100 Questions & Answers: Asam Urat

100 Questions & Answers: Asam Urat

Wednesday

Rhinitis Alergika


Rhinitis alergika (allergic rhinitis) terjadi karena sistem kekebalan tubuh kita bereaksi berlebihan terhadap partikel-partikel yang ada di udara yang kita hirup. Sistem kekebalan tubuh kita menyerang partikel-partikel itu, menyebabkan gejala-gejala seperti bersin-bersin dan hidung meler. Partikel-partikel itu disebut alergen yang artinya partikel-partikel itu dapat menyebabkan suatu reaksi alergi.

Jika anda mempunyai rhinitis alergika, biasanya anda mempunyai gejala selama beberapa tahun (kronik). Anda mungkin mempunyai gejala sepanjang tahun, atau hanya pada saat-saat tertentu saja. Dengan berjalannya waktu, alergen mungkin menjadi tidak begitu mempengaruhi anda, dan gejala-gejala anda mungkin menjadi tidak separah sebelumnya. Anda juga bisa mengalami komplikasi seperti sinusitis ataupun infeksi telinga.

Gejala-gejala paling sering dari rhinitis alergika adalah:

  • Bersin berulangkali, terutama setelah bangun tidur pada pagi hari.
  • Hidung meler dan postnasal drip. Cairan yang keluar dari hidung meler yang disebabkan alergi biasanya bening dan encer, tetapi dapat menjadi kental dan putih keruh atau kekuning-kuningan jika berkembang menjadi infeksi hidung atau infeksi sinus.
  • Mata gatal, berair.
  • Telinga, hidung, dan tenggorokan gatal.

Alergen apa yang paling sering menyebabkan rhinitis alergika?
Pohon, rumput, dan pollen adalah penyebab paling sering rhinitis alergika. Tungau debu rumah, bulu binatang, kecoak, dan mold juga dapat menyebabkan rhinitis alergika. Anda mungkin juga alergi terhadap sesuatu zat yang ada di lingkungan kerja seperti debu kayu, bahan-bahan kimia, dll.

Kalau anda alergi terhadap pollen, gejala anda mungkin hanya timbul beberapa kali dalam setahun. Jika anda alergi terhadap tungau debu rumah dan alergen indoor lainnya, anda mungkin akan mempunyai gejala yang timbul sepanjang tahun.

Bagaimana rhinitis alergika didiagnosa?
Dokter anda biasanya mendiagnosa rhinitis alergika dengan menanyakan pertanyaan-pertanyaan tentang gejala-gejala yang anda derita, aktivitas anda, dan kehidupan rumah anda, dan dengan memeriksa anda. Jika ini semua tidak dapat memastikan bahwa anda menderita rhinitis alergika, maka mungkin dokter anda akan menyarankan anda untuk melakukan:

  • Skin test, dimana dokter anda akan menaruh sejumlah kecil cairan alergen tertentu ke kulit anda untuk melihat apakah cairan tersebut menimbulkan reaksi alergi pada anda.
  • Tes laboratorium untuk melihat apakah ada zat-zat tertentu dalam darah anda yang menunjukkan bahwa anda menderita rhinitis alergika.

Bagaimana rhinitis alergika diobati?
Dokter anda akan mengobati rhinitis alergika dengan membantu anda untuk menghindari atau mengendalikan alergen dan dengan menggunakan obat-obatan untuk mengkontrol gejala-gejala anda. Jika ini semua tidak membantu, dokter anda mungkin akan menyarankan suntikan immunotherapy. Ini adalah suntikan alergi dimana alergen yang menyebabkan anda alergi, disuntikkan ke bawah kulit anda, tentunya dalam dosis sangat kecil. Ini akan membuat tubuh anda terbiasa dengan alergen itu sehingga anda hanya akan mengalami gejala yang lebih sedikit dan lebih ringan.

Bagaimana menghindari paparan alergen outdoor?
Untuk menghindari alergen, anda perlu tahu anda itu alergi terhadap apa.
Tentukan kapan dan di mana anda terpapar dengan alergen tersebut.

Kenapa anda harus menghindari alergen outdoor?
Dengan menghindari atau mengurangi kontak dengan alergen outdoor, anda dapat:

  • Mengurangi gejala-gejala alergi anda dan merasa lebih baik.
  • Menangani gejala-gejala alergi anda tanpa obat-obatan atau dengan obat-obatan yang lebih sedikit.
  • Mengurangi risiko anda terkena komplikasi jangka panjang dari rhinitis alergika, misalnya sinusitis.

Bagaimana caranya saya menghindari terhadap paparan alergen outdoor?
Beberapa langkah/tips berikut ini dapat membantu anda bahkan jika anda tidak tahu jenis pollen apa yang membuat anda alergi. Jika anda tahu tipe pollen apa yang membuat anda alergi itu lebih bagus lagi.

  • Tetaplah berada di dalam ruangan/rumah pada waktu pollen sangat banyak di udara. Umumnya pollen sedikit di udara hanya beberapa saat setelah matahari terbit. Mereka kemudian jumlahnya makin banyak dan paling banyak pada tengah hari dan sepanjang siang. Jumlahnya kemudian berkurang menjelang matahari terbenam.
  • Tutuplah jendela dan pintu, baik pada siang maupun malam hari. Gunakan AC untuk membantu mengurangi jumlah pollen yang masuk ke dalam rumah anda. Jangan gunakan kipas dengan buangan keluar (exhaust fan) karena dapat membawa lebih banyak pollen masuk ke dalam rumah anda.
  • Potonglah rumput di halaman rumah sesering mungkin.
  • Cegah membawa pulang pollen masuk ke rumah setelah anda bepergian:
    # Segeralah mandi dan ganti baju dan celana yang anda pakai di luar.
    # Keringkan pakaian anda dengan mesin pengering, jangan jemur di luar.
  • Berliburlah ke tempat lain pada saat musim pollen sedang berlangsung di tempat anda ke tempat di mana tanaman yang membuat anda alergi tidak tumbuh.
  • Pindah rumah.

Mold dapat menyebabkan alergi yang memburuk dalam cuaca lembab. Mold juga memproduksi spora yang dapat beterbangan di udara luar selama musim panas. Untuk menghindari kontak dengan spora-spora mold:

  • Jangan keluar rumah pada saat hujan atau hari berangin.
  • Hindari aktivitas yang membat anda terpapar dengan mold, seperti berkebun (terutama saat bekerja dengan kompos), memotong rumput.
  • Buanglah jauh-jauh dari rumah anda daun-daun yang berguguran, potongan rumput, dan kompos.

Di daerah yang berudara lembab mold di dalam rumah dapat mencetuskan serangan asthma, rhinitis alergika dan dermatitis alergika.
Beberapa langkah berikut dapat membantu:

  • Bersihkan kamar mandi, bathtubs, shower stalls, shower curtains, dan karet-karet jendela paling sedikit sebulan sekali dengan disinfektan atau cairan pemutih. Gunakan pemutih dengan hati-hati, karena dapat membuat hidung anda teriritasi. Jika hidung anda teriritasi, gejala alergi anda dapat memburuk.
  • Rumah harus ada aliran udara yang baik dan kering.
  • Gunakan exhaust fan di kamar mandi dan dapur.
  • Jangan gunakan karpet.

Oleh karena orang dewasa menghabiskan 1/3 waktu mereka dan anak-anak menghabiskan ½ dari waktu mereka di kamar tidur, maka penting agar tidak ada alergen di kamar tidur. Jangan gunakan kasur, bantal dan guling yang diisi dengan kapuk.



97 comments:

ria said...

anak saya 7th, punya alergi seperti itu disertai dg sinusitis dan amandel yg sering kali infeksi dan bengkak.
dokter tht sudah menyarankan tuk operasi. tapi kami sedikit takut kalau nanti amandelnya diangkat, alerginya akan semakin parah.
konsultasi ke dr. spec paru anak, disarankan untuk menunda operasi sampai umur 13th. tapi akhir2 ini amandelnya hampir tiap bulan kambuh.
jd bingung dok, apa dg riwayat alergi spt itu pengangkatan amandel akan memperparah alerginya ? tapi kalo gak diangkat, konsumsi antibiotik terus setiap kambuh kan juga beresiko..
mohon masukannya, thx..

magdalena said...

saya didiagnosa rhinitis sdg menjalani terapi,sudah hampir setahun minum cycal 1x1 dan semprotan nasonex. apakah ini aman?bagaimana kalau saya ingin hamil?anak saya juga alergi 1,5 thun 8 kg,dianjurkan minum intifen 1/2 x 2 selama 9 bulan.apakah ada efek samping?

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Magdalena,

Xyzal adalah suatu obat untuk mengatasi gangguan akibat alergi. Pertanyaan anda adalah apakah obat ini aman? Obat ini tentu saja aman, tetapi ada pula efek samping yang harus diperhatikan:
1. Mengantuk.
2. Nasofaringitis (radang pada daerah nasofaring)
3. Kelelahan.
4. Mulut kering
5. Faringitis (radang pada daerah faring/radang tenggorokan).

Data penelitian mengenai efek samping adalah pada penggunaan xyzal paling lama 6 bulan. Belum ada data penelitian mengenai efek samping apabila xyzal digunakan sampai tahunan.

Sebaiknya dicari apa penyebab alergi anda, dan coba dihilangkan penyebabnya. Dengan demikian anda tidak perlu minum obat sampai tahunan.

Mengenai keamanan xyzal pada wanita hamil sejauh ini belum ada data penelitian yang baik. Menurut pabriknya, keamanan obat ini pada wanita hamil untuk kemungkinan efek teratogenik (efek timbulnya kelainan pada janin) termasuk kategori B, yakni penggunaan xyzal pada wanita hamil hanya diperbolehkan jika benar-benar sangat dibutuhkan.

Anak ibu juga alergi? Alergi terhadap apa?

Intifen atau isinya ketotifen biasanya digunakan untuk pengobatan pencegahan pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita asthma. Dalam pemberian jangka panjang ketotifen dapat mengurangi pemakaian obat-obatan asma seperti bronchodilator dan kortikosteroid. Hasil optimal tercapai setelah pemakaian ketotifen selama 8 - 12 minggu. Dosis untuk anak-anak dan dewasa biasanya sama, oleh karena pada anak-anak ketotifen dimetabolisme lebih cepat.
Dosis yang direkomendasikan untuk anak-anak usia 6 bulan sampai 3 tahun adalah 0,05 mg per kg berat badan diberikan sehari 2 kali.

Apakah anak ibu juga menderita asthma sehingga sudah mendapat ketotifen selama 9 bulan?

Apakah ada efek samping? Ada. Mengantuk, berat badan bertambah, nafsu makan meningkat, bisa timbul rash (bercak kemerah-merahan pada kulit), infeksi saluran pernafasan.

Demikian dulu, semoga membantu.

Salam

Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

saya menderita rhinitis alergi. Saya alergi terhadap debu rumah. Sesuai dengan petunjuk dokter, avoidance sudah saya lakukan. Tapi terdapat beberapa keadaan atau saat2 itu tidak bisa dihindari, muncullah bersin2 dan hidung mampet dan berair. Tidak jarang saat gejala ini timbul, sangat menggangu aktivitas, oleh karena itu, apa yang harus dilakukan untuk menghilangkan reaksi alergi itu saat reaksi itu muncul? Minum obat kah? Obat apa ya dok? Saya pernah denger temen yang menderita hal yang sama, yang bersangkutan menggunakan nasal corticosteroid semprot. Apakah itu aman dok?

