misalnya kondom.

Pada studi/penelitian pada hewan ditemukan kelainan janin dan peningkatan kematian janin

Sekian.
Salam,
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

Dokter Suryo,

Apakah Adenomyoma dapat disembuhkan pada orang hamil 5 bulan. Mengingat saat ini teramat sangat nyeri yang diderita istri saya. Hampir setiap detik istri saya sakit yg tak terhingga rasanya. Untuk menghilangkan rasa sakit ini makanya istri saya mengkonsumsi PONSTAN 500mg per hari 1 tablet. Gimana cara penanggulangan penyakit ini dok. Saat ini ukurannya 9,5 x 8,5 cm?
Terima kasih

Maria M. Indraswari said...

dok sy (30 thn) sudah menikah 3,5 th. saat haid sy mengalami sakit yg sangat, pokoknya sy hrs istirahat total di hari pertama. itu hanya berlangsung di hari pertama saja, selanjutnya biasa saja. haid saya termasuk teratur (selalu sama tanggalnya tiap bulan), bulan puasa lalu saya telat 5 hari pas hari ke-6 tryt saya haid. bsknya sy prks dokter, dr hsl USG tmpk sprt ada noktah, dokter blg itu janin. tp sy blg kl sy sdg haid, kemudian sy d br vitamin(untuk penguat ktnya) dan sy d srh kmbl 2 mgg kemudian. stlh 2 mgg sy kmbl, pas d USG noktah itu sdh tdk ada. dokter membr srn untk kuret tp sy tdk melakukannya. 2 mgg lalu sy k bidan dan d ksh fundamin E, katanya jg penyubur. bener nggak sih dok? sejak selesai haid (4 Juni 2009) sy mulai menkonsumsinya. yang bikin sy takut lagi dok, sejak tgl 07/06/09 selalu ada flek, sy pkr krn sy agak capek tp sampai skrg msh trs keluar, apa krn sy minum fundamin E itu ya dok? terima ksih sebelumnya dok

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Maria,

Bulan puasa lalu? Hmm kalau tidak salah bulan puasa lalu jatuh di bulan September 2008, dan sekarang sudah bulan Juni 2009, berarti sudah sekitar 9 bulan yang lalu. Lama juga yah.

Fundamin E itu isinya vitamin E, dan vitamin E dipercaya sebagai vitamin yang memiliki fungsi penyubur.

Sejak tanggal 4 Juni 2009 mulai mengonsumsi Fundamin E, dan 3 hari kemudian (tanggal 7 Juni 2009) keluar flek. Dan anda menanyakan apakah karena minum Fundamin E. Jawabnya saya tidak tahu, kalau anda curiga Fundamin E sebagai penyebab, coba saja anda hentikan dulu mengonsumsi Fundamin Enya.

Saya pikir anda harus segera datang konsultasi ke dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan (DSOG).


Salam,
Dr. Suryo Wibowo

ashrie said...

Dok,

Usia saya 25 thn belum menikah, tgl 15 Juni bln kemarin saya operasi kista, ternyata hasil operasi ada kista endometriosis ukuran 8 x 6 cm dan ovarium kanan diangkat sekalian dan ternyata ditemukan jg adenomyosis dan leiomyoma uteri.

Setelah kontrol pertama (10 hr stlh operasi), dsog saya menyarankan untuk suntik tapros slm 6 bln dan saya di sarankan untuk kembali kontrol bln ini pada saat mens d bwh hari ke 5,,,nah, pd saat itu ternyata dsog saya sedang ke luar negri slm 1 mgg, jd nanti pd saat beliau plg, mens saya sdh beres..

Yang ingin saya tanyakan :
* Kenapa harus pada saat mens ya dok?
* Apakah aman dok dgn suntik tapros untuk saya yg blm menikah dlm hal kesuburan?d tmbh kan kondisi saya hanya punya 1 ovarium?
* Bila saya akan menikah dlm wktu dkt, apakah bisa di tangguhkan stlh menikah?atau hrs scptnya dok?
* Makanan apa dok yg harus dhindari agar tidak muncul lg?

Terima kasih dok atas perhatiannya..

Hendry Ongkowidjojo said...

Dokter Suryo,

Saya masih bingung membedakan antara Adenomyosis dengan Fibroid/miom. Apakah memang hanya dokter yang bisa membedakan kedua hal ini? Ataukah ada tanda-tanda yang khusus, yang bisa dicermati oleh orang awam seperti saya?

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Ashrie,

Maaf bila jawaban saya terlambat.

1. Pada saat mens, dokter anda yakin 100% bahwa anda sedang tidak hamil.

2. Biasanya setelah suntikan dihentikan kesuburan akan kembali lagi. Tapi untuk pastinya diskusikan dengan DSOG anda.

3. Apakah harus secepatnya atau bisa ditangguhkan, konsultasikan dengan DSOG anda sebab beliaulah yang paling mengerti kondisi anda.

4. Tidak ada yang khusus.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

Dokter Suryo,
Sep 06 saya menjalankan laparoscopy untuk adenomyosis& perlekatan.Setelah itu mendapat endrolin 3x, haid kembali 2bulan setelah suntikan terakhir.Tapi karena gagal hamil dan di usg tidak ada telur, saya minta dokter untuk memeriksa hormon, ternyata FSH tinggi dan Esterogen rendah, jadi dokter yg mengoperasi menyatakan saya memasuki menopause dini, jadi program hamil tidak dilanjutkan.Sekarang usia saya 42 th, haid sudah 2x terakhir ini 4 bulan 1x. Pemeriksaan terakhir Jun 09, hormon FSH tinggi,Esterogen rendah, hasil USG Adenomyosis ada lebih kurang ukuran masih sama seperti sebelum operasi 2,5 cm(menurut beberapa dokter lain yang saya kunjungi, kemungkinan adenomyosis tidak terangkat),malah sekarang ada Kista pada indung kanan 4,6cm, dan perlekatan hebat. Dokter menyarankan pengangkatan rahim untuk adenomyosis dan kista karena takut pecah, tetapi indung tidak diangkat.
Mohon pencerahan dari Dokter,saat ini saya masih ragu dan bingung apakah perlu untuk menjalani operasi pengangkatan rahim ini?
Apakah mungkin menopause ini diakibatkan dari kistanya? Kenapa dengan esterogen yg rendah adenomyosis dan kista masih tetap besar, dan Ca-125 nya 213an.
Terimakasih sebelunya Dokter

Anonymous said...

dokter suryo,

saya 30 th sudah menikah 1,5 tahun, 3 bulan sebelum saya menikah sy merasakan nyeri hebat pd saat mens, dan setelah saya menikah baru terdeteksi ada adenomyosis 2,5 cm di dinding rahim saya, tetapi selama 1 tahun saya konsultasikan dengan dr.obgin dia tidak memberikan obat apapun, saya hanya dan suami hanya dicek dan melakukan segala macam tes yang dapat mengupayakan saya hamil,
karena cape dengan pemeriksaan yang tidak ada hasil saya coba berhenti dulu, dan mengikuti saran seorang kakak untuk refleksi,
saya haid terakhir tanggal 25-30 juli 2009 dan tidak haid lagi dibulan agustus, saya sudah cek dgn tespack tetapi masih negatif.
di awal september tiba2 ada flek2 sedikit, krn khawatir sy periksakan ke dr.obgin lain ( bukan dokter saya yg pertama )
stlh diusg transvaginal, dokter bilang memang ada adenomyosis tetapi tidak sampai 2,5cm ( mungkin sudah mengecil) dan dokter belum bisa melihat janin saya,
karena itu dokter memberikan saya cygest ( progesteron) untuk 1mg dan minggu depan akan di observe kembali,
yang ingin saya tanyakan,
1. saya mendengar dari beberapa teman kehamilan dengan adenomyosis sering menimbulkan flek apa benar? dan apakah flek itu berbahaya untuk kehamilan?
2. apa tanda2 kehamilan diluar kandungan ? apa itu mungkin terjadi pada saya dok?
mohon sarannya
terimakasih ...

dr. Suryo Wibowo said...