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Friend,

Sejauh yang saya tahu, nasal corticosteroid aman digunakan, efek samping sedikit, dan memang obat ini dianjurkan pemakaiannya. Coba hubungi dokter anda untuk mendapatkannya.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

dear dokter,
telah lama saya terdiagnosa rhinitis alergika. sejak smp,jadi sekitar 10taunan. terakhir periksa ke THT 5 tahunan lalu berakhir dg test alergi dan upaya tetep menjaga imun. beliau menyarankan utk menghindari alergen. persis sperti yg dokter suryo tulis diatas.
selama kambuh saya tak pernah minum obat flu,ato periksa krn memang saya menghindari ketergantungan dg obat. dulu cukup tajin minum rhenegal :(

hmm kira2 saya perlu periksa lagi ga ya dok? so far ga ada keluhan yg berarti.selalu bersin,meler tiap ketemu allergen tapi alhamdulillah jaraang sekali sampai mengental kekuningan.

btw, apakah rhinitis alergika saya ini nantinya menurun jika kelak saya memiliki keturunan?

ecy said...

dok saya 20th, pny asma dan saya menderita rhinitis alergika. tapi saya tdk tahu saya alergi apa. kadang2 kulit saya gatal2, kalau digigit nyamuk gatalnya sampai berhari2 lalu jadi membekas hitam di kulit. apa itu dermatitis alergika? selama ini saya hanya minum obat flu biasa kalau bersin2. untuk gatal di kulit saya ga pake apa2.sebaiknya saya pake obat apa ya untuk rhinitis dan dermatitisnya?

fendy said...

Dok, saya laki2 25th. Kata dokter THT saya rhinitis alergi. Gejala saya adalah bersin, hidung berair terutama pagi dan malam hari.Saya mengalami ini +/-10thn..biasanya sianghari gejala ini hilang terutama setelah saya pake jaket, kaus kak...kiranya alergi apa saya dok?perlukah test alergi?dimana sya bs berobat?(sy d Jakarta)...Terimakasih

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Fendy,

Salah satu cara untuk mengetahui anda menderita alergi terhadap apa perlu dilakukan test alergi.

Bila anda tinggal dekat tempat praktek saya anda bisa datang ke saya. Atau anda bisa berobat dulu ke dokter keluarga anda.

Salam
Dr. Suryo Wibowo

Anonymous said...

Siang Dok,
Sya Ibuindri yg dibatam.Terimakasih atas jawaban mengenai penyakit demam anak saya.Akhrnya kmrn saya bawa k dsa-nya jg karna masih demam sudah dikasi sanmol dan dikasi antibiotik cefadroxil syrup 250mg,puyer n vitamin.kata dsanya anak saya alergi n sudah parah batuknya jadi dikasi antibiotik.
Skrg anak saya tidak demam tp hidungnya meler terus cairan bening n batuk berdahak( sekali2).masih aktif n lincah tp sedikit lesu.Tdk boleh minum susu sapi n smua pantangan alergi.Sampai sekg dia masih meler tp bening n sekali2 batuk berdahak.Berhubung say j galergi n kmrn saya kumat n k dktr tht saya tanya k dktr tht saya mengenai anak saya n dia sarankan dikasi alco syrup n mucopect syrup.apakah kedua obat trsbt bagus utk anak saya dok..?
terima kasih atas jawabannya dok..smoga dokter tetap sehat...

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Ibu Indri,

Terima kasih ibu Indri atas doanya. Semoga ibu sekeluarga juga senantiasa dalam keadaan sehat dan bahagia selalu.

Sebenarnya harus dicari alerginya terhadap apa, bukan semua makanan dipantang. Buktinya sudah dipantang sampai sekarang anak ibu masih meler dan batuk berdahak. Itu kan berarti pantangnya salah sasaran.

Kalau batuknya hanya sesekali saja, tidak perlu diberikan obat batuk. Demikian pula bila meler tapi bening, dan biasanya pagi hari, maka mungkin disebabkan udara dingin, dapat ibu coba berikan anak ibu minuman yang hangat, mungkin bisa coba diberikan air jahe yang encer agar tidak terlalu pedas.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK

Anonymous said...

Dear Dokter,
Terimakasih sekali atas jawaban dokter yg memang langsung saya praktekkan.Obat mucopect dan alco yg sudah sy beli sya putuskan tdk saya berikan dan saya skrg kasih ramuan jahe saja dan banyak minum air putih,ternyata pilek dan batuk anak saya berkurang n berhenti.Skrg anak saya sudah sembuh dan ceria kembali.Saya sangat senang sekali bergabung di blog dokter yg memang sangat dibutuhkan setiap keluarga ini.Sekali lagi terimakasih dok atas sarannya.
Utk masalah alerginya, bgmn kt tahu anak saya yg umurnya 16 bulan itu alergi jenis apa? tes spt apa yg hrs dilakukan?Karena saya kasihan jg melihat pola makannya yg sgt saya batasi.
Kemudian saya jg alergi yg sudah cukup parah,sesuai artikel Dokter yg sy baca sepertinya sy alergi yg sudah infeksi karna sampai sekarang dahak yg keluar dr tenggorokan sy berwarna kuning kehijauan berasal dr hidung. kmrn saya jg kalo tunduk sakit sekali kepala spt telinga tersumbat.(pertama sekali terjadi),memang biasanya saya sdh rutin hidung meler. Dokter tht saya sblmnya memberikan saya baquinor,lameson, rhinos dan obat semprot (nasal)tp tdk mempan.smgu kemudian saya datang lagi kmdn dikasi claneksi,aeurius,lameson dan expecol.Sampai skrg hidung sy sdh kering tp msh mengeluarkan dahak kuning kehijauan.Obat antibiotik claneksi tdk sy habiskan krn saya takut sudah 2 mingguan lebih konsumsi antibiotik.Apa yg harus saya lakukan untuk menyembuhkan alergi saya ini dok..?
Terima kasih sekali lagi atas smua jawaban dokter.
Salam,
Indri

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Ibu Indri,

Membaca cerita ibu, saya pikir ibu menderita penyakit rhinosinusitis. Untuk kepastiannya dapat dilakukan pemeriksaan foto rontgen sinus. Bila sudah tampak penebalan, maka mungkin harus dilakukan operasi sinus.

Sebaiknya dilakukan biakan dan tes resistensi terhadap dahak yang bewarna kuning kehijauan itu. Lama pemeriksaan ini sekitar 5 hari kerja. Dari hasil tes ini dapat diketahui bakteri apa yang menyebabkan peradangan pada hidung dan sinus ibu, serta antibiotika apa yang masih manjur untuk mengatasinya.

Coba ibu bicarakan hal tersebut di atas dengan dokter THT yang merawat ibu di Batam.

Mengenai anak ibu alergi terhadap apa, dapat diperiksakan ke laboratorium, mulai dari pemeriksaan yang sederhana seperti kadar eosinofil (sejenis sel darah putih) dalam darah, sampai pemeriksaan yang canggih dengan biaya yang mahal. Tetapi untuk mudahnya, ibu perhatikan saja, bila diberi coklat terus batuk, berarti anak ibu alergi coklat. Jadi yang penting adalah pengamatan sehari-harinya.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK

Anonymous said...

dear dok,
sy wanita 28th,selama 5 thn ini sy menderita bau nafas yang tidak enak dan suara sengau yang setelah saya periksakan ke dokter dan di periksa menggunakan rongent dan caldwel ternyata menderita rhinitis cronis.saya diberi obat pseudoephedrin dan amoxicillin.perlu dokter tahu saya pernah menderita flu yang selama 2 bulan tidak sembuh-sembuh pada saat saya remaja.apa mungkin ada kaitannya dengan penyakit saya tersebut? pertanyaan saya yang berikutnya apakah dokter memiliki indikasi lain untuk penyakit saya ini?
from
sum1 in TMG

Ryan said...

Saya Sudah hampir 1 tahun menderita hidung tersumbat di pagi dan malam hari terkadang infeksi tengorokan/radang apakah ini disebut sinusitis? Bagaimana Menghilangkan Penyakit ini? pakai obat apa? Mohon Masukanya Thx...

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Ryan,

Untuk mengetahui apakah anda menderita sinusitis maka anda harus diperiksa langsung oleh dokter, dan apabila perlu maka dilakukan juga pemeriksaan foto rontgen sinus.

Pada dasarnya sinusitis disebabkan oleh infeksi di rongga hidung yang tidak cepat diobati sehingga menjalar ke rongga sinus.

Mengenai obat, harus dipastikan dulu bahwa anda memang menderita sinusitis, dan apakah anda juga menderita alergi atau tidak. Anjuran saya segeralah berobat ke dokter terdekat.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK

Ryan said...

Saya Sudah Pernah Berobat Ke Pk Saint Carolus...Dan Diberikan Antibiotik Selama 1 minggu Namun Setelah Obatnya Habis Flu Saya Kembali Lagi.Lalu Saya Mencoba Datang Ke Dokter Ahli THT Saya Diharuskan Meminum Obat2 an Selama Kurang LEbih 1/2 Tahun.Namun Saya Belum Memutuskan Untuk Meminumnya Apakah Meminum Obat2an Selama 1/2 tahun tdk mempunyai efek Samping? Terimah Kasih Atas Masukanya....

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Ryan,

Tampaknya anda bukan terserang oleh flu. Flu disebabkan oleh virus, jadi biasanya tidak memerlukan antibiotika. Flu yang disebabkan oleh virus biasanya dengan cukup beristirahat, makan makanan bergizi, akan sembuh dengan sendirinya.

Tampaknya anda menderita bersin-bersin/pilek yang disebabkan oleh reaksi alergi. Saya rasa obat yang harus diminum selama kurang lebih 1/2 tahun itu adalah obat anti alergi. Tetapi untuk pastinya saya tidak tahu, karena anda tidak menyebutkan nama obatnya.

Semua obat tentu mempunyai efek samping. Mengenai efek samping obat tersebut saya tidak tahu, karena sekali lagi anda tidak menyebutkan nama obatnya.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK

Cichi Rahmadhalina said...

Selamat pagi, Dokter!
Nama Saya Cichi, dari Pekanbaru, umur 17th(perempuan), dan masih duduk di bangku SMA kelas 2.
Tiga-empat tahun belakangan ini saya mengalami semua gejala penderita rhinitis alergika seperti yg dipaparkan dalam blog dokter.
Dan beberapa bulan yg lalu saya berobat ke spesialis THT dan mendapat hasil bahwa saya memang menderita penyakit tersebut.
Dari keterangan dokter tersebut, saya juga mendapat keterangan bahwa tulang hidung sebelah kanan saya bengkok.
Saya tidak mengerti apa hubungannya dgn penyakit saya itu.
Tapi setelah 3 bulan ini saya memakai obat semprot yg diberikan oleh dokter saya (NAsonex) yg harus saya pakai setiap malam.
NAmun saya belum mendapat hasil yg memuaskan.
Karena saya orangnya lalai, akhirnya saya sering 'absen' menyemprotkan obat tersebut ke hidung saya pada malam hari.

Saya harap dokter bisa membantu saya. Karena saya betul2 sudah merasa risih dengan penyakit saya ini.
Selain bersin2 berkepanjangan, hidung tersumbat, hidung saya juga menjadi berbau anyir, Dok !
Dan saya merasa tidak pede dgn hal ituu...
Padahal kan saya orangnya aktif dalam kegiatan sekolah.
Saya tidak ingin aktifitas saya menjadi terhalang dgn hal tersebut.
Saya mohon bantuan dari Dokter.

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih banyak.
Trims!

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Cichi,

Terima kasih atas pertanyaannya.

Nasonex dipakai dengan dosis 2 semprot tiap lubang hidung per harinya. Jadi karena Cichi ada 2 lubang hidung, berarti 4 kali semprot, 2 semprot di lubang hidung kanan dan 2 semprot di lubang hidung kiri.

Rhinitis dapat berkembang menjadi sinusitis. Coba kontrol lagi ke dokter THTnya, tanyakan pada beliau mengapa belum ada hasil yang memuaskan, dan tanyakan pula apakah ada kemungkinan menderita sinusitis. Untuk mengetahui ada sinusitis atau tidak, biasanya dokter akan memeriksa fisik anda dan juga meminta dilakukan foto rontgen.

Sebenarnya yang lebih penting adalah mencari faktor yang menyebabkan anda alergi (alergennya apa sih yang bikin anda alergi). Kalau sudah diketahui alergennya apa, maka tinggal dihindarkan saja.

Sementara itu dulu yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat. Apabila ada yang kurang jelas, silahkan menulis lagi.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

Cichi Rahmadhalina said...

Terima kasih, Dokter!

Saya ucapkan terima kasih atas respon dokter terhadap pertanyaan saya.
Maap kalau saya cerewet ^^

Tapi saya masih ingin tahu lebih banyak lagi.
Dokter blg nasonex disemprotkan 4x, 2x kanan, 2x kiri.
Tetapi Dokter THT saya hanya menyuruh untuk 2x semprot saja, 1 pda lubang hidung sbelah kiri dan 1 sbelah kanan.

Dan, menurut Dokter THT saya tulang dalam lubang hidung sbelah kanan saya bengkok, dan katanya parah.
Setelah saya tes bernapas dgn menutup lubang hidung sbelah kiri saya, saya merasakan kesulitan bernapas.

Saya benar2 bingung, setahu saya saya tidak pernah mengalami kecelakaan parah yg mmbuat tulang hidung saya bengkok.
Tetapi dulu seh waktu kelas 5 SD hidung saya pernah kena lempar bola saat bermain kasti hingga hidung saya mengeluarkan darah yg cukup banyak.
Apa mnurut Dokter ada hbungannya??

Sekali lagi saya 'melayangkan' comment yg merepotkan Dokter.
Kembali saya ucapkan terima ksaih banyak^^.
Mohon jawabannya....


Salam

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Cichi,

Apabila hanya 1 semprot untuk tiap lubang hidung maka hasilnya agak kurang efektif. Setelah membaik maka dosis dapat diturunkan menjadi 1 kali semprot untuk tiap lubang hidung.

Yang dimaksud dengan tulang hidung bengkok adalah deviasi septum nasi. Deviasi septum nasi adalah suatu kelainan fisik hidung yang umum dijumpai. Diperkirakan 80% dari semua septum nasi tidak terletak persis di tengah-tengah.

Septum nasi adalah tulang dan tulang rawan dalam hidung yang memisahkan rongga hidung menjadi dua lubang hidung. Normalnya septum terletak di tengah-tengah, dan oleh karena itu aliran udara dalam rongga hidung simetris. Deviasi septum adalah suatu keadaan abnormal dimana ujung dari tepi tulang rawan mengarah ke kiri atau ke kanan, menyebabkan hambatan dari aliran udara. Keadaan ini dapat mengakibatkan drainase (penyaluran lendir) dari rongga sinus terganggu. Pasien biasanya juga mengeluh sulit bernafas/hidung tersumbat pada satu sisi, sakit kepala, mimisan, atau gangguan tidur seperti ngorok/mendengkur.

Deviasi septum paling sering disebabkan oleh trauma langsung. Dapat juga disebabkan oleh tertekannya hidung pada saat proses persalinan. Deviasi septum juga dikaitkan dengan gangguan genetika seperti sindroma Marfan dan sindroma Ehlers Danlos. Agaknya penyebab deviasi septum anda adalah trauma kena lempar bola saat bermain kasti.

Banyak orang dengan deviasi septum tidak menyadari bahwa septum mereka deviasi (bengkok). Deviasi septum dapat tidak terdeteksi selama bertahun-tahun dan oleh karena itu tidak diperlukan tindakan untuk mengkoreksinya. Beberapa orang khawatir tentang berkurangnya aliran udara melalui lubang hidung yang lebih kecil akibat dari deviasi septum. Jika deviasi/bengkoknya hanya ringan (hanya bengkok sedikit dari garis tengah) biasanya bukan merupakan masalah medis.

Pada beberapa kasus, orang dengan deviasi septum yang ringan, hanya mempunyai gejala jika dia juga sedang terserang influenza (infeksi saluran pernafasan atas). Pada orang-orang ini, infeksi mencetuskan peradangan pada rongga hidung yang secara sementara meningkatkan masalah pada aliran udara. Setelah influenzanya sembuh, dan peradangan pada rongga hidungnya mereka, gejala-gejala deviasi septumnya juga menghilang.

Untuk mengkoreksi deviasi septum dapat dilakukan suatu pembedahan, dimana dokter akan memotong bagian yang bermasalah melalui lubang hidung. Operasi ini biasanya tidak lama, tetapi memerlukan masa penyembuhan beberapa hari sampai beberapa minggu.

Sekian dulu, semoga menjadi jelas.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

andhika said...

dear dokter,

sy hnya ingin tanya.
umur sy 19thn (cewe).
sudah hampir 2 bulan berturut2 dan hampir setiap hari saya pilek, brsin2, dan hidung mampet. biasanya pagi dan malam, sudah sering minum obat flu, tapi tidak sembuh2. saya juga punya asma, terkadang kambuh kalo sedang flu, walaupun ga parah.
apa ini alergi rhinitis dok?

thx

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Andhika,

Kalau dari cerita anda, tampaknya memang anda menderita rhinitis alergika. Dan mungkin juga sinusitis. Sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter, agar mendapatkan pengobatan yang tepat, jangan minum obat flu yang dijual bebas dalam jangka waktu lama.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

P-ROSE said...

saya memiliki alergi pada debu (indoor dan outdoor), asap, alergi dingin, dan tidak bisa terpapar cahaya matahari terlalu lama. apabila sudah terpapar oleh penyebab 3 alergi diatas, saya akan bersin-bersin, batuk, dan hidung meler. selain itu badan akan gatal-gatal dan merah. apabila terpapar cahaya matahari lebih dari 10 menit, badan saya akan demam, pusing dan tubuh menjadi lemah. sementara itu saya tidak bisa menghindari semua penyebab alergi diatas, berhubung semua aktivitas saya harus berhubungan dengan segala jenis alergen tersebut, karena aktivitas saya lebih banyak di lapangan. saya sudah mencoba berbagai jenis obat tapi tidak mempan,,menurut doketr apa yang harus saya lakukan. mohon saran dan petunjuknya.
terima kasih

Anonymous said...

Saya Jessi (19 th) cewe
Dok mau nanya nih..
Dulu waktu kecil saya sering mimisan, pas udah mulai kuliah mimisannya tambah sering, kadang-kadang keluar cairan bening, dan sakit kepala, saya akhir-akhir ini juga pernah pingsan.
Ortu saya ingin membawa saya ke dokter THT tapi saya selalu menolak karna kata teman'' saya itu gejala kanker otak apa itu benar dok?
Terima kasih

dr. Suryo Wibowo said...

Dear P-Rose,

Maaf bila jawaban ini terlambat.

Wah, saya ikut prihatin dengan masalah alergi yang anda hadapi. Menurut saya anda harus mencari pekerjaan lain yang kurang/tidak berhubungan dengan penyebab alergi anda. Dan berolahragalah secara teratur. Olahraga 3 kali perminggu dan setiap kalinya sekitar 1/2 sampai 1 jam, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga diharapkan juga membantu mengatasi masalah alergi yang anda hadapi.

Mohon maaf, hanya itu saja yang dapat saya sampaikan.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Ninanino,

Yang anda alami adalah rhinitis alergika. Bagian bawah hidung terasa perih karena teriritasi sebab basah oleh cairan yang dikeluarkan hidung.

Sinusitis selalu didahului oleh rhinitis. Rhinitis yang tidak dikendalikan lama-kelamaan akan menyebabkan sinusitis. Jadi secara ilmu kedokteran maka diagnosis sinusitis yang benar adalah rhinosinusitis, bukan sinusitis aja, ada rhinitisnya.

Sinusitis tergantung pada derajatnya. Biasanya pada rongga sinus bisa terjadi penebalan. Untuk mengetahuinya maka dapat dilakukan pemeriksaan foto rontgen khusus untuk sinusitis.

Apabila ringan maka yang diobati adalah rhinitisnya, tetapi rhinitis yang sudah ada sinusitisnya memang biasanya lebih lama sembuh daripada yang rhinitis aja. Kalau sudah ada penebalan, apalagi sampai menutup lubang yang ke arah hidung, maka memang sebaiknya dioperasi. Penting diingat bahwa operasi tidak menyembuhkan alergi anda. Jadi setelah operasi anda masih tetap rhinitis.

Saran saya, hindari pencetus alergi anda, minum obat alergi setiap hari jangan kelupaan.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo said...

Dear Jessi,

Wah kamu itu khas remaja banget deh, lebih percaya sama kata teman daripada kata orang tua, hehehe.

Sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis THT, nanti kan akan ketahuan apakah ada masalah yang serius atau tidak.
Penyakit bila dibiarkan maka lama-kelamaan akan makin parah, dan akan lebih susah diobati daripada jika ditemukan pada stadium dini atau masih ringan.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

Lili said...

Selamat siang, Dok.
Nama saya Lili (27 tahun).

Saya sudah cukup lama alergi dingin dan debu (+- 5tahun) dengan gejala bersin-bersin, mata dan hidung gatal (luar biasa) dan hidung meler. Obat yang biasa saya minum adalah Dexteem plus.
Hanya akhir-akhir ini alergi saya semakin sering kambuh, padahal cuaca tidak selalu sedang dingin dan saya juga tidak berurusan dengan debu.
Ketika parah-parahnya sekarang muncul asma juga, padahal sudah 3tahun lebih asma saya tidak pernah kambuh lagi, Dok.
Sekarang dalam satu minggu saya bisa 5 hari alergi rhinitis dan dibarengi asma sekitar 2 hari.
Duh, saya benar-benar bingung Dok, benar-benar mengganggu pekerjaan dan aktivitas saya. Sampai tidak enak hati dengan rekan-rekan di kantor.
Supaya bisa masuk kantor subuh-subuh saya sudah minum obat alergi (Dexteem) sebelum gejala timbul, Lumayan menolong tapi siang harinya saya sudah mulai bersin-bersin lagi.
Apa saya memang harus minum obat alergi terus ya Dok? Semacam ketergantungan berarti ya?
Sebenarnya saya tidak terlalu keberatan kalau memang harus minum obat (walaupun jadi mode ngantuk terus)daripada tidak bisa beraktivitas sama sekali. Cuma khawatir ada efek jangka panjang.
Mohon saran dari Dokter, terimakasih.