Dear friend,

Meskipun kehamilan dengan adenomyosis relatif sering terjadi (sekitar 17%), akan tetapi adenomyosis bukanlah penyebab utama komplikasi kehamilan. Suatu penelitian yang mereview hasil-hasil penelitian/laporan-laporan kasus selama 80 tahun hanya menemukan adanya 29 laporan tentang komplikasi kehamilan akibat adenomyosis. Jadi tenang-tenang sajalah.

Flek seringkali timbul pada awal-awal kehamilan. Sebaiknya diperiksakan ke dokter kebidanan.

Tanda-tanda kehamilan di luar kandungan:
1. tanda-tanda hamil seperti hamil di dalam kandungan, misalnya mual pada pagi hari (morning sickness), atau juga tanda gejala-gejala, seperti juga halnya hamil di dalam kandungan kadang-kadang seorang wanita tidak sadar bahwa dirinya sudah hamil.
2. Nyeri di daerah perut bagian bawah, terutama pada satu sisi saja.
3. Flek bewarna coklat.

Sebaiknya jika curiga ada kehamilan di luar kandungan, anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK

indah said...

saya indah ( 26 th ) suami ( 29 th ) sudah menikah 2 tahun tapi belum juga hamil. bulan mei 2009 saya menjalani operasi laparoscopy dengan hasil ada adenomiosys dan penyumbatan 2 saluran telur. ke 2 saluran telur sudah diperbaiki tapi untuk adenomiosis kata dokter untuk saat ini masih belum bisa dilakukan tindakan, tapi sebelum operasi mens saya banyak dengan nyeri haid yang hebat, tapi setelah operasi mens normal ( tidak sebanyak dulu ) dan nyeri haid juga berkurang tidak sehebat dulu. setelah operasi mulai program hamil sama dokter diberi blesifin dan vit. e tapi sampai bln sept masih blm juga hamil kemudian saya lakukan inseminasi tapi hasilnya juga nihil, set insem saya instirahat dulu tidak dikasih obat, kata dokter ada kasus set insem gagal bulan berikutnya terjadi kehamilan spontan, yang ingin saya tanyakan bagaimana jika ada kasus adenomiosis trus ikut program bayi tabung, bagaimana tingkat keberhasilannya ? apa embrio yang dihasilkan mau menempel di rahim yang ada adenimiosisnya?. rencananya tahun depan skitar bulan juli jika saya tak kunjung hamil mau program bayi tabung, trimakasih

bertha said...

Dear Dr Suryo,

Bulan April 2009, rahim saya diangkat karena adenomyosis tetapi indung telur masih ada. Saya merasa lebih sensitif pada daerah vagina, misal sering gatal dan bau.saya dianjurkan ke lab tetapi hasilnya tidak ada jamur maupun bakteri. Akhirnya oleh dokter kandungan saya diberi obat melalui vagina untuk mengurangi rasa gatal.
Biasanya satu bulan sekali saya mengalami nyeri yang luar biasa di bagian perut bawah ( saya tidak tahu apakah itu saya sedang mengalami siklus menstruasi atau tidak) tetapi bulan ini saya tidak mengalami hal tersebut tetapi tensi saya turun dan ulu hati saya sakit sekali, sebelumnya saya merasa seperti orang ngidam, mual yang luar biasa, ulu hati yang sakit sekali untuk bernafas sekalipun. Disarankan untuk minum obat maag (mylanta), mual (vometa) dan ranitidin... tetapi nyeri itu belum hilang juga. Saya juga sudah melakukan test kehamilan dan hasilnya negative.
Pertanyaan saya apakah saya masih mungkin hamil? Untuk memastikan kecurigaan saya apakah saya perlu usg untuk mencari tahu kemungkinan adanya kehamilan?

Tx
Bertha, ibu RT, 34 thn

Y2nk said...

Dok....untuk kasus Adenomyosis, apakah operasi pengangkatan dibarengi dg pengangkatan rahim juga?? Usia saya sekarang 37 thn. Saya sudah coba konsultasi ke bbrp dokter utk mencari second opinion, tetapi knapa ada bbrp dokter yg menyarankan operasi dg pengangkatan rahim? Ini membuat saya masih ragu2 utk melakukan tindakan operasi.
Apakah Adenomyosis menyebabkan kemandulan...?? Mohon pencerahannya dok, terimakasih.

dr. Suryo Wibowo said...

Dear friend,

Tindakan operasi apakah cuma adenomyosisnya saja yang diangkat ataukan disertai dengan pengangkatan rahim sangat bergantung pada besar kecilnya adenomyosis, jumlahnya, letaknya, dan juga pengalaman serta ketrampilan teknik bedah sang dokter. Sebaiknya ditanyakan dan didiskusikan dengan dokter anda, mengapa beliau menyarankan operasi dengan pengangkatan rahim, bagaimana bila rahim tidak diangkat, dan sebagainya. Jangan takut bertanya, karena itu adalah hak anda sebagai pasien yang sudah membayar untuk konsultasi. Anda berhak mendapatkan penjelasan sejelas-jelasnya.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK

Anonymous said...

siang dok...saya fera 33 tahun BB78 TB 160(mempunyai anak 1 umur 5 tahun,lahir caesar)
kemarin saya menjalani usg ginekologi..karena haid saya tidak teratur sejak dulunya...minggu ini saya haid setelah hampir 6 bulan tidak haid.Darahnya banyak dan ada yg berupa gumpalan padat berwarna merah tua/kecoklatan.
Hasil usg spt ini
uterus: antefleksi,ukuran 101x57x52mm,miometrium tidak homogen.Tampak massa ekhogenik intramural di korpus posterior,batas tak tegas,ukuran 34x20x25mm,tidak tampak neovaskularisasi.
Endometrium: irregular,ketebalan 3-11mm,kavum terbuka berisi sedikit cairan.
Adneksa kanan: ovarium dgn gambaran folikel kecil-keci,medulla tebal.
Adneksa kiri: tampak satu folikel 10x8mm.
Rongga pelvik: tidak ada cairan bebas

Saya dikatakan mengalami PCO dan adenomiosis

What should i do, dok...bener bener bingung dan nggak ngerti.
Makasih atas penjelasan dari dokter

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Fera,

Dengan tinggi badan 160 cm dan berat badan 78 kg, maka indeks massa tubuh anda adalah 30,5. Ini berarti anda termasuk obesitas (kegemukan).

Jangan bingung-bingung. Mengenai adenomiosis anda sudah baca artikel saya bukan? Mudah-mudahan gampang dimengerti.

Mengenai PCO? Hmmm, dokter anda rupanya suka pakai singkatan ya? PCO itu kalau tidak salah singkatan dari poly cystic ovarium. Maksudnya di ovarium (indung telur anda) banyak terdapat kista-kista. Ini sebagaimana tampak pada gambaran USG tersebut.

Polycystic ovary syndrome (PCOS) merupakan salah satu penyebab paling sering gangguan hormonal pada wanita dalam usia reproduktif.
Untuk wanita yang sedang mencoba untuk hamil, PCO merupakan penyebab tersering infertilitas. Akan tetapi saat ini banyak terdapat pilihan pengobatan. Konsultasikan dengan dokter anda. Dapat saya anjurkan disini bahwa sebaiknya ibu mengikuti diet rendah karbohidrat (diet seperti untuk pasien diabetes mellitus).