`nandi said...

dok,
selama 4 tahun terakhir hidung saya mampet, tapi saya tidak pernah menderita pilek seperti kebanyakan orang, lendir saya bening dan pekat, sulit dikeluarkan melalui hidung, melainkan melalui mulut (meski sulit dan kadang sakit). 3 tahun yg lalu saya menjalani pemeriksaan pada beberapa dokter dan berdasar hasil CT-scan, dokter menyatakan rhinitis vasomotor. obat yang diberikan antara lain rhinos, setelah meminum obat tersebut saya mengeluarkan lendir (lewat mulut)yang seperti membatu dan bercampur darah. gejala berkurang.tapi beberapa bulan kemudian kambuh lagi sampai sekarang.saya jenuh dg keadaan tersebut shg saya menghentikan pengobatan dan mencoba membiasakan dengan kondisi tersebut.namun kemudian entah ada hubungannya atau tidak saya sering tremor dan sedikit pikun serta ketidaknyamanan dalam berfikir ketika gejala hidung kambuh.terakhir gangguan menyerang telinga,muka dan dahi terasa penuh dan tegang serta telinga seperti tersumbat (padahal telinga bersih hanya sedikit bersisik di dalam)dokter memberikan rhinos, vetrine, dan somereol. gejala telinga berkurang tapi hidung masih mampet kemudian dokter memberi disudrin dan xysal.setau saya, xysal merupakan obat untuk rhinitis alergi, padahal tes alergi saya negatif. berdasar gejala2 tersebut, menurut dokter saya menderita penyakit apa dan tindakan apa yang seharusnya saya lakukan? untuk ST-scan, saya sudah menajlaninya selama 3 kali dalam 4 tahun terakhir, apakah kalau CT-scan lagi efek radiasinya tidak merugikan/membahayakan dok?

diana said...

maap dok, saya ibu diana di Jombang, numpang nanya, anak saya usia 3 minggu sakit batuk, kemudian ada saran supaya diberi mucopect, nah pertanyaan saya apakah mucopect aman untuk bayi usia 3 minggu dok?

dian ina said...

dok,umur saya 20th krg lebih 4thn saya mengalami gejala rhinitis alergi,saya sempat menjadi probandus calon fitofarmaka untuk obat rhinitis.
selama 2 minggu saya minum obat gejalanya berkurang tp hidung saya masih terasa tersumbat entah kanan saja atau kiri saja atau mgkn dua-duanya.
setelah berhenti mnum obat,paginya gejala muncul lg dan g karuan g cma pagi saja tp ciank,sore,mlm saya bersin2 dan meler yg kadang gjalanya berkurang.
obat ap y dok yg cocok buat saya yg bs saya dapatkn mudah d apotek ato toko obat??
saya pgn sembuh dok,,
saya g mw nti mlh jd sinus..
tlg bntu saya y dok
trimaksih

Anonymous said...

Saya Hendi berusia 25 tahun. Saya pny keluhan mengenai radang tenggorokan kurang lebih 1 tahun ini selalu tenggorokan sy merah.Awalnya sy mengalami masalah ini disebabkan sy makan makanan bakar-bakaran jepang(bnyk lada & minyak wijen yg pedas) lalu saat kekeyangan sy tertidur.Keesokan harinya sy merasa tenggorokan sy tidak enak, setiap habis makan terasa tenggorokan sy mengganjal/melengket sehingga sendawa sy tertahan/terganjal di tenggorokan. Sy merasa tenggorokan sy ini bengkak dan ada lendir yg menempel (warna putih).Sy sdh periksa ke THT divonis faringitis kronis akibat refluks,kemudian sy dikasih antibiotik,kaustic, dan disuruh diet makanan(goreng,asam,pedas,dingin).Akhirnya sy ke internis (sy ct scan,usg) tidak ada refluks karena maag sy tdk mslh.Dikatakan sy alergi sehingga tenggorokan sy selalu merah. Pertanyaan sy:
1.Apa yg harus sy lakukan utk mengobati skt sy?kemana sy hrs berobat?
2.Dengan kondisi sy yg selalu merah tenggorokan sy, sy sdh diet makanan (goreng,pedas,asam,es) tp tdk mengalami perbaikan.Pengobatan apa yg harus sy laksanakan dok?mohon bantuan dokter....

Anonymous said...

dear dokter,salam kenal ya,,
Nama saya Hesti,umur 44 thn,
Saya ingin menanyakan mengenai radang tenggorok yang sangat mengganggu dan sudah saya alami selama 2 bulan terakhir.Rasanya sakit sekali,seperti ada jarum di tenggorokan dan rasa tercekik ketika mau tidur,serta leher juga terasa kaku.
hasil Rontgen pemeriksaan Sinus Paranasal yang sudah saya lakukan:
1. Kedua sinus frontalis,ethmoidalis dan sphenoidalis normal
2. dinding sinus maxillaris dextra lebih menebal dibanding sinistra
3. kedua sinus maxillaris berselubung
4. Cavum Nasi: Concha menebal,septum di tengah

Kesan : Sinusitis Maxillaris sdextra ringan

Pertanyaan saya :
1. sebenarnya apa penyakit yang saya alami? Kanker atau bukan dok?
2. penyakit saya ini dapat sembuh atau tidak?
3. jika bisa,apa obatnya,berapa lama perlu dikonsumsi, dan apakah perlu tindakan operasi?
4. Apakah penyakit saya ini bisa menyebar ke organ tubuh yang lain?
Tolong segera dijawab ya dok,terima kasih banyak atas perhatiannya..

dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk said...

Dear Lili,

Sebenarnya patut diselidiki mengapa akhir-akhir ini asthma anda kambuh. Adakah perubahan lingkungan yang anda alami, lingkungan tempat tinggal maupun lingkungan pekerjaan. Bisa saja penyebab akhir-akhir ini asthma anda sering kambuh berasal dari pekerjaan anda.

Untuk mengatasi alergi sebaiknya menggunakan obat alergi generasi yang lebih baru, yang efek sampingnya lebih sedikit, sehingga relatif lebih aman untuk pemakaian jangka panjang. Mengenai obat itu konsultasikan langsung dengan dokter anda karena saya tidak dapat menyebutkan nama obat pada forum ini.

Dan lebih bagus lagi jika anda menggunakan obat untuk rhinitis alergika yang anda alami dengan obat semprot, karena dosisnya lebih kecil sehingga kemungkinan efek sampingnya juga lebih kecil.
Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk said...

Dear Nandi,

Wah-wah menjalani Ctscan 3 kali dalam 4 tahun? Muka dan dahi terasa penuh dan tegang mungkin disebabkan oleh sinusitis. Pada rhinitis yang tidak cepat ditangani dapat menjalar menjadi rhinosinusitis (gabungan antara rhinitis dan sinusitis namanya rhinosinusitis).

Apa pekerjaan anda? Apa saja potensial hazards yang ada dalam lingkungan kerja anda? Beberapa contoh potensial hazards yang dapat menyebabkan alergi (baik dalam bentuk rhinitis maupun asthma) antara lain, tepung terigu, serpihan kulit hewan (anjing, kucing, kecoak, dll), bahan kimia (isocyanat, dll). Ada kemungkinan gangguan yang anda alami disebabkan oleh pekerjaan. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kedokteran okupasi untuk bersama-sama menggali kemungkinan apakah keluhan anda itu bersumber dari pekerjaan.

Sekian dulu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk said...

Dear Ibu Diana,

Sebaiknya bayi ibu jangan diberikan obat sendiri, sebaiknya ibu membawa bayi ibu ke dokter umum atau dokter anak terdekat. Karena batuk itu hanyalah suatu gejala, harus dicari apa penyebabnya.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk said...

Dear Dian Ina,

Coba lihat jawaban saya untuk masalah yang sama. Adakah kemungkinan penyebab keluhan anda itu bersumber dari tempat kerja? Itu yang harus segera dikaji.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk said...

Dear Hendi,

Untuk sementara anda dapat mencoba saran saya ini:
1. Jangan langsung tidur setelah makan, apalagi setelah makan kekenyangan. Cobalah makan terakhir 3 – 4 jam sebelum tidur.

2. Perbanyak minum air putih. Caranya setiap 1 jam minumlah ½ - 1 gelas air putih.

Mudah-mudahan dapat membantu. Kabari saya lagi jika memang membantu.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk said...

Dear Hesti,

Kalau dari data yang anda sampaikan maka anda menderita sinusitis yang terletak di daerah pipi kanan di samping hidung. Sinusitis ini berdasarkan gambaran hasil rontgen termasuk kategori ringan, artinya belum memerlukan tindakan operasi.

Kalau tidak segera diatasi maka sinus maxilaris yang kiri dan sinus-sinus yang lainnya (frontalis, ethmoidalis dan sphenoidalis) juga bisa terkena. Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Salam,
Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk

Daffi said...

Dear dokter,,
Saya mahasiswa, perempuan berusia 20 tahun,tinggi+berat badan 153+42 Kg.

sudah beberapa tahun saya mengalami alergi ini sepertinya,dan lebih detilnya ketika saya masuk smp saya menyadari kalo saya sering sekali bersin dan bersin itu sakit sehingga saya menutup hidung tiap kali bersin, beberapa waktu kemudian saya menyadari malah telinga saya yang sakit jika itu saya lakukan, sehingga saya biarkan saja sampai sekarang dan masih seperti itu.

Saya tidak tau alergi terhadap apa, karena hidung saya terlalu sensitif dengan apapun.
Ketika bersih2 terkena debu, pagi&sore hari, polusi, kepanasan yang terlalu menyangat, dingin karena cuaca ataupun ac, wewangian, bau2 aneh, dll.
Tiap bersin pasti akan lebih dari 2/3kali dan kemudian menjadikan hidung saya pilek sampai buntu keduanya untuk beberapa waktu(terkadang).
Dan sepertinya karena sudah terlalu lama bukan hanya hidung tapi telinga dan tenggorokan saya jadi ikutan sakit pula.
Hal ini sudah berlangsung lama tanpa saya ketahui penyebabnya, tidak pernah minum obat, karena tidak yakin ini penyakit karena saya tau pilek ini akan segera sembuh dengan sendirinya.
Dan untuk periksa kedokter umum pernah saya lakukan, namun dengan penjelasan yg kurang memuaskan, mau periksa ke dokter THT belum sempat, tapi saya yakin 90% menderita alergi ini setelah membaca postingan ini. Terimakasih dok.

Hal ini bukan cuma terjadi pada saya , melainkan ibu saya juga demikian, kemudian adik saya sepertinya juga mengalaminya juga, mengingat ketika pagi datang pasti semua pilek dan bersin-bersin. Apa ini penyakit keturunan ataukah karena kami saling menulari?

Nah dokter, bagaimana kira-kira solusi yang tepat untuk saya?
karena masalahnya jika saya harus menghindari alergi yang saya sebutkan tadi, jelas sekali jawabannya tidak bisa. Karena itu semua ada di lingkungan kehidupan saya sehari-hari.
Terimakasih
wasalam

SASTI SASTRA M said...

dear dokter,,

saya ingin bertanya dok,sudah setahun lebih saya mengidap rinitis alergi,dan setau saya penyakit itu tidak sampai bertahun-tahun,,apakah itu betul? nah kemuadian, dokter kan memberitahu sya bahwa saya rinitis alergi, namun sekarang saya lebih sering batuk-batuk berdahak yang sering membuat sya susah bernafas, banyak lendir yang sya keluarkan selama saya batuk-batuk.. sakit pada bagian hidung sya hanya datang sesekalii,,apakah itu betul sya rinitis alergi atau bukan dok????
sebenarnya saya agak bingung dok..

mohon dijawab ya dok..thx be4

Dave said...

Halo Dok, nama saya DAve 23 tahun. Selama ini saya mengalami hidung terseumbat sebelah, 3 bulan terakhir hidung yang terseumbat ini menjalar menjadi 2 sisi sehingga agak mengganggu aktivitas ketika tersumbat. Singkat cerita dilakukan CT scan dan hasilnya terdapat cairan pada kedua rongga maxiliary sinus (cairan tersebut mengisi rongga maxiliary sinus sebanyak 1/4 dari total volume)dan juga terdapat pembengkakan inferior turbinate. DOkter menyarankan untuk melakukan operasi sedot cairan tersebut dan melakukan pembakaran dengan radio frequency. Berikut ini ada bbrp hal yg mau saya tanyakan:

1. Apakah dengan adanya cairan tersebut saya dapat dikatakan penderita sinusitis?
2. Jika cairan tersebut dibiarkan apakah akan membahayakan atau tidak?
3. Bagaimana mengatasi sakit yang saya alami dok, apakah satu2nya harus dengan cara operasi dan melakukan pembakaran?
4. Bagaimana mengatasi hidung yang tersumbat ?
5. Saat ini saya mengkonsumsi Zinnat 500 MG yang mengandung cefuroxime sehari 2 kali untuk 10 hari. Saya sudah mengkonsumsi selama 8 hari dan tidak merasakan adanya efek yang signifikan, jika saya ingin menghentikan memakan obat tsb apakah dpt dilakukan mengingat obat tersebut adalah jenis antibiotik tapi berdasarkan pentujuk penggunaan obat obaan, onat, obat tersebut digunakan dlm jangka waktu 5-10 hari.

Terimakasih atas waktu dan jawaban yang diberikan oleh dokter. Sukses selalu Dok !

frans said...

dok, saya berumur 30thn. selama ini saya tidak pernah mengalami gejala2 yg persis dokter tulis diatas. baru 1 bulan terakhir ini saya mengalami nya. tiap bngun tidur bersin2, seharian hidung mampet ga bisa bernafas sama sekali. tetapi apabila saya mandi pake air panas, hidung saya plong dok, ga mampet. saya juga rajin berolahraga. seminggu 2x saya main bola.
yang saya ingin tahu, saya menderita rhinitis alergi atau non alergi ya dok?
dari 2001 saya memelihara anjing. tapi saya tidak kenapa2 (anjing nya kecil dok). selama ini saya juga tahana terhadap dingin.
tahun ini saya memelihara anjing lagi (anjing besar) dan bulu nya rontok. sekarang kalo kena udara dingin, hidung saya langsung mampet. tapi, apabila saya sepaknola, hidung saya lgs plong dok. 1 minggu terakhir, saya menetesi hidung saya dengan iliadin dok. setiap kali ditetesi, hidung saya lgs plong. tapi durasi cuman tahan 12 jam.
yang ingin saya tanyakan juga, apa ada obat laen dok untuk saya dan apakah bisa sembuh total??
terima kasih dokter.

Admin said...

saya farid 23 tahun , saya membaca artikel tentang rinitis di blog dokter, sya merasa tertarik dan sangat berharap dokter bermurah hati untuk menolong sya,, krna belakang ini saya merasa sangat menderita karena penyakit,, dan sedikit merasa putus asa..

ijin kan saya bercerita dok,,


skitar sebulan lalu saya mondar mandir UGD ( 3 kali dlam seminggu ) karena sya sering merasakan "serangan" penyakit yang sya derita,

dengan gejala :

- sensasi sperti tercekik,

- sesak

- hrus slalu mencari posisi yang enak ( gelisah )

- pusing


dan terakhir yang terburuk ketika saya menghirup asap dari sampah yang dibakar dibelakang rumah,

,akan tetapi dokter mengatakan sistem pernapasan sya baik,dn tdk ad msalah, mengapa saya katakan " serangan" ?? karena dtang hanya dalam waktu trtntu, klo tidak terserang penyakit itu sya merasa sehat walafiat, namun karena seringnya sya terserang penykit tersebut sya mengalami pusing di belakang kepala dan tegang leher, serta tekanan darah tinggi ( mungkin karena stres tidak kunjung mengetahui ap sebenernya sakit yg saya idap )


singkat cerita...


sya berangkat ke jkarta untuk berobat krna kebetulan orang tua saya berdomisili di jkrta, stelah dilakukan endoskopi dokter mengatakan saya mengalami pembengkakan konka hidung yang menutup jalur pernapasan sya, dan dilakukan operasi pda tanggal 31 november 2011,akan tetapi stelah dioperasi sya masi sering terserang sesak sperti kemarin namun efeknya tidak sedahsyat dulu, entah pemicunya ap.

skrg kondisi hidung saya yg disebelah kanan terasa plong dan lancar, yang di sebelah kiri masi sperti tersumbat nyeri dan berbau,.brusan saya membersihkan perabotan dan terserang sesak pusing dan tegang dileher,dengan asumsi banyak menghirup debu pertanyaan sya :

-apakah saya menderita rinitis??karena saya sering merasa geli di hidung ketika terserang sesak.

-apakah rhinitis efeknya bsa seburuk itu??

-apakah benar pembengkakan konka hidung bisa memperburuk??

-apakah rhinitis hanya bsa dideteksi dengan skin test??

-sya di kasi obat telfast OD 120 mg



skian dok,, mohon maaf kalo kepanjangan, dan banyak nanya,,kami bersyukur masi ada org yang mw membgi ilmunya seperti dokter, mudah2an allah memberi balasan yang setimpal

wasalamualaikum

Admin said...

saya farid 23 tahun , saya membaca artikel tentang rinitis di blog dokter, sya merasa tertarik dan sangat berharap dokter bermurah hati untuk menolong sya,, krna belakang ini saya merasa sangat menderita karena penyakit,, dan sedikit merasa putus asa..

ijin kan saya bercerita dok,,


skitar sebulan lalu saya mondar mandir UGD ( 3 kali dlam seminggu ) karena sya sering merasakan "serangan" penyakit yang sya derita,

dengan gejala :

- sensasi sperti tercekik,

- sesak

- hrus slalu mencari posisi yang enak ( gelisah )

- pusing

- lemas


dan terakhir yang terburuk ketika saya menghirup asap dari sampah yang dibakar dibelakang rumah,

,akan tetapi dokter mengatakan sistem pernapasan sya baik,dn tdk ad msalah, mengapa saya katakan " serangan" ?? karena dtang hanya dalam waktu trtntu, klo tidak terserang penyakit itu sya merasa sehat walafiat, namun karena seringnya sya terserang penykit tersebut sya mengalami pusing di belakang kepala dan tegang leher, serta tekanan darah tinggi ( mungkin karena stres tidak kunjung mengetahui ap sebenernya sakit yg saya idap )


singkat cerita...


sya berangkat ke jkarta untuk berobat krna kebetulan orang tua saya berdomisili di jkrta, stelah dilakukan endoskopi dokter mengatakan saya mengalami pembengkakan konka hidung yang menutup jalur pernapasan sya, dan dilakukan operasi pda tanggal 31 november 2011,akan tetapi stelah dioperasi sya masi sering terserang sesak sperti kemarin namun efeknya tidak sedahsyat dulu, entah pemicunya ap.

skrg kondisi hidung saya yg disebelah kanan terasa plong dan lancar, yang di sebelah kiri masi sperti tersumbat nyeri dan berbau,.brusan saya membersihkan perabotan dan terserang sesak pusing dan tegang dileher,dengan asumsi banyak menghirup debu pertanyaan sya :

-apakah saya menderita rinitis??karena saya sering merasa geli di hidung ketika terserang sesak.

-apakah rhinitis efeknya bsa seburuk itu??

-apakah benar pembengkakan konka hidung bisa memperburuk??

-apakah rhinitis hanya bsa dideteksi dengan skin test??

-sya di kasi obat telfast OD 120 mg



skian dok,, mohon maaf kalo kepanjangan, dan banyak nanya,,kami bersyukur masi ada org yang mw membgi ilmunya seperti dokter, mudah2an allah memberi balasan yang setimpal

wasalamualaikum

Tiara said...

Dok, saya perempuan 19 tahun, tinggi 171, BB 53. Saya sering bersin+meler+tenggorokan gatal kalo ada debu, dingin, dan bau2an yang menusuk seperti bumbu dapur. Kalo di tempat yang udaranya polusi (asap kendaran, rokok) saya suka batuk2, pusing2 sekali sampe sakit gigi dan mual. Gejala ini saya alami sejak sekitar umur 11 tahun.
Setelah usia mens, saya jadi sering sakit, kelelahan, kepala penat, mata cepat perih, dan hampir tiap bulan flu. Kalau kelelahan kadang timbul memar2 di bawah kulit. Kulit saya juga sensitif, kalo kena kotoran/ debu suka gatal2 menyebar. Begitu juga kalo makan makanan amis (ikan, seafood) suka biduran. Saya juga alergi dengan pembalut, kalo pake pembalut nyerinya bisa berkali2 lipat. Kalo mau mens, saya suka demam dok. Pas demam kulit saya terutama di daerah pipi dan hidung suka merah, begitu juga kalau terlalu lama di bawah sinar matahari.
Kenapa ya dok? Padahal pola makan saya sehat dengan sayur, buah2an, dan menghindari zat2 adiktif dan gorengan. Olah raga saya juga teratur (renang setiap minggu). Tapi anehnya saya sering didiagnosa anemia dan trombosit saya tinggi saat priksa di lab. Dan kalo saya tidak makan sayuran beberapa hari saja langsung sariawan dan lama sembuhnya. Semua alergi itu semakin menjadi-jadi kalo saya mau mens dok.
Kemarin saya baru rontgen, didiagnosa bronkhitis.
Setiap kali saya periksa, dokter bilang saya hanya alergi dan kelelahan biasa. Benarkah dok?
Sebenarnya ini benar2 mengganggu aktivitas saya. Apa yang harus saya lakukan dok?

Catatan hidupku dan anjingku said...

Dear Dr. Suryo

Perkenalkan nama saya Ika Yuliana usia 26 tahun, tinggi badan 150 cm, berat 60Kg. Saya mempunyai ibu dengan riwayat alergi rhinitis.

Sore dok, ada yang mau saya tanyakan dok. Sudah 1 tahun ini, dalam 1 minggu saya pilek bisa 3-4 kali dok. Gejala nya bersin-bersin, mata terasa gatal, dan kepala agak berat. Jika pagi hari mulai kambuh, saya jalan kaki sebentar kemudian gejala itu hilang dok. Jika saya berada di dekat orang yang sedang pilek, kurang dari 10 menit saya akan bersin2. Jika kelelahan juga saya pilek juga dok. Yang ingin saya tanyakan, apakah apa yang saya alami tersebut merupakan alergi Rhinitis juga dok? Apa alergi Rhinitis juga merupakan penyakit turunan dok?

Terimakasih dok

gekcute said...

dear Dr.Suryo..

saya 31th (cewe,menikah), saya alergi terhadap dingin, debu, apabila saya kecapean sehingga imun tubuh saya turun, dan akhirnya bersin2 terus,meler, mata berair, gatal di tenggorokan,telinga dan mata. saya mengalami ini +/- 5tahunan, kadang gejala awalnya dibawah mata saya timbul bentok2 kecil (seperti digigit nyamuk tp kemudian membesar sehingga mata bagian bawah menjadi bengkak,saya juga sekarang alergi trhadap antibiotik (pennisilin, mefenamat acid, dll.
dulu sy sering ke THT dikasi obat semprot juga, tp krn sy ga mw ketergantungan, biasanya saya istiratkan dan minum air hangat, pagi/siang kumat bersin2nya, setelah diistirahatin sore/mlm sembuh.
menuurt dokter apakah saya sinusitis ato rhinitis??saya juga sedang program hamil, apakah pengaruh terhadap janin nya, seandainya nanti saya hamil, alerginya kambuh.
mohon sarannya,thx before

Rony said...

Dok,
Nama Saya Rony
Mau Bertanya..
saya mempunyai Anak umur 7 tahun namanya Rafif
Keluhannya sudah sekitar 1 bulan terakhir ini anak saya pusing tiap siang hari sekitar pukul 12.00 s.d 14.00.
Dia memang alergi dingin dan di sekolahnya ada AC nya, dan saat ini sekitar 2 minggu udah mnum ryvel tiap hari tapi sepertinya tidak terlalu ada efeknya, anak tetap pusing juga..
Jadi ketika di sekolah biasanya dia dijemput dalam keadaan pusing dan sambil menahan sakit gak bisa jalan..biasanya dibopong..
Tapi pernah di rumah siang hari pun dia sakit kepala, dan pernah juga pas ada acara outbound di mana di alam bebas yang gak dingin, dan kepalanya kena sinar matahari kepanasan, dia pusing juga...
Dan saya cermati awalnya dia pusing adalah ketika dia sakit batuk pilek dan di tenggorokan katanya ada beberapa dahak yang lengket sehingga sering berdehem,,..dan sudah 1 bulan ini dia sakit batuk pilek..tapi saat ini batuknya sudah sembuh tapi pilek kadang2 masih keluar ingusnya..
Dan ingusnya tidak kental juga..biasa aja..
Tapi saya amati di dalam lubang hidung terlihat benjolan daging yang membesar Dok..
Kadang kalo sore hari setelah dia bangun dari tidur siangnya (setelah tidak pusng lagi), benjolan dagingnya agak mengecil, cuma di pagi hari benjolannya membesar lagi..
Saya lihat-lihat di internet namanya konka inferior Dok ya..apakah benar?
Dan apakah kalo membesar itu tandanya dia alergi?
Kalo sore dia sangat aktif..hanya ketika siang hari dia terkapar sakit kepala..
Dulu sekitar 2 tahun yang lalu, dia ada riwayat sinusitis, dan juga pusing setelah diobati ke dokter, alhamdulillah sudah sembuh dan tidak pusing lagi.