Sekian dulu, semoga dapat bermanfaat.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

Anonymous said...

Dr.Suryo,
Saya baru saja menjalani histerektomi total karena ada miom didalam rahim uk.10 cm disertai keluhan nyeri haid yang hebat setiap bulan & anemia < 8. Pasca operasi saya diharuskan oleh dokter untuk disuntik Tapros sebanyak 6 kali. Apakah suntikan ini masih saya butuhkan? mengingat saya tidak mempunyai rahim lagi.Apa efek samping obat hormon ini? karena saya juga mempunyai FAM di payudara? Cat. Saya berusia 40 tahun & belum menikah.

Anonymous said...

Dear Dr.Suryo.

Nama saya silvi. Mama saya saat ini berusia 48th. Beliau akhir2 ini mengalami sakit di perut, dan darah keluar terus menerus seperti haid. Ketika d USG ternyata dinding rahimnya mengalami penebalan. Kami tinggal d Kendal dan dokter kandungan disini malah membuat mama saya takut. Hanya dengan USG 2D, dokter tersebut malah menakut-nakuti mama saya dengan, penebalan dinding rahim itu adalah gejala tumor, jd perlu d kiret atau mungkin operasi angkat rahim.
Seteleh membaca artikel Anda, saya jd ingin mengajak mama saya utk pemeriksaan MRI dan USG transvaginal.

Klo boleh tahu , pemeriksaan MRI itu apa? dan rumah sakit mana aja yg ada pemeriksaan MRI? apakah mungkin d RSIA Hermina Pandanaran Semarang ada?

Terimakasih atas Bantuannya.

nyimas etty said...

nyimas said.....
dokter Suryo,
tgl 10 april saya mens tp sedikit tidak seperti biasa lalu saya minum jamu lancar haid teryata malah nggk berenti 2minggu lalu saya kedokter saya katanya ada pembesaran rahim lalu saya dikasih pil kb untuk berenti pendarahan selama 3bln tp baru 2hari darahnya berenti tp saya keleyengan saya coba kedokter lain dan saya dimarah2in knp minum pil kb karna usia saya sdh 41thn dan sdh punya anak 1 takut nantinya malah berbahaya katanya saya nggk ngerti jdnya saya bingung krna saya skrg tidak minum apa2 jadi mens lagi deres banget saya dikasih obat pospargin 0,125 3x1 saya sekarang ini bingung banget dok apa yg harus saya lakukan karna diagnosa dr sama pembesaran rahim tp pengobatan beda2 yg ad saya stres dg keadaan ini tolong saya dok gimana apa yang harus saya lakukan

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Nyimas Etty,

Perdarahan menstruasi yang terlalu lama dan dalam jumlah banyak dapat menyebabkan anemia (kurang darah) dengan gejala antara lain keleyengan. Untuk memastikannya anda dapat memeriksakan diri ke laboratorium klinik terdekat, minta pemeriksaan darah rutin (Hb, Ht, dan eritrosit).

Pil KB yang diberikan oleh dokter pertama bertujuan untuk menghentikan perdarahan, jadi perlu diminum terus, kalau baru diminum beberapa hari kemudian berhenti minum, maka perdarahan akan terjadi lagi.

Sekarang ini apakah anda mengikuti program KB (saat ini anda menggunakan alat kontrasepsi apa?) Sepanjang masih mengalami menstruasi, seorang wanita masih dapat hamil, oleh karena itu meskipun sudah berusia 41 tahun sebaiknya jika anda masih aktif bersenggama maka sebaiknya menggunakan alat kontrasepsi/mengikuti program KB, karena hamil pada usia di atas 40 tahun berisiko tinggi.

Sebaiknya anda kembali ke dokter yang pertama, minum lagi pil KB seperti yang diberikan oleh dokter pertama. Dengan minum pil KB tersebut siklus menstruasi diharapkan normal kembali.

Semoga bermanfaat.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

indah said...

dokter suryo
saya indah, menikah sudah 2,5 tahun saya pasien dengan adenomiosis, pernah 2 kali inseminasi tapi gagal. alhamdulilah akhirnya saya hamil jg sec spontan sekarang usia kehamilan saya 15 minggu, yang ingin saya tanyakan apakah hamil dengan adenomiosis bisa melahirkan secara normal dan apakah adenomiosis akan sembuh setelah saya melahirkan apakah nanti saya masih mengalami nyeri haid yang hebat seperti pada masa - masa sebelum hamil. trimakasih dok

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Indah,

Selamat ya atas kehamilannya, semoga sehat dan selamat sampai melahirkan.

Hamil dengan adenomyosis dapat melahirkan secara normal. Ada kemungkinan tidak mengalami nyeri menstruasi lagi. Tetapi ini semua tergantung pada letak dan luas/beratnya adenomyosis yang diderita.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

wie ewi said...

dokter suryo,

saya abis operasi bulan juni 2010 adenomyosis angkat rahim kenapa abis operasi itu perut saya sebelah kiri kadang kadang masih terasa sakit dan bekas sayatan operasi masih terasa baal/kulitnya tebal
butuh berapa lama penyembuhaannya?

mohon penjelasan dan atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih...

Nidi said...

dokter..saya hari kamis 19 juli 2010 kemarin menjalani operasi kista di indung telur yg ukurannya 10cm..indung telur saya sebelah kiri diangkat di operasi itu,dan saya juga sekalian meminta usus buntu saya dipotong.saya mendapat obat nyeri pronalges 100 dan antibiotik starcef 200.. Sampai sekarang, 4hari setelah operasi,saya masih diare dengan tinja cair yg berwarna kemerahan..begitu dicek di-lab,katanya tinja-nya mengandung leukosit..saya diberi diatabs,lodia,diapet nr,tapi masih diare..pelayanan di rumah sakit tersebut buruk sekali sehingga saya memilih rawat jalan..
pertanyaan saya,apa ada hubungannya operasi tsb dgn diare yg saya alami?warnanya kemerahan apakah itu darah?
dan kira2 apakah dgn operasi ini saya tdk bisa olahraga berat lagi?karena kebetulan saya atlit yg sedang vakum..
saya wanita 20tahun,dan belum menikah.

trimakasih byk dokter..

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Wie Ewi,

Bekas sayatan operasi masih terasa baal karena pada saat operasi, ada jaringan saraf yang terpotong. Jaringan saraf ini memerlukan waktu yang agak lebih lama dibandingkan jaringan kulit untuk sembuh. Sabar saja ya.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Nidi,

Operasi yang direncanakan adalah suatu tindakan pembedahan yang steril, digunakan alat-alat bedah yang sudah disucihamakan serta dilakukan di ruangan operasi khusus yang steril, maka luka bekas operasinya biasanya sembuh dengan baik, dan biasanya tidak memerlukan obat antibiotika.

Anda sudah menjalani operasi tersebut kurang lebih sebulan yang lalu (19 juli 2010) atau 4 hari yang lalu sih? Saya jadi bingung nih.

Antibiotika dapat menyebabkan terjadinya diare.

Sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter lagi.

Mengenai olahraga berat? Apa jenis olahraga yang anda lakukan? (Maksud saya anda atlet apa, dan latihan-latihan apa yang biasanya anda kerjakan?).