Curiganya sinusitisnya kambuh lagi, jadi kami berobat lagi sampai rontgen hidung dan ditemukan sinusitis tidak kambuh lagi..
Bahkan sudah EEG, hasilnya juga tidak masalah..
Test mata tidak masalah, kata dokternya dari hasil pupilnya tidak masalah, kalo ada masalah di otak pasti akan kelihatan dari hasil pupilnya (begitu kurang lebih diagnosa nya)

Saya sampai bingung, perlu test apa lagi ya...

Sinusitis : diagnosa sudah sembuh
Alergi : Sudah minum ryvel tetap alergi juga, dan benjolan daging di hidungnya ( konka inferior ? ) tetap membesar
Kelainan Otak : Sepertinya tidak, hasil test mata dan EEG sepertinya tidak ada masalah


Kira-kira kami perlu test apa lagi ya Dok untuk anak saya agak bisa sembuh secara permanen..

Terima kasih sebelumnya..

Anonymous said...

Selamat malam Dok....
Saya Heni, 41 tahun, mengajar di SMK dan Perguruan Tinggi Swasta di Bogor. Awal thn 2006 saya terkena alergi gatal-gatal krn makan siomay ikan, bahkan gatal-gatal itu berubah jadi bengkak dan akhirnya pusing terus pingsan. Ada makanan yang menyebabkan gatal-gatal juga pada saat ini,tp nggak samapi bengkak. saya nggak tahu makanan apa.Krn sejak tahun 2006, saya tidak pernah makan ikan laut lagi. Apa ya Dok obatnya? Saya pernah punya penyakit maag yang akut. Kadang-kadang sekarang suka kambuh, kalau telat makan dll. Jika nggak enak sekali perut dan sesak sekali, saya minum ulsafat. Tp tidak kontinyu. Apakah ini membahayakan bagi lambung saya? Ada tidak obat maag yang bisa saya minum sesekali saja saat lambung tidak enak sekali. Terima kasih Dok sebelumnya.... Maaf panjang sekali bacaannya.

Anonymous said...

salam sejahtera dok, saya menderita rhinitis alergika, sehingga sekarang
kalo tidur saya sering mendengkur..bagaimana ya dok cara mengatasinya?terimakasih sebelumnya

dwzhra said...

Pagi dok.. Sebelumnya perkenalkan saya wanita berusia 20 tahun..

Jadi begini dok, Sudah hampir 2 bulan trakhir saya selalu pilek (ingusnya berwarna bening dan encer) saat pagi dan malam hari, kadang juga disertai bersin kurang dari 5 kali (setau saya kalau alergi biasanya bersin lebih dari 5 kali). Dan kadang pada malam hari saya juga mengalami batuk. Tapi tidak ada dahak yang keluar.. Saya sudah meminum obat flu dan batuk tapi keadaan saya tidak membaik. Sebelumnya saya juga tidak ada riwayat alergi.

Apakah kira2 yang saya alami itu rhinitis alergi ya dok? Atau penyakit yang lain? Mohon bantuannya ya dok.. Dan terimakasih sebelumnya..

Dhani Eritwan said...

Saya Devi ibu rumah tangga yang didiagnosa Dokter berpenyakit Rhinitis, dimulai semenjak anak pertama tahun 2006, sudah sering berobat tapi tidak sembuh2, karna dianjurkan Dokter operasi dan akhirnya tidak jadi karna saya hamil
Saya juga telah memakai nasonex tapi tetap tidak sembuh
Jdi menurut dokter, solusi untuk kesembuhan saya itu apa y?? terima kasih sebelumnya
wassalam..

MIUMI said...

maaf dok, saya mili 19 tahun ..
dok, saya terkena flu .. pilek, mata berair, hidung gatal .. dan malam hari badan saya suka panas dingin dok ..
ini gejala apa ya dok ?
apa ya dok obatnya ?

makasih

oke said...

saya vendi umur 39 thn tnggi 175 bb sblm batuk 62 skrg 54 saya batuk sdh lebih 6 bln obat/jamu yg pernah saya minum jintan hitam,soman,antibiotik,saya merokok hmpr 20 thn,batuk plg parah setelah bangun tidur hmpir 1 jm tdk berhenti mengeluarkan lendir wrna putih bergelembung2 kecil,blm periksa kedktr,belum rontgen.kira2 sakit saya apa dan apa yg harus saya lakukan sebelumnya terimakasih yg sebesar2nya.

Anonymous said...

dear dok,

nama saya nurul usia 21thn,
terima kasih atas penjelasan tentang Rhinitis Alergikanya. setelah saya membaca blog tentang rhinitis allergika ini, saya menemukan gejala yg dialami oleh penderita rhinitis alergi ini, terjadi pada diri saya. saya sering bersin-bersin dipagi hari dan kadang dimalam hari, apalagi kalau sudah terkena debu. terkadang mata saya terasa gatal dan berair.dan juga telinga saya. tenggorokan saya terasa perih.saya mengalami kejadian ini hampir setahun lebih. tapi saya belum pernah pergi kedokter untuk memeriksakan keadaan saya ini.
apakah saya harus memeriksakan diri ke dokter lagi? apa dampak terburuk bagi penderita rhinitis ini?

Keke said...

hallo dok :D

nama saka Keke, umur 20 th, bb 58, tb 162

saya menderita alergi debu dan dingin sudah 8 tahun
setiap pagi, karena kedinginan (saya tinggal di Bandung) saya pasti bersin-bersin dan hidung tersumbat karena ada lendir (ingus bening). ya seperti terserang pilek.

lalu saya ke dokter tht dan saya didiagnosa alergi dingin dan debu. dokter bilang konka saya mengembang kalau terkena allergen. lalu saya dikasih obat (lupa namanya) dan setiap saya minum obatnya, bersin2 dan pileknya hilang sama sekali. namun setelah obatnya habis saya kembali bersin2.

hingga pada akhirnya saya harus kuliah ke Jakarta dua tahun lalu.
selama di jakarta saya tidak bersin2 karena suhu di Jkt panas.

namun, 2 bulan terakhir, konka saya mengembang dok, tidak ada bersin2, tidak ada lendir(ingus) di hidung, namun seperti ada lendir di tenggorokan

lalu saya pergi ke dokter tht, dia bilang saya alergi dan saya diberi obat: imunos, histrine dan diberi obat semprot avamys

namun, setelah minum obat tersebut selama 1 minggu, saya belum merasakan efek yang memuaskan. lalu saya datangi lagi dokter tht tersebut dan sekarang saya disuruh minum obat: aerius dan kenacrot

sebenarnya kenapa ya dok konka saya akhir2 ini terus mengembang,tidak ada bersin2 dan ingus, padahal saya tidak berada di lingkungan dingin?

konka bisa mengempis dengan cara apa ya dok? pembengkakan konka ini sangat mengganggu aktivitas saya, saya jadi cepat ngos2an

terimakasih dok :D

Anonymous said...

Dear Dr. Suryo,
Saya Dea dok umur 25 th (wanita) sudah 3 bulan ini saya menderita gatal gatal dok, pertama saya kira terlalu ketat memakai pakaian sehingga gatal, namun lama kelamaan gatal itu menyerang seluruh tubuh secara tidak bersamaan tetapi hampir setiap hari saya gatal. mula mula bentol kecil seperti digigit nyamuk, namun bila digaruk menjadi banyak dan melebar.
lalu saya minum obat insidal namun hanya ber efek 3 hari saja setelah itu gatal menyerang kembali.
saya mau tanya dok apakah itu termasuk alergi dok?? karena terkadang bila saya kedinginan, kepanasan terkadang gatal terkadang tidak.
yang kedua adakah obat yang bisa saya minum tapi tidak akan membuat saya ketergantungan?

Terima Kasih dan mohon masukan dari dokter.

Anonymous said...

saya dea dok (yang mempos sebelumnya)
saya mau melengkapi data,
saya bekerja sebagai staff yang lebih banyak bekerja dengan keadaan duduk,
tes medical terakhir saya ada kolesterol 214, berat badan 65kg tinggi 169cm.
mohon bantuan dokter untuk membantu saya menghilangkan gatal-gatal.

terima kasih

Anonymous said...

saya wanita usia 38 tahun menderita alergi sudah 16 tahun, saya alergi terhadap debu dan dingin, bahkan sering jika bangun tengah malam akan bersin-bersin, mata terasa gatal dan berair hal ini berlaku juga jika kondisi badan terlalu capek. Obat yang saya minum selama ini adalah celestone. Bagaimana cara untuk mengurangi reaksi alergi, apa memang rihnitis alergika tidak bisa sembuh total dan obat apa yang paling efektif?

Melly said...

dokter saya wanita 24 tahun saya pernah periksa ke dokter dan dokter mengatakan saya ada sinus dan polip. saya juga ada bawaan alergi terhadap debu bila sedang kambuh hampir setiap hari saya bersin-bersin terus, terkadang badan saya juga jadi demam dan agak pusing. karena gejala ini saya sudah rasakan sejak saya masih sekolah, hidung saya juga sedikit bengkok, saya mau bertanya apakah penyakit sinus dan polip, penyembuhanya hanya dengan operasi atau minum obat saja atau ada aternatif lainya? juga setelah sembuh apakah bentuk hidung akan kembali normal kembali dok? apakah sinus dapat kambuh sewaktu-waktu setelah dinyatakan sembuh? mohon masukanya dok, terima kasih.

Anonymous said...

slmt siang dok sy mella,anak sy kmrn baru dr tht dgn keluhan sulit bernafas pd saat tdr,stlh diperiksa ternyata kel adenoidnya membesar sehingga menghambat udara masuk.

dokter meresepkan nasonex yg disemprotkan 1x ditiap lubang hidungnya dan aerius desloratadine 0,5mg/ml diminum 1x setelah makan.

pagi ini bgn tdr dikedua mata anak sy ada kotoran mata,yg kiri biasa wrn putih cenderung bening,tp yg kanan wrn kuning,diujung kedua matanya jg berwrn merah,anak sy mengedip2kan trs mata kanannya.

yg mau sy tykan apakah ada hubnya dgn obat2an diatas karena anak sy baru pertama kali konsumsi obat2 itu.

mhn penjelasannya dok..terimakasih.

Inderya Adryani Ridho said...

Dear Dr. Suryo
Dok,anak saya perempuan usia 2 tahun 8 bulan. Sejak lahir sering sekali batuk seperti orang dewasa. Lendir terdengar bunyi di paru2 nya. Kami bawa ke DSA dan dikatakan rentan alergi. Saya (ibunya) memang ada riwayat alergi dalam keluarga. Kemudian susu kami ganti dengan NAN HA. Tanpa pantangan makanan.
Tapi batuk masih juga sering mengunjungi. Kami berkali2 ganti DSA sampai saya mau rontgen untuk tau jelasnya. DSA kami yg terakhir mengatakan itu tidak perlu,anak kami bronkhitis asma. Riwayat asma memang dalam keluarga ibu dan ayah ada.
Kemudian anak kami diberi resep KETOTIFEN 1mg dengan plan pengobatan 18 bulan.
Dan anak saya diberi pantangan makanan: telur,kacang2,seafood,sukun,susu sapi dan turunannya,ayam,dll,bahkan buah2an. Dengan kata lain anak saya hanya bisa makan ikan air tawar,daging,sayur,tempe dan tahu saja. Susu pun diganti dengan susu soya.
Yg ingin saya tanyakan:
1. Amankah ketotifen dikonsumsi selama 18 bulan untuk balita??
2. Bagaimana anak saya mendapatkan gizi kalau makanan nya tidak variatif?
3. Anak seusia anak saya kadang butuh snack. Apa yg bisa saya berikan untuk dia? Sedang semua roti,kue,biskuit,dll tidak boleh untuk dia?
4. Apakah anak dengan gejala seperti anak saya bisa sembuh?
5. Bagaimana dengan pengobatan alternatif seperti konsumsi hati kelelawar?
Saya sangat mengharapkan jawaban dari dokter. Terima kasih banyak untuk waktu nya.

-iin-

Anonymous said...

Salam kenal Dr. Suryo
Saya Gunawan, berumur 26 thn.
Saya menderita sinusitis, dan sudah dioperasi 1thn yg lalu. Namun saat ini sy msih merasa agak pilek. Dan dokter merekomendasikan untuk mengkonsumsi obat xyzal 1x1 dan obat semprot alvamys.
Yang ingin sy tnyakan, amankah bila kedua obat itu dikonsumsi terus menerus? Karna setiap kali k dokter, dokter meresepkan obat tersebut, dan hingaa saat ini sy telah mngkonsumsinya hampir 3bulan.
Dan apakah ada alternatif lain, selain mengkonsumsi obt2 tersebut dan menghindari penyebab alergi?

Thanks atas wktunya Dokter Suryo untuk membalas post sy.

Salam sukses selalu...

Anonymous said...

dokter, olahraga apa yang paling tepat untuk penderita rhinitis ?

Anonymous said...

Dokter saya aluna. Maaf mau tanya, sejak 5 bulan terakhir ini saya sering mengalami pilek tapi tidak batuk, badan tidak panas,juga tidak pusing. Ketika sudah sembuh lalu ada teman saya yang flu saya pasti langsung pilek tapi tetap tanpa batuk atau badan panas tapi sembuh lebih lama dari biasanya. Memang lima bulan terakhir ini pekerjaan saya sedang memasuki busy seasion yang memang tingkat stress dan capeknya luar biasa. Tapi sebelumnya saya belum pernah seperti itu. Ingus saya juga aneh, warnanya bening dan pekat sekali. susah dikeluarkan namun tetap terasa menyumbat hidung. Terutama lubang hidung saya yang kanan benar-benar terasa buntu kadang2 hingga susah bernafas bahkan untuk tidur saya harus membuka mulut supaya bisa bernafas. Kadang ketika lagi buntu banget susah menelan makanan juga karena susah mengatur udara dan makanan yang masuk ke tenggorokan secara bersamaan. Tapi penciuman saya masih normal. Kira-kira apakah itu tanda-tanda sinusitis, polip atau yang sejenis dengan itu ya dok?
jika iya apakah langkah awal yang harus saya lakukan sebelum saya periksa ke dokter?
terimakasih...

Anonymous said...

Hallo Doc
Saya pria umur 60 thn ,dalam 4 bln terakhir ini menderita hidung mampet
karena pembengkakan konka ,atau disebut penyakit rhinitis vasomotor,sudah 2 org dokter THT menganjurkan konka reduction dgn radio frequency ,tapi saya takut efek samping ,apalagi ada yg disebut ENS ( empty nose syndrom ) ,dan saya minta juga second opinion dari dokter THT general hospital Singapore,dia tdk menyarankan operasi tapi dicoba dengan obat spray nasonex tiap malam dan makan obat cetiricine ,tapi kalau pakai spray saja kayaknya hidung saya sudah resistant thd obat ini ,jadi kalau mau tidur tdk tergannggu saya hrs minum cirrus yg dlmnya cetirine ,jadi apa tindakan yg sebaiknya saya lakukan ,thks

Atin Al Azhar said...

Selamat malam dok,
perkenalkan nama saya atin usia 26 tahun,
saya ingin bertanya, apakah yang namanya alergi itu tidak bisa disembuhkan total tanpa kambuh lg. Obat alergi sepertinya hanya menghilangkan akibat alergi sementara, kalau sudah sembuh ketemu sm alergenya lg bkal kambuh lg. Misal spt sy yg alergi protein hewani. Kl makan makanan sumber protein hewani langsung kulit gatal. Kt dokter dermatitis. Stlh diobati sembuh. Tp kl makan lg ya kumat lg. Jd kesimpulan sy alergi tdk bs sembuh..

Anonymous said...

Dear dr. Suryo
saya ayu mahasiswi umur 21 th
saya pernah punya penyakit sinusitis ketika saya sd dulu, ingus saya brwarna hijau kental n kdang2 kekuningan n uda d terapi, n akan tetapi thn 2009 penyakit itu kambuh lagi n kalau d buat sholat waktu ruku' n sujud saya merasa sakit luar biasa d bagian wajah saya n wktu itu d rotgen memang rongga sinus sblah kiri saya nampak putih n saya d kasih obat tetes hidung (lupa nama obat) brwarna coklat, stlah memakai obat tsb sya mrasa baikan,
n akhir2 ini saya merasakan gejala2 tsb dok, saya merasa hidung trsumbat n sakit yg mula nya d wajah saya sekrang brganti d kpala bgian kiri saya, n stiap bngun pagi sya slalu pusing d kpala bgian dpan n kiri itu sdah trjadi kira2 6blan yg lalu n telinga kanan saya jadi tidak seberapa kedengaran n tenggorokan sya juga sakit kalau d buat menelan n suara juga sdkit parau, kmarin sudah ke dokter tht n beliau curiga kalau sinusitis sya kambuh, stlah rotgen trnyata baik2 sja tapi ada penebalan pada tulang hdung sya n rhinitis,
saya sdah d beri obat tpi sya lupa nama obt nya, stlah obat hbis gejala tsb timbul kmbali,
sakit kepala yg sya alami trasa sperti ada beban n trasa panas n trkadang seperti di pukul dengan palu d kpala,mata,n pipi sblah kiri,n akhir2 ini juga sya kurang bsa brkonsentrasi n mengganggu aktifitas sya,
apa yg hrus saya lakukan dok?
Bgaimana cara mengatasi agar sya tidak skit kpala?
Terima kasih sebelumnya

Anonymous said...

Dear dr. Suryo
saya ayu mahasiswi umur 21 th
saya pernah punya penyakit sinusitis ketika saya sd dulu, ingus saya brwarna hijau kental n kdang2 kekuningan n uda d terapi, n akan tetapi thn 2009 penyakit itu kambuh lagi n kalau d buat sholat waktu ruku' n sujud saya merasa sakit luar biasa d bagian wajah saya n wktu itu d rotgen memang rongga sinus sblah kiri saya nampak putih n saya d kasih obat tetes hidung (lupa nama obat) brwarna coklat, stlah memakai obat tsb sya mrasa baikan,
n akhir2 ini saya merasakan gejala2 tsb dok, saya merasa hidung trsumbat n sakit yg mula nya d wajah saya sekrang brganti d kpala bgian kiri saya, n stiap bngun pagi sya slalu pusing d kpala bgian dpan n kiri itu sdah trjadi kira2 6blan yg lalu n telinga kanan saya jadi tidak seberapa kedengaran n tenggorokan sya juga sakit kalau d buat menelan n suara juga sdkit parau, kmarin sudah ke dokter tht n beliau curiga kalau sinusitis sya kambuh, stlah rotgen trnyata baik2 sja tapi ada penebalan pada tulang hdung sya n rhinitis,
saya sdah d beri obat tpi sya lupa nama obt nya, stlah obat hbis gejala tsb timbul kmbali,
sakit kepala yg sya alami trasa sperti ada beban n trasa panas n trkadang seperti di pukul dengan palu d kpala,mata,n pipi sblah kiri,n akhir2 ini juga sya kurang bsa brkonsentrasi n mengganggu aktifitas sya,
apa yg hrus saya lakukan dok?
Bgaimana cara mengatasi agar sya tidak skit kpala?
Terima kasih sebelumnya

khiang said...

dear dokter, mau tanya nih, saya sebelumnya pernah berkonsultasi dengan dokter THT dan menjalani cauter konka atas pada th 20009 lalu, setelah menjalni cauter, hidung saya membaik,namun belakangan gejala hidung saya tersumbat kembali lagi, tidak pilek, hanya saja tersumbat, malah terkesan kering. dari beberapa info yg saya temui apakah nasal spray saline disebutkan dapat membantu hidung saya. jika ia, apa nama obatnya? mohon bantuannya... trims

lina said...

dokter saya lina, saya mengalami gangguan seperti yang dijelaskan diatas. seperti bersin setiap bangun tidur, setelah mandi, kalau terkena debu. bagaimana mengatainya ya dok? saya sudah sering minum vitamin atau antibiotik tapi hampir tiap hari masih mengalami apalagi di cuaca yang dingin. saya tunggu jawabannya dok. terimakaih..

Winda said...

Sore dok..

Saya mau winda, mau konsultasi dgn dokter..

Awalnya sy mengalami gatel2 tenggorokan, sy menghilangkannya hny dengan minum air hangat saja ttp lama klamaan dgn bersin2 dan pilek, kl bersin rasanya sampe ke mata dan kuping terasa sakit lalu stelah 2bulan-an saya ke dokter THT, dr dokter tsb di blg sy terkena infeksi dan kemudian sy dikasih obat. Klo tdk minum obat, gejala itu kambuh lg maka sy pergi ke dokter lain..

Dan dr sana sy taw sy sakit Rhinitis dan sy di ksh obat tag celestik & obat sanexon, sy minum itu juga sama apabila tdk minum, alergi itu kambuh lg dok..

Rhinitis ini sudah krg lebih 6 bulan, dan sy sekarang mngkonsumsi Colergis yg sy dapat dr apotik, apakah itu aman dok?

Rhinitis ini apakah tidak bs di sembuhkan selain dgn mnjauhkannya dr penyebab alergi tsb dok?
Krn penyebab alergi ini stelah aq perhatikan krn dingin Ac dan debu, apabila mlm pst alergi ini kambuh jika tdk minum obat..

alergi ini sangat mengganggu sekali dok, apakah alergi ini akan terus bergantung pd obat dok?

Alergi spt ini bawaan ya dok? apa yg dilakukan agar sy bs sembuh dok..

Tlg bantuannya, terima kasih dok..

Anonymous said...

selamat siang dok...

perkenalkan nama saya jimmy (31th), saya mau tanya dok..sudah 1 tahun ini saya mengalami ketegangan pada kepala, wajah dan sekitar mata, setelah saya perhatikan sepertinya penyebabnya adalah hidung saya yg sering tersumbat, sudah beberapa kali saya ke dokter THT dan terakhir kali saya diberi beberapa obat anti alergi seperti fexofed dan methyl prednilsolon serta breaty nasal spray, apakah pemberian obat ini sudah tepat dok?apakah ada saran lain dari dokter atas sakit saya ini?mohon bantuannya dok...karena ketegangan kepala saya ini sudah sangat mengganggu aktivitas saya sehari-hari. terima kasih

nawa said...

siang dokter
suami saya 31th, setiap pagi hidung mampet Dokter THT bilang ada semacam daging didalam hidung dikasih obat dan seminggu cek lagi ternyata udah hilang suatu ketika dada sebelah kanan nyeri sekali dan dibawa kedokter diberi obat nyeri, obat jantung dan obat kolesterol dan dokter menyarankan treadmeal ditakutin karena pembuluh darah menyempit, hasil treadmeal bagus dan rontgen paru juga bagus, ekg juga bagus....tapi tiap pagi hidung masih tersumbat dan dibuat olahraga hidung plong tapi pasti mengeluarkan dahak berwarna bening campur hijau atau kuning kadang ada darah sedikit banget....kira2 itu penyakit apa ya dokter??

terimakasih

lancar jaya hong jai said...