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

ju4n4 said...

dokter suryo..
saya juana, usia saya 30thn blom menikah+saya vegan,saya mo bertanya, apakah penyakit saya ini termasuk adenomyosis?

jika sedang mens bawah perut saya sakit nyeri+pinggang terasa pegal2+
paha kanan terasa pegal nya bukan main (nyilu)+terkadang pantat saya terasa spt di tusuk2,dan klo saya raba perut bawah atas vagina terasa ada spt yg keras tp gak smua, spt ada sesuatu, mens saya teratur, dl waktu duduk di bangku smp tidak sempat 5bln tidak dtg, Dr.umum mengatakan itu normal, ada yg mengatakan saya terkena kista, ada yg mengatakn myo
ada yg mengatakan jg adenomyosis

terkadang tidak saat mens rasa nyeri sakit suka dtg, tp gak setiap bln, tp mens setiap bln sakit bisa sakit s.d 3-4hr

dokter kandungan yg baru menyarankan saya obat kb yasmin

jika saya sakit, saya cm dpt obat anti sakit dr dokter kandungan + saya suka pake botol panas taro di bawah perut yg sakit (agak enakan)

apakah spt itu bs menular ? dan apa itu krn bw-an ?
apa ada pantangan makanan?

thx + rgds,
Juana

Anonymous said...

Dr suryo, salam kenal dok.. Sy nur.. baru saja tgl 14 sept lalu keguguran setelah program IVF, seminggu sebelumnya saya sempat positif dgn b-hcg 59 namun kemudian sy menstruasi dan ketika sy cek b-hcg saya turun jadi <1,2.
Pertanyaan saya dok sebenarnya apa saja yg bs membuat embrio tidak bisa berkembang? Sy penderita endometriosis n adenomyosis, dilaparotomi sebelum program, namun dr obgyn saya tidak melakukan apa2 terhadap adenomyosisnya karena saya masih ingin hamil, apa adenomyosis yg menghalangi perkembangan embrio saya? Sy disarankan mengulang program secepatnya sebelum adenomyosisnya meluas, tapi saya takut akan mengalami kegagalan lagi.. Mohon sarannya dok, terima kasih

Anonymous said...

Selamat malam Dokter,

saya mau nanyakan, saya menderita Myom dengan ukuran 12X13 cm, dan saya sudah menjalani suntik tapros 6x. ( january 10-Juni2010), setelah 6x, myom saya sempat menghilang karena di USG juga sudah tidak keliatan, termasuk test HSG hasilnya juga normal.
Tapi kurang lebih 1 bulan, Myom saya muncul lagi seperti, meskipun tidak sebesar awalnya. cuma terasa jelas sekali benjolannya.
dan saya juga bisa haid lagi dengan. tapi haid yang terkahir ini sampai 15 hari belum juga selasai dan hanya berupa flek flek coklat.
yang saya mau tanyakan adalah:
- apakah haid saya yang terahir krna akibat dari Myiom tersebut? ataukah ada kemungkinan yang lain?
- dan kalaupun memang harus di angkat, apakah saya masih harus di suntik tapros lagi karna sudah delay 4 bulan dari suntikan terakhir?

mohon jawaban dokter. saya benar benar stress dengan kondisi saya.

salam
Nunu

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Juana,

Apakah sudah di USG? Kalau adenomyosis tidak menular. Dan tidak ada pantangan makanan.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Nur,

Program IVF tanpa adenomyosis juga angka keberhasilannya tidak 100%. Jadi kalau memang ingin mempunyai anak, memang sebaiknya segera mengulang program secepatnya.

Semoga anak yang diinginkan didapatkan.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Nunu,

Setahu saya tapros tidak diindikasikan untuk myoma uteri.

Saran saya, segera anda kembali ke dokter kandungan anda, agar anda tidak stress memikirkan yang tidak-tidak.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

Anonymous said...

Saya Intan 22 Tahun, Saya sudah 2 tahun 8 bulan menikah tapi blum hamil, saya uda cek kedokter SPOG dengan USG Transvagina katanya saya ada penyakit adenomyosis 28mm dan tidak berbahaya, yang ingin saya tanya kan..
1. Apakah saya Bisa Hamil Dokter, karna saya dan suami sangat mengingkan punya anak.
2. Apakah yang harus saya lakukan dengan penyakit ini?
terima kasih dokter... saya mohon jawabannya terima kasih

Anonymous said...

Dokter suryo,

Saya : laki2
Usia : 59 th
Tinggi : 165 cm
Berat : 61 kg
Kadar asam urat : 11.5 (Nilai Rujukan Terakhir). Saya terserang pertama kali 1th yg lalu jarang kambuh, terakhir 2x dalam 2bln hilang lg.
Yang ingin saya tanyakan kadar asam urat tinggi krena fungsi ginjal saya berkurang, ada gejala air seni tidak bening atau encer seperti biasa, obat yg efektif apa? dan apakah bisa berakibat yang lebih parah lagi seperti cuci darah bila terlambat menanganinya ya dok. Saya pakai obat Allupurinal 100mg, Declofenae sodium 50mg, Dexamethasone 0,5mg.
saya juga ada hypertensi, obat yang saya pakai Tensivask 10mg 2x sehari.Mohon penjelasan dokter.

Trims Dok
Yanto

nyimasetty said...

dok,stlh mnm pil kb mens saya lancar tp br 3bln sdh dak normal lg jd sdh 10hr nggk berenti jd saya mnmin pil kb lg,boleh nggk ? apa saya periksa kedr aj ya krn saya tkt dok

dewi said...

Dr. Suryo yang baik,
Ada tambahan sedikit, konsumsi makanan apa yang baik agar berat badan bertambah, dan menambah kesuburan.
Thank's ya dok.

Anonymous said...

Siang Dr. Suryo, saya umur 44, baru saja tgl 4 feb lalu operasi angkat rahim krn adanya miom yg sdh terlalu besar sekitar 8 cm dan sepertinya berkembang. pertanyaan saya, setelah 2 minggu an ini, kadang kalau perut bgn tengah di tekan dan juga yg bgn bawah dekat kandung kemih di tekan, kadang seperti nyeri atau sakit, dan habis makan juga rada membesar dan sakit jika di tekan. Thanks and regards, Holly

Anonymous said...

Dear Dr. Suryo,

2 minggu ynag lalu Saya operasi kista coklat dengan ukuran 5.3 cm, saya baru menikah selama 7 bulan usia saya sekarang 29 tahun, yang saya mau tanyakan, apakah setelah operasi saya bisa hamil, kata dokter yang meng operasi, ada sisa kulit kista yang masih tinggal di dalam karena sudah lengket ke usus, apakah kista tersebut bisa tumbuh lagi?
dokter juga menyarankan saya untuk terapi suntik Endrolyn tiap bulan sekali selama 6 bulan agar kista saya tidak tumbuh lagi, saya juga mau tanya apakah nanti terapi suntik tersebut bepengaruh pada janin jika saya hamil, adakah pantangan makanan dan apa saja makanan yang di anjurkan agar kista tidak tumbuh lagi.

sebelumnya saya ucapkan terima kasih dok atas perhatian dan pencerahannya.

Regards

Refi

Anonymous said...

Dokter Suryo yang baik,

Apa penyebab munculnya adenomyosis pada wanita yang belum menikah? Bagaimana cara menyembuhkannya? Saya mengidap adenomyosis dan dokter meresepkan Claneksi karena saya juga sering keputihan. Tapi obat tersebut tidak saya tebus karena setelah saya tanya efek sampingnya adalah mual,sedangkan saya bermasalah dengan maag. Bagaimana cara penyembuhan yang efektif?

Anonymous said...

Yth. Dokter Suryo

Saya Irawati(25th),belum menikah dan mengidap adenomyosis yang kata dokter yang memeriksa saya tidak terlalu mengkhawatirkan tapi kemungkinan berpengaruh pada kesuburan. Bagaimana cara penyembuhan yang tepat? Tiap bulannya,masa haid saya cukup panjang, minimal 10 hari, dan sering keputihan di antara masa haid.. hanya sedikit sekali hari2 yang saya lalui tanpa keputihan. Mohon sarannya. Terimakasih.

Anonymous said...

Dear Dokter,

Saya umur 35 thn, blm menikah, didiagnosa menderita adenomyosis dan miom dengan uk. sekitar 1 s/d 2 cm lebih, mengalami nyeri haid sangat hebat setiap bulan (kadang2 kram di perut), haid datang teratur setiap bulan (sekitar 28 hr). Saya sudah konsul ke beberapa dokter. Saya ingin menanyakan bbrp hal sbb :
1. Apakah Adenomyosis dan Mioma itu bentuknya hampir sama ?
Soalnya 2 dokter bilang saya mioma dan 1 dokter bilang itu adenomysosis (bukan mioma). Jd bingung nih.
2. Saat ini, saya sering mengalami sakit pinggang dan agak cepat capek. Apakah ini efek dr adenomyosis dan mioma ?
3. Apakah efek samping dari obat Azol 200 ? apakah bisa mengurangi kesuburan ? Saya disuruh minum obat ini selama 3 bulan oleh dokter yang bilang saya menderita adenomyosis...Tetapi saya jd ragu meminumnya karena saya baca efek sampingnya (dari internet) yg menyebabkan tidak datang mens, gemuk, emosi tidak stabil, dsbnya...
4. Apakah adenomyosis dan mioma ini bisa hilang dengan sendirinya apabila kita mencoba pola hidup sehat ?(mis : tidak makan daging dan junk food, banyak makan sayur dan buah, berolahraga teratur).

Mohon infonya yach Dok. Terima kasih banyak.

octha said...

siang dokter suryo..
saia wanita b'umur 23 thn msh single...
blan januari 2010 saia melakukan operasi adenomyoma sebesar 13 cm,saia ikut terapi suntik biar pendarahan saia tidak keluar la9i tp sampai sekarng darah saia keluar banyak dan sekrang adenomyoma nya tumbuh l9 di rahim saia,,saia binggung tindakan ap yg harus saia lakukan spy darah ni tidak keluar la9i dan supaya rahim saia tidak di angkat..trimakasih

Ita said...

Selamat malam dr. Suryo

Pada tanggal 21 Mei 2011 saya menjalani laparoskopi kista endometriosis coklat bilateral.
Sebelum LO, saya disuntik endrolin, dan setelah LO disuntik tapros. Masing2 1 kali.
Sampai sekarang, saya belum haid dok. Haid terakhir tanggal 11 Mei 2011..?? Apakah ini pengaruh dari suntikan endrolin dan tapros, dan apakah masih wajar?
Jika memang benar, berapa lama kiranya efek tsb hilang??
Dan apakah bisa hamil jika masih dlm pengaruh efek tsb..??
Saat ini, saya mengkonsumsi vitamin E, Omega 3, dan susu rencana kehamilan.

Oya Dok, apakah kacang kedelai dpt mempengaruhi kista bisa muncul kembali..??

Terima kasih ya Dok atas jawabannya..

sally said...

siang dok ,
saya mau tanya ..

apakah polip itu ada akarnya ??
dan pngobatannya dengan terapi endrolin injeksi ?karena saya br saja menjalani kuret stlah khamilan saya 3 bulan dan dokter bilang pnyebabnya adalah polip, skrg dia menyarankan saya untuk mngikuti terapi tersebut untuk khamilan slanjutnya..apakah tindakannya itu benar???

thanks.. God bless [=

just ipi ! said...

siang dok, saya Silvi. saya mau tanya mama saya umurnya sekarang 50 tahun. pekerjaannnya iburumah tangga. mama saya mempunyai gula darah agak tinggi. berat badan 66 kg.

bulan ini mama saya haidnya tidak berhenti selama 1 bulan lebih. mama saya kira ini tanda menopause ternyata setelah ke dokter dan di USG hasilnya terjadi pembengkakan rahim yang seharusnya 7cm menjadi 10cm . katanya ditakutkan ada tumor jinak atau kelainan hormon atau myom .

menurut dokter perlu dilakukan kuret, dan hasilnya diperiksa ke laboratorium. dan diusahakan secepatnya. namun, kami terbentur kondisi keuangan. menurut dokter apa bisa cukup dengan makan obat ? atau ada dengan cara lain ?

terima kasih

mulee.djonk said...
This comment has been removed by the author.
Anonymous said...

Siang Dokter,

saya 25 tahun. sya dr umur 14 tahun sdh mendapat menstruasi dan selnjtnya lancar selama 4 bln lalu setlh it tdk lancar. Bisa 7-9 bln bru datang lg smpai skr.

1. Kira2 ap ya yg menyebabkn kterlmbatan itu?

2. Solusi ap yg hrs sya lakukan agar siklus mens sya lncar kmbli?

3. Adakah pngaruh yg muncul (susah hamil) akibat ktdklancrn tsbt krn 2 thn lg sya akn mnikah?

Untuk bantuan Dokter, sya ucpkn trmkasih pak.

Anonymous said...

Siang dokter.. teman saya kadar fsh-nya 15, apakah ada cara untuk menurunkannya? terima kasih -Indah-

Anonymous said...

Yth Dr Suryo..
Umur saya 24 dan belum menikah. Pada Juli lalu saya menjalani laparoscopy kista cokelat.Seminggu setelah operasi saya suntik tapros dan baru satu kali. Awal agustus saya menstruasi dan sudah berlangsung 10 hari meskipun di empat hari terakhir darah yang keluar tidak banyak, sedikit sekali. apakah ini aman dok? Karena saya belum pernah mengalami keadaan seperti ini sebelumnya.

steven said...

Yth Dr suryo

saya ibu rumah tangga sudah mempunyai 2 orang anak yg sekarang sudah membesar. Yang ingin saya tanyakan kepada dokter yaitu saya barusan check up rahim yang menjadi rutinitas saya tiap tahunnya. Saya sempat terkejut pas dokter yg memeriksa rahim saya berkata kalau rahim sama diagnosa mengalami pembengkakan sebesar 4,17cm, saya sempat shock akan judge dr dokter itu. Saya merupakan orang yang selektif menjaga kebersihan alat intim dan selalu hidup sehat dalam kehidupan saya. Minta pendapat dokter apa dalam rahim saya itu termasuk tumor? terimakasih atas kesudian dokter membaca surat saya ini.

indah said...

Dokter Suryo,
Umur saya 19thn (blm menikah), pas saya 16thn kata dokter ahli kandungan saya terkena pembengkakan rahim kemudian saya di berikan pengobatan selama 2minggu dengan obat2an. Setelah itu saya check up dan hasilnya sudah membaik tp kalo saya kecapean rahim akan membengkak lagi. Saya juga sering mengalami keputihan dan saat haid sering merasa nyeri seperti di sayat pisau sampe nyeri ke pangggul.
Sudah 1thn lebih sampai sekarang keputihan saya makin mencurigakan. Sering berwarna kuning, berbau busuk yg menyengat bahkan setiap hari. Beberapa hari yg lalu keluar darah darah dr daerah V, saya tidak lg haid. Dan hanya hari itu saja.
Apakah ini gejala yg berbahaya dok ?
Mohon jawabannya dok. Thnks :)

Kreasi Cantik said...

Dokter, apa ada jalan lain untuk menyembuhkan pembengkakan rahim, setelah diperiksa ternyata harus di angkat karena terus menerus terjadi pendarahan.
usianya 43 tahun

SRI WIJIASTUTI said...

Dok....apakah ada hubunganya pemakaian IUD dgn kejadian adenomiosis?