Dokter mau tanya alamat praktek dimana no hp yg bisa dihubungi berapa? Saya dari jember jatim nama hong jai.trimakasih

Anonymous said...

dokter..anak saya umur 22 bulan,hidung meler cairan bening...sama kadang batuk...tp bukan flu solusinya bagaimana dok...trima kasih

Anonymous said...

dokter..anak saya umur 22 bulan,hidung meler cairan bening...sama kadang batuk...tp bukan flu solusinya bagaimana dok...trima kasih

cara said...

makasih dokter, infonya sangat lengkap :)

angga said...

selamat pagi dok
saya berusia 21 tahun dan ibu saya berusia 45 tahun memiliki bakat tersebut diatas, entah dari debu maupun dingin akan timbul gejala atau efek yang sama.

pertanyaan saya
1. apakah hal tersebut menurun dari orang tua ke anak?
2. selama ini jika hal tersebut muncul secara berlebih, biasanya saya dan ibu saya meminum tremenza, cetrize dan becefort. apakah hal tersebut aman? (obat tersebut adalah rekomendasi dari dokter ketika ibu saya chekup ke rs sewaktu gejala tersebut timbul sangat parah sampai hampir sesak nafas beberapa hari)
3. baru - baru ini saya di rekomendasikan oleh saudara saya yang seorang mantri rumah sakit, jika alergi tersebut kambuh untuk meminum metilprednisolon dan salbutamol. apakah aman?

sekian pertanyaan saya. terimakasih

dewi said...

saya wanita berusia 29 tinggi 160 berat 48. kalau udara dingin,lebih dari 2 hari terus menerus selalu hidung bersin2, berdahak, dan kalau sudah begitu sensitifitas terhadap debu jadi parah dan mulai batuk2.
saat smp dan sma saya terpaksa tinggal di kota yg dingin alhasil, 6th hidup saya di penuhi dg lendir, di hidung dan di tenggorokan.
semua warna riak mulai dari bening, kuning, hijau kental,hidung bau, riak dari tenggorokan ada sedikit darah dan kalau ingus berdarah jg pernah dimasa 6th itu. saya rasa itu karena luka karena terus menerus di buat jalan keluarnya lendir.
karena saya cek kesehatan paru dan sinus saya semua normal.
sejak kerja, saya selalu memilih tempat berudara cendrung panas . dan tidak ada keluhan sama sekali bahkan meskipun malam saya tidur tanpa selimut maupun pakaian. tapi cuaca tidak selalu hangat. di saat angin dingin begini,mulai kembali gejala di atas. dan saya hampir kapok datang k dokter. saya selalu hanya di beri obat ekspektoran atau obat racikan,beserta anti biotik. apakah bisa saya memakai avamis jika gejala tersebut mulai mengganggu dok? dan dokter, meskipun sy tidak merasa terganggu, tapi kenapa ya kulit tubuh saya cenderung dingin, apa lagi ujung tangan dan kaki. saya jg tidak pernah keringatan. tapi saya sudah pernah general check up, semua normal. trimakasih sebelum nya

eed said...

malam dok
saya diagnosa bronhitis oleh tiga dokter spesialis paru" ditahun lalu,,menurut dokter terakhir tempat saya berobat saya dianjurkan ke dokter tht karna dilihat dari rongent, paru" saya baik" saja,sementara dicek darah ada alergi
awalnya saya cuma batuk kering karna keabanyakan makan kacang,,lama kelamaan hidung saya trsumbat sebelah ketika berbaring,,tenggoroknnya gatal sekali,,saya memang da alergi makanan tapi cuma kekulit dan gak sperti ini
akhirnya saya berobat ke dokter THT sperti yg dianjurkan dokter tsb,,
oleh dokter THT saya diagnosa rhinitiss alergic dan dokter tsb,,memberikan obat fexofenadine,homoclomin & nasonex
tapi sayangnya gatal tenggorokan,batuk dan hidung tak kunjung menghilang,,
saya bingung dok bagaimana cara mengobati penyakit ini dan saya takut akan efek samping obat2 yang telah saya konsumsi,,
mohon masukannya ya dok,trims

eed said...

malam dok
saya eed wanita berusia 31th,
ditahun lalu saya diagnosa bronhitis oleh tiga dokter spesialis paru",,menurut dokter terakhir tempat saya berobat saya dianjurkan ke dokter tht karna dilihat dari rongent, paru" saya baik" saja,sementara dicek darah ada alergi
awalnya saya cuma batuk kering karna keabanyakan makan kacang,,lama kelamaan hidung saya trsumbat sebelah ketika berbaring,,tenggoroknnya gatal sekali,,saya memang da alergi makanan tapi cuma kekulit dan gak sperti ini
akhirnya saya berobat ke dokter THT sperti yg dianjurkan dokter tsb,,
oleh dokter THT saya diagnosa rhinitiss alergic dan dokter tsb,,memberikan obat fexofenadine,homoclomin & nasonex
tapi sayangnya gatal tenggorokan,batuk dan hidung tak kunjung menghilang,,
saya bingung dok bagaimana cara mengobati penyakit ini dan saya takut akan efek samping obat2 yang telah saya konsumsi,,
mohon masukannya ya dok,trims

amytha said...

dok , anak saya 4 tahun awalnya pilek tapi lama kelamaan hanya meler saja berupa lendir bening di lubang hidung kanan sajA, Apabila dia terlalu banyak aktivitas (bermain , lari2 ). Ini sudah berlangsung 2 bulan lebih. Mohon dibantu dokter kenapa ya penyebab nya?

Norman Simangunsong said...

dokter saya mau tanya, Sy Norman..

saya mengalami hidung tersumbat, khususnya di hidung bagian kiri.. dan kadang2 pagi2 sayang mengalami pilek ato banyak dahak..
saya memang ada alergi debu..

lalu saya periksa ke dokter THT, dan hasil setelah ct scan :
kesan :
1. sinusitis ethmoidalis
2. hipertrofi concha nasalis inferior.

setelah itu saya disarankan untuk operasi dengan menggunakan sistem laser.

yg ingin saya tanyakan :
1. apa operasi sistem laser ?
2. apa saya bisa sembuh ato ada efek sampingnya setelah operasi itu ?
3. apa ada alternatif lain ato obat lain tanpa operasi laser itu utk menyembuhkan penyakit saya ini ?

oh iya, saya tiap pagi menghirup air panas yg dicampur garam. saya dapat info ini di internet sekedar untuk mencegah kambuh

Norman Simangunsong said...
This comment has been removed by the author.
Ari Doni said...

Dear Dok,
Sy 15 thn, sy menderita hidung mampet sebelah dan kadang berair ,, pd siang hari jg tersumbat sebelah,, tp kalo buat OR gak kambuh, tp stlh itu kambuh lg

Tolong solusinya Dok, Trimakasih Sebelum x

ais mania said...

sok, saya mau tanya, saya mengalami pilek yang tak kunjung sembuh, apalagi sering mampet, saya berusaha mengeluarkan ingus yang mampet tersebut tetapi kadang tdk bisa dan menyebabkan telinga saya agak budeg,(berdengung), tapi hanya sementara, lalu saya sering mengeluarkan riak melalui mulut, karena tidak bisa mengeluarkan ingus dari hidung saya. kira-kira itu penyakit apa ya dok?
mohon jawabannya terima kasih

ais mania said...

sok, saya mau tanya, saya mengalami pilek yang tak kunjung sembuh, apalagi sering mampet, saya berusaha mengeluarkan ingus yang mampet tersebut tetapi kadang tdk bisa dan menyebabkan telinga saya agak budeg,(berdengung), tapi hanya sementara, lalu saya sering mengeluarkan riak melalui mulut, karena tidak bisa mengeluarkan ingus dari hidung saya. kira-kira itu penyakit apa ya dok?
mohon jawabannya terima kasih

Anonymous said...

nama saya diah.
dua bulan yang lalu hidung saya mampet dan radang tenggorokan,saya juga tidak pernah punya alergi thd sesuatu...setelah di rongen hasilnya odeme sinus maxilarris dokter memberi saya obat antibiotik,loratidin, serta dokter menyuruh saya untuk fisioterapi SWD dan Laser..sudah 10 kali SWD dan 5 kali laser tapi hidung saya tetep buntu sebelah...daerah sekitar hidung awal mulanya tidak nyeri tapi sekarang nyeri...menurut dokter sebenarnya penyakit saya ini apa?? apakah rhinitis alergika??obat apa untuk penyakit saya??

ais mania said...

selamat malam dok, kok gag ada jawaban pertanyaan saya ya? :)

ais mania said...

selamat malam dok, kok gag ada jawaban pertanyaan saya ya? :)

hotma adventina said...

Dear Dr. Suryo

Saya memiliki anak berusia 3 tahun 8 bulan. anak saya selalu bersin setiap paginya, terkadang siang dan sore juga.biasanya setelah bersin hidung anak saya mengeluarkan cairan bening (ingus) anak saya pernah dirawat di rumah sakit karena virus yang menyebabkan leukositnya tinggi (27rb). dokter bilang ada virus. memang sebelum anak saya di rawat, anak saya hampir setiap bulan berobat ke dokter dan makan obat, diagnosanya karena radang. dan kebiasaan anak saya itu selalu mengucek hidung dan mata sangat berlebihan. terkadang saya takut dengan tindakan yang dia lakukan bisa menciderai hidungnya dan matanya. itu terbukti kemarin sore hidungnya ada sedikit mengeluarkan darah dan saya sangat khawatir. dokter apakah anak saya menderita rhinitis alergika? kami sudah sangat berusaha untuk menghindarkan anak saya dari debu, tapi mungkin agak sulit karena anak saya sudah bersekolah. obat yang sesekali saya berikan ke anak saya jika alerginya kambuh adalah celestamine dan falergi (racikan sesuai dengan resep dokter). apakh obat tersebut ada efek sampingnya dokter, jika ternyata anak saya harus mengkonsumsinya setiap alerginya kambuh? dokter tolong sarannya karena terus terang saya sangat khawatir dengan kondisi anak saya. terima kasih dokter. TINA

Anonymous said...

Mau tanya dok....dr kecil sampai skrg saya suka sulit bernapas....kadang hidung saya klo kambuh suka sakit bgt...kepala berat...saking gak kuat saya berobat di rontgen dr kepala sampai dada tp dokter gak bilang masalah dok...tp sembuh siih lama saya gak kena lg...skrg akhir2 ini saya mulai sering sesak lg...sdh 3 bln ini hidung saya meler terus disertai bersin-bersin....mata gatal...napas sesak...kira2 knapa ya dok..? Terima kasih

cahyo dhu said...

Siang pak dokter...
nama saya cahyo (L) umur 23th pekerjaan akuntan di perusahaan daerah tj.priok
saya mau tnya dok.. sudah selama 3bulan ni saya sakit flu , dan flunya kental dok.. jadinya sekrang nafas saya kadang ikut sesak.. gk enak untuk bernafas karena flu tersebut.. lalu ketika saya membuang ingus, baunya tidak sedap dok.. gk biasanya saya begini.. kalau pagi saya gk pernah sarapan.. riwayat penyakit magh.. mohon informasinya dokter.. terimakasih dok..

About Me

My Photo
Konsultan masalah kesehatan, keselamatan dan lingkunga kerja.