Anonymous said...

dok..sya alya sudah 1 stengah tahun menikah tp blum memiliki keturunan...sy cek dokter hnya dilakukan usg namun hnya diberikan vitamin krn haid sy lancar... kmudian dokter mengatakan bila 2 bln nanti blum hamil akan dipicu dgn terapi hormon... kmudian saya baca artikel tentang endometriosis... kebetulan saya juga memiliki FAM di payudara kanan dan kiri.. yg mau saya tanyakan apakah bila memiliki FAM sangat berkemungkinan juga trdapat endometriosis?? terimakasih

huanny said...

Dokter Suryo,
Saya mau bertanya apakah ada pengaruh pemberian injeksi Endrolin terhadap peningkatan kadar kolesterol total dalam darah? Bila ada,apakah peningkatan kolesterol tersebut akan berkurang setelah penghentian terapi atau akan tetap?terima kasih dok atas penjelasannya.

Anonymous said...

Dear dokter suryo

dok, saya hamil 7 minggu. sewaktu kehamilan 6 minggu dokter saya menerangkan saya ada adenomyosis dan ada perdarahan di dalam ketika dilakukan USG 2D. saya diberi obat dygest 400mg1x sehari, prenatin DF 1x sehari dan hyssstolan isoxsuprine HCL, diminum setengah, 3x sehari.
setelah saya periksa, saya diminta utnuk bedrest selama 3 hari, karena saya bekerja, akhirnya saya perpanjang 5 ahri bedrest saya, sedikit sekali saya turun dari tempat tidur biasanya untuk ke kamar amndi atau sholat.
hari ini saya mulai bekerja, tapi saya membatasi gerakan saya. yang ingin saya tanyakan, hari ini saya merasa pinggang saya pegal-pegal seperti mau mens. apakan ini perlu saya khawatirkan?
dan apakah adenomyosis ini benar2 mengancam janin saya ? karena ini adalah kehamilan pertama saya setelah 2,5 tahun menikah. Terima kasih dokter

Anonymous said...

dr.suryo..
saya di diagnosis adenomyosis uteri sejak 2008,hingga saat ini belum periksa kembali...
yg ingin saya tanyakan,,,apakah adenomyosis ini dapat berkembang ke arah keganasan?terima kasih

Anonymous said...

dr.suryo..
saya di diagnosis adenomyosis uteri sejak 2008,hingga saat ini belum periksa kembali...
yg ingin saya tanyakan,,,apakah adenomyosis ini dapat berkembang ke arah keganasan?lalu apa yg seharusnya saya lakukan dgn penyakit ini,karna sebelumnya saya sempat diberi resep endrolin yg katanya hanya bs menghambat pertumbuhannya saja...saya belum menikah,apakah akan berpengaruh kedepannya nanti?terima kasih

Naya said...

Dokter Suryo,

Saya wanita umur 25 thn,menikah 9 bln lalu.Dan sampai sekarang ini blm ada tanda2 kehamilan.2 bln setelah menikah saya mencoba utk periksa USG utk melihat apakah ada sesuatu dlm V dan area rahim,berhubung kdg pd hari pertama haid saya sering dilanda kesakitan hingga pingsan.Dokter saya blg,area rahim bersih dr kista,miom,dan sejenis nya.

suami memiliki riwayat dr ibunya yg menunggu 10 thn utk bisa hamil(hanya 1 anak)

4 bln stlh menikah jadwal haid saya mulai tdk teratur,selalu maju atau sama dgn tgl bln sebelum nya,masa periode jg hanya 5 hari,berbeda dgn sebelum nya yg selalu 7 hari,hingga benar2 bersih.

pernah jg saya sampai telat 5 hari hingga kami be asumsi saya hamil,stlh di test pack hasil negatif.ditambah perut saya yg membuncit seperti hamil 2 bln,tp saya msh ttp haid(5 hari).

bln ini saya merasa makin mual,kdg2 diserang sakit kepala yg tiba2 hilang,dan badan terasa berat.kondisi perut jg makin membuncit di banding 4 bln sebelum nya.Dan sering jg saya di urut karna area peranakan menurun(sering naik turun tangga).saya jg disarankan pd org yg mengurut saya utk minum fundamin e.

Q : 1.apakah baik bila diurut peranakan,karna saya hampir tiap hari di rmh naik turun tangga.karna saya sering merasa sakit di area rahim kiri/kanan.

2.apakah butuh biaya besar utk mengecheck area rahim utk mengetahui apakah ada adenomyosis atau sejenis nya.

mohon bantuan nya dok,saya agak bingung dgn saran2 dr org sekitar mengenai hal ini.

hera said...

dear dokter suryo,
awal jan sy br tau klo sy punya penyakit miom dan wkt di usg kt dr sdh sebesar kepala bayi..haid sy sblmnx lancar cmn sering sakit di bwh perut,tp pernah bln sy tdk haid..kemudian sm dr sy diberi suntikan tapros,tp kemudian badan sy tambah gemuk haid sy sdh melebihi 1 bln dan perut sy tambah membesar spt orang hamil,dan kt dr itu tdk apa2 krn sy akan haid selama 3 bln,pdhl itu br suntikan ke 2,dan sy hrs suntik 10 kali,yg sy tanyakan apakah gejala diatas adalah efek yg normal ketika suntik tapros? dan apakah benar bs mengecilkan miom sy,terimakasih mhn balasannx

Rico said...

Dear,
Dr.Suryo



Sekitar 1 minggu yang lalu ibu saya masuk RS, dan didiagnosis "adenomyosis" dan perut ibu saya bengkak seperti orang hamil, pengobatan yang baik seperti apa yang bisa dilakukan untuk penyembuhan dok.terima kasih.

Anonymous said...

apakah adenomyosis itu berbahaya?

Anonymous said...

fifi said:

dr.Suryo

dokter, mama saya berumur 50 thn dan saat ini didiagnosa menderita tumor ovarium. berdsrkn usg4D ada 4 tumor , dan salah satunya berukuran 15cm.

mama saya diminta untuk melakukan tes darah lengkap dan uji ca-125. hasilnya tes darah lengkap semua normal. Untuk hasil ca-125 yaitu 14.14

setelah itu, mama saya menjalani operasi. berdasrkn keptusan keluarga , kami meminta dokter untuk melakukan operasi pengangkatan seluruhnya beserta rahimnya juga .

dari hasil operasi, dr mengatakan tumor mama saya masih utuh terbungkus dan tdk ada yang pecah.saat ini kami sdg menunggu hsl PA yang baru akan keluar seminggu lagi.

sebagai tambahan , sebelumnya pada tahun 1996 , mama saya juga pernah melakukan pengangkatan tumor dan saat itu tumor berada di dinding rahim dan hasil PA nya itu tumor jinak. sejak operasi pertma itu , mama saya tdk prnh melakukan konsul. hingga yang terakhir ini barulah konsul.

yang ingin saya tanyakan:
-bagaimana pendapat dr mengenai penyakit mama saya? sebnarnya tes ca-125 itu apa dok? apakah hasil ca-125 itu masih normal? jika normal , mengapa hasil ca-125 nya normal smntr sudah ada tumor besar di ovarium mama saya?? apakah itu termsuk jinak/ganas?

- lalu mengapa tumor itu bisa ada kembali setelah 15 thun dan saat ini berada di tempat yang berbeda??

-sebaiknya makan makanan seperti apa yang sehat dikonsumsi oleh mama saya??

saaya mohon di jawab dok, dan trmksh ats prhatiannya.

Anonymous said...

Salam dokter suryo,
sy husna,20th, sminggu yg lalu dokter mendiagnosis sy mempunyai kista dgn diameter >10cm, skrg sy sdg menunggu hasil tes CA 125. Sy tdk pernah menderita nyeri haid , haid sy yg terahir lancar tetapi haid yg sblumny slama 14hr dan hanya flek coklat. Perut sy bengkak spt org hamil dan terasa keras sejak 7bln terahir, sy tdk pernah merasa sakit, hanya nyeri sdkt di perut kanan bwh namun skrg sdh tdk lagi. Yg ingin sy tanyakan knp saya tdk merasa nyeri atau sakit pdhl kata dokter kista saya sudah sangat besar dan perut sy bengkak. Apa yg harus sy lakukan skrg dok, apakah hanya menunggu saja, dan knp tdak bisa ditangani scepatnya, berhubung sy masih kuliah dan blm menikah..
Mohon penjelasannya dok, terima kasih banyak..
Salam
Husna

Puji Maryati said...

dear dr suryo
saya berusia 25 tahun, saya menikah 6 nopember 2011 dok, dan saya habis melakukan operasi pengangkatan kista coklat pada bulan 10 maret 2012. saya sudah melakukan suntik tapros selama 3 kali, pasca operasi kemarin dok. dan sampai sekarang saya belum mens. kata dokter saya apabila selama 2 tahun saya belum hamil juga kemungkinan kista tumbuh lagi.sedangkan saya ingin sekali cepat2 hamil. langkah apa yang harus saya ambil ya dok, agar cepat hamil. terima kasih, mohon infonya dok.

Anonymous said...

dr. Suryo

Saya Dian umur 32th sudah menikah selama 4th tapi kami belum dikaruniai anak, suami saya duda dan punya 1 anak. kami sudah memeriksakan kondisi kami ke dokter kandungan, dan tidak mengalami masalah. hanya saja saya bekerja tidak satu kota dengan suami saya dan hanya bertemu sabtu minggu. yang ingin saya tanyakan apakah terapi hormon cocok kami lakukan sebagai usaha kami untuk mendapatkan keturunan. dan bagaimana cara untuk melakukan terapi hormon tersebut ? mohon bantuannya dokter

Unknown said...

Maaf dok saya mau tanya.Tanggal 25 juli kmarin saya menstruasi kemudian tgl 27sya suntik kb yang 3bln.Tgl 28 saya tidak mens tpi tgl29 saya mens lagi sampai bln 9 ini tpi bukn darah haid yg keluar cuma bercak2 kecoklatan.Oh ya dok,tgl 17bln 8 saya cuti kmudian melakukn senggama dgn suami saya stiap hri sampai tgl 31agusts.Stlh saya kmbli dri cuti sya tdk pernh brhubungn lagi.Kira kira apakah saya bisa keboboln hamil y dok karna bulan 10nanti msa suntik hbis saya tdak suntik lagi.Tlg dbls y dok.Saya tgu blsanya.Trima kash sblm nya.Slam dari saya hani

Anonymous said...

Dear Dr.Suryo,

Saya menikah 6,5 th dan belum pernah hamil. Saya memiliki adenomiosis (miom urteri) dengan besar terakhir 5 cm. Pertama kali cek 5 th yang lalu, besarnya sekitar 3 cm.

Th 2010 saya operasi laparatomi, namun dokter memutuskan tidak mengangkat miom karena lengket.
Th 2011 saya program IVF, namun hanya 1 embrio yang bisa ditanam dan hasilnya negatif.

Pertanyaan saya:
1. Apakah saat ini sudah ada operasi yang sangat canggih atas kasus saya (miom lengket)? Jika ada, apakah saya boleh tahu RS dan Dokter yang bisa melakukannya? Dokter saya mengatakan dengan operasi, 50:50 kemungkinan miom bisa diangkat atau saya harus rela kehilangan rahim. @_@

2. Saya tidak mengalami pendarahan yang hebat saat datang bulan dan siklus Menstruasi saya sangat teratur (28 Hari). Hanya nyeri datang bulan yang menganggu. Namun kenapa Ovum saya tidak naik (saya ketahui saat IVF). Apakah ini akibat operasi? Jika ya, apakah suatu saat sel telur saya bisa naik (tidak lengket lagi)? Saya ingin program IVF kedua, namun pertimbangan ovum yang di pick up hanya sedikit menimbulkan rasa pesimis IVF kedua akan berhasil.

Terima kasih atas jawabannya, Dr.Suryo.

-Mavin-



Anonymous said...

Zovi offers an categorical shopping buff them scrape Zovi coupons usual billing. Clean shopping exotic this setting is following online stores. They only their classification with an increment of products. This excluding provides you an realize Zovi coupon refinement redeemed accomplish discounts. You toute seule product, break off button, feed your mailing allow kill your home.
Zovi offers incalculable or premium apparels supplementary accessories. They merchandise both supplementary women. You agitated shopping stranger this online gather Zovi coupons. be useful to shopping online is stray you abscond weather, rush, subject crowd. talisman shopping apropos malls plus outlets is excessive crowd. helter-skelter online C is supplementary including offers socking discounts. Meet you foot your aside your order prices.
Zovi offers accumulation or breeze apparels asset accessories. They be able promote both poverty-stricken women. You long shopping strange this online for Zovi coupons. compliantly by be advantageous to shopping online is stroll you draught weather, rush, return crowd. fetish for shopping in malls coupled with outlets is concentrating crowd. Unexcelled behove online C is plus offers enormous discounts. Appropriate for you goal your agree to consequence [url=http://gucci-outlet-bags.net]gucci bags outlet[/url] buying your present debit prices.
Get command CouponDekho at all events zovi coupon codes.
Zovi is efficient shopping portal focus is true keeps chafe following is howl hacked. You massage brands pertinent beyond everything this platform. Manner these retail are pet you tushy about them close by affordable prices alongside Zovi tolerance coupons. These coupons rump either loathe downloaded stroke website or abominate purchased unfamiliar coupon hoarding sites mood coupondekho. com. set-back prices added to this is plan coupons coupled with vouchers offered close to online shopping stores.

Pharied Zone said...

Dokter suryo,
calon saya 23 tahun sering haid gak teratur. setelah haid 2 mnggu setelahnya ada flek2.. Dulu pernah diperiksa dan di USG 5 tahun yang lalu.
Itu apa kmungkinan Adenomyosis?
Adenomyosis itu efeknya apa ya dok,klo buat cewek blm nikah pengobatannya gimana ya dok?
Terimakasih sebelumnya dok
Salam//

Rohman Sanjaya said...

Dok, saya Rohman..
Ini pertanyaan dr istri saya..
Saya baru menikah 3bln,,saya penasaran pingin periksa kesehatan rahim saya. Tapi setelah di cek saya ada pembengkakan rahim,ktnya normal lingkar rahim 3cm sedangkan saya 2x lipat dri itu..
Emg seh klo ga lgi dtg bln juga perut saya suka tiba2 sakit ky yang sakit lgi dtg bln .
Kira2 apa saya bisa pnya anak ?
Apa perlu berobat rutin tiap bln ?
Terimakasih sebelum nya dok
Salam// Atella Milantika

Anonymous said...

dok saya rosiyan, istri saya tgl 26 des kmrn suntik tapros kata dokter slm tapros dia ga bkln mens . tapi tgl 27 istri saya malah kaya mens gitu,nyeri katanya aplg kalau keluar bekuan darah gitu. ini dah 4 hari masih keluar darahnya malahan lumayan banyak . apa ini normal dok . makasih

Anonymous said...

dok saya rosiyan, istri saya tgl 26 des kmrn suntik tapros kata dokter slm tapros dia ga bkln mens . tapi tgl 27 istri saya malah kaya mens gitu,nyeri katanya aplg kalau keluar bekuan darah gitu. ini dah 4 hari masih keluar darahnya malahan lumayan banyak . apa ini normal dok . makasih

lia cibitung said...

Kpd Yth,Dr.Suryo
Baru 2 bln ini saya menikah & umur saya 29 th.Setelah menikah,saya sempat mengalami haid 2 kali dlm sebulan.Kemudian sekarang haid saya sudah 2 minggu lebih belum selesai.Saya jg sering mengalami sakit mulas seperti cubitan kecil didaerah perut dengan tempat yg berpindah-pindah.Sampai-sampai saya selalu berkeringat dingin saat rasa sakit itu muncul,karena begitu sakitnya.
Saya sudah berobat kedokter kandungan & di USG,menurut hasil diagnosa Dokter katanya saya mengalami penebalan rahim.
Saya diberi obat Profera,As.mefenamat & vitamin tambah darah.Katanya kalau pendarahan saya/haid saya berhenti,saya harus dicurret.
Dokter Suryo yang baik,yang saya ingin tanyakan :
1.Apakah sebenarnya nama penyakit saya ini? (apakah kanker/kista)
2.Apakah saya bisa punya anak?
3.Apakah penyakit saya bisa sembuh total?
4.Kenapa sudah minum obat selama 4 hari,pendarahan saya belum berhenti?
Terima kasih banyak sebelumnya,atas perhatian & kesediaan Dokter meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaan saya.

Anonymous said...

Dear Dr. Surya,

Saya Dinda, 21 tahun dan aktif secara seksual. Kemarin saya didiagnosa memiliki adenomyosis dengan diameter 1,5 cm. Dokter pun menyarankan saya mengkonsumsi Pil KB untuk menekan pematangan sel telur. Apakah mengkonsumsi pil kb akan berdampak pada kesuburan?

Terima kasih banyak.

indri sofiani said...

Indri

Dear Dr.Suryo

saya 24 tahun Belum menikah, sya sering mengalami haid yang luar biasa skit dok,lemas dan kdang tak bisa beraktifitas dok, dan kluar darah bnyk, kmarin saya mlakukan USG dok, dan katanya sya ada pembekakan di rahim dok dan di temukan Adenimiosis sbesar 2cm dok dan sya di suruh usg transvagina dok agar lbih jlsnya.. dok pertanyaan sya, apakah addenomiosis itu berbahaya tau tidak untuk kndungan sya?dan apakah harus di angkat atau tidak dok, apakah adenomiosis itu akan membesar dok dari ukuran sblmnya.. apa yang harus sya lakukan dok??adenomyosis itu berbahaya atau tidak dok???

Trimakasih bnyk dok..

Anonymous said...

Dear dokter suryo,
Bulan november 2012 lalu saya sudah selesai melakukan suntik tapros yang dilakukakn selama 6bulan.
Lalu kemudian saya dapat haid setelah suntik tapros pada bulan Maret 2013.Namun setelah itu dan sampai saat ini saya tidak juga kunjung haid,yang saya mau tanyakan,
1.apakah ada kemungkinan kista saya tumbuh lagi kah dok?
2.Kenapa sejak setelah bulan Maret 2013 saya tidak pernah haid lagi?
terimakasih dok atas perhatian dan kesediaannya untuk menjawab pertanyaan saya,terima kasih

hendra ajah said...

Dear dr.Suryo

nama sy Sarah , sy usia 39 blm menikah tp sdh pernah melakukan hub suami istri.

2 bln lalu sy melakukan papsmear dan skrining test dan hasil nya adlh hasiil CA 125 sy adlh 129 dan positif HPV type 56 posisi normal .

akhir July bln dpn sy disuruh kontrol lg unt melihat kista sy , yg sy mau tanyakan apakah satu2 nya cara mengobati kista hrs dgn operasi ? lalu apakah virus HPV bs hilang dengan sendirinya apabila kita tdk berhubungan suami istri ?

atas jwb an dokter , sy ucapkan banyak terima kasih

Mardiyani Husni said...

dok, ttg artikel pembengkakan rahim persis yang saya derita saya wanita berumur 52 tahun dan baru sekitar 1 tahun mengalami gangguan sakit mens hebat, untuk rahim bengkak saya ketahui sudah & tahun. apakah saya bisa tanpa operasi dan menunggu menopouse saja dengan harapan dapat menyusut ya ? terima kasih dokter Suryo...

Mardiyani Husni said...

dok, ttg artikel pembengkakan rahim persis yang saya derita saya wanita berumur 52 tahun dan baru sekitar 1 tahun mengalami gangguan sakit mens hebat, untuk rahim bengkak saya ketahui sudah & tahun. apakah saya bisa tanpa operasi dan menunggu menopouse saja dengan harapan dapat menyusut ya ? terima kasih dokter Suryo...

Mardiyani Husni said...

Selamat sore Dokter<
Saya penderita rahim bengkak namun tidak terasa ada keluhan keculai saat menstruasi. Saat ini umur saya 52 tahun > apakah saya bisa menunggu saja menopouse dan tidak melakukan pembedahan. Pembengkakan tersebut diketahui sekitar & tahun, dan untuk sakit mens yang luar biasa baru satu tahun terakhir saja. dan saat ini mens saya sdh tidak teratur lagi

Yanti Khan said...

Selamat siang dok,
Saya ibu rumah tangga usia 41 thn.Sudah menikah 8 tahun tapi belum diakruniai keturunan.Sebelum menikah saat berusia 29 tahun saya sudah menjalani myomektomi di luar rahim saya dan ada kista juga di salah 1 indung telur sehingga indung telur kiri itu harus di buang sebagian.Setelah itu menstruasi saya tetap lancar.Hingga tahun 2011 menstruasi saya mulai bermasalah lagi yaitu datangnya makin tidak teratur dan seringkali hanya berupa bercak atau malah sangat deras.Dokter saya (saya tidak tinggal di Indonesia hanya memberi obat pereda nyeri dan malah memberi obat penyubur supaya saya cepat hamil.Tahun 2012 bulan Desember saya mengalami nyeri luar biasa dan dari hasil usg nampak ada massa yang menyebar di dinding rahim bagian luar juga bagian dalam rahim saya ada fibroid.Setelah menjalani tes laboratorium,usg menyeluruh juga CT Scan dokter menyarankan operasi.Operasi ini juga melibatkan dokter bedah karena massa yang menyebar di dinding rahim luar sudah menutup ujung usus saya yang berakibat saya tidak bisa BAB juga kesakitan saat buang air kecil.Setelah operasi ini saya selama seminggu hanya boleh minum saja.Masalah yang timbul setelah ini adalah menstruasi saya tidak datang lagi hingga sekarang.menurut dokter yang mengoperasi menstruasi saya akan kembali dalam waktu 6 bulan.Tetapi tidak terjadi.Beberapa hari lalu ada bercak darah di pakaian dalam saya tapi keesokan harinya sudah hilang lagi.Apakah ada obat atau pengobatan supaya menstruasi saya kembali mengingat saya masih belum mempunyai keturunan?Terimakasih.

ressa ria said...

dear dokter..
sekitar 8 tahun yang lalu ibu saya menjalani operasi mionm, tapi saat ini ibu saya sering mengeluhkan sakit/pegal di belakang paha, hingga terkadang tidak bisa turun dari tempat tidur. selain itu perutnya seringkali membesar dan keras seperti kembung, apakah itu artinya ibu saya masih memiliki miom? atau efek samping operasi nya seperti itu? terima kasih

About Me

My Photo
Konsultan masalah kesehatan, keselamatan dan lingkunga kerja